Indek Harga Konsumen Tanjungpinang Naik 0,68 Persen

  • Whatsapp

Tanjungpinang,(BR)- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan Indek Harga Konsumen (IHK) Kota Tanjungpinang pada September 2015, naik atau Inflasi 0,68 persen.

“Bila dibanding IHK pada bulan sebelumnya Agustus 2015 sebesar 121,42 menjadi 122,24 pada September 2015, maka terjadi peningkatan inflasi sebesar 0,68 persen. Dan yang memicu inflasi di Kota Tanjungpinang tersebut, yaitu terjadi pada perubahan harga 86 komoditi kebutuhan masyarakat,” kata Kepala BPS Kepri, Dumangar Hutauruk, Kamis (1/10).

Sementara perincian perubahan harga 86 komuditi kebutuhan masyarakat, dikatakan Dumangar, untuk sebanyak 59 komoditi atau jasa diantaranya mengalami kenaikan
harga tarif, antara lain, angkutan udara, ketimun, bahan agar-agar, buncis, tongkol atau ambu-ambu, cabe hijau, semangka, bawang goreng, kacang tanah, kacang hijau, wortel, minuman kesegaran, tenggiri, jeruk,
Sekolah Dasar, teh, kerupuk ikan, cat tembok, daging ayam ras, obat batuk, terong panjang, rokok putih dan bawang putih.

Sebaliknya, dia mengatakan 27 komoditi lainnya justru mengalami penurunan harga atau tarif antara lain, cabai rawit,
kangkung, bayam, cabai merah, minyak goreng, anggur, sekolah menengah atas, selar/tude, teri, sawi hijau, kakap merah, kepiting/rajungan, kacang panjang, kentang, tomat sayur, sotong, udang basah,kembung/gembung atau banyar/gembolo/aso-aso, bahan bakar rumah tangga, sikat gigi, lele, pelata, tissu, cabai
‪merah kering, pemutih, tarif listrik, pembasmi nyamuk spray.‬

Namun bila dilihat dari laju inflasi ‘year on year’ September 2015 dibanding dengan September 2014 di Kota Tanjungpinang, tercatat sebesar 6,81persen. Sedangkan inflasi tahun kalender (Januari-September) 2015 sebesar 2,44 persen lebih rendah dibanding laju inflasi tahun kalender periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,10 persen.(AFRIZAL)

Pos terkait

Comment