SDM Karimun Harus Diperkuat Untuk Kawasan Investasi

  • Whatsapp

BR. KEPRI- Kabupaten Karimun sebagai salah satu Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBB) di Kepulauan Riau harus mempersiapkan diri untuk menjadi kawasan investasi dan mengembangkan SDM agar investasi di Karimun mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ansar saat memberikan kuliah umum dengan tema “Peran Pemuda Untuk Kepri di Masa Depan” di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun.

Bacaan Lainnya

Di hadapan mahasiswa dan civitas akademik Universitas Karimun, Ansar memaparkan kebijakan pengembangan wilayah Kabupaten Karimun untuk 2021-2026. Kabupaten Karimun sebagai pengembangan pusat industri maritim, perikanan dan kelautan serta kawasan industri Free Trade Zone (FTZ).

Ia menyebut untuk mewujudkan Karimun sebagai kawasan industri maka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Karimun harus diutamakan. Hal ini dikarenakan untuk menjadikan Karimun sebagai daerah yang diminati investor maka SDM di Karimun harus mempunyai paket skill yang tinggi dan mumpuni.

Ia juga menerangkan untuk mempersiapkan SDM di Karimun, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menganggarkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Karimun.

Rencananya Workshop BLK Karimun ini akan memiliki 22 kejuruan yang nantinya akan melatih keterampilan pra kerja masyarakat Kabupaten Karimun sebelum masuk ke dunia industri.

“Kita harapkan, hadirnya BLK ini bisa menjadikan SDM kita lebih berkualitas, dan  profesional di bidangnya, sehingga lebih mudah mencari pekerjaan, atau bahkan mereka bisa mendirikan suatu usaha sendiri. Tentunya, kita juga akan fasilitasi kembali usaha-usaha anak daerah kedepannya,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya Pemerintah Provinsi Kepri terus menggesa pembangunan infrastruktur perluasan Bandara Raja Haji Abdullah agar bisa dilandasi pesawat berbadan lebar seperti Boeing 737 sehingga mampu menbuka rute langsung dari Karimun ke berbagai kota.
Bandara Raja Haji Abdullah berdiri di atas lahan seluas 72.000 meter persegi. Bandara memiliki landasan pacu sepanjang 1.400 meter, dengan kapasitas tiga pesawat tipe Cassa 212 atau satu pesawat ATR 72.600.

Pengembangan bandara dilakukan dengan menambah panjang dan luas landasan pacu, yakni 2.000 meter x 45 meter. .

Pos terkait

Comment