Fraksi PKS : Kepri Harus Menjadi Daerah Terdepan Tampung Pengungsi Rohingya

  • Whatsapp

BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPRD Kepri meminta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk menjadi daerah terdepan dalam menampung dan menyiapkan wilayah untuk menampung pengungsi Rohingya.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PKS melalui juru bicara Fraksi saat sidang paripurna Pandangan Fraksi terhadap Nota Keuangan di Gedung Dewan beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Ketua Fraksi PKS, Ing Iskandarsyah mengatakan inisiatif usulan permintaan Fraksi tersebut didasari alasan kemanusiaan.

Dimana tragedi penindasan terhadap salah satu etnis di Myanmar tersebut merupakan tragedi kemanusiaan dan sudah melanggar HAM.

“Alasan kita yang utama mengusulkan ini, karena kita melihat tragedi yang terjadi di Myanmar itu sudah masuk pelanggaran hak asasi manusia. Sebagai sesama manusia kita juga ingin meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Rohingya,” kata Ing Iskandarsyah, Selasa (19/9).

Wakil Ketua DPW PKS Kepri ini juga mengemukakan bahwa kemerdekaan itu merupakan hak segala orang/bangsa tanpa terkecuali termasuk etnis rohingya yang ada di Myanmar.

Selain meminta Pemprov Kepri jadi daerah terdepan menampung pengungsi Rohingya.

Fraksi PKS juga meminta Provinsi untuk menyurati pemerintah pusat untuk mempasilitasinya ke Dewan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Kita juga minta Pemprov berkoordinasi dengan pusat agar bisa memfasilitasinya dengan PBB. Karena permasalahan ini menyangkut kemanusiaan dan harus disetujui oleh PBB,” ungkapnya.

Sementara itu, dengan adanya permintaan tersebut, pihak Pemprov Kepri sudah merespon dengan langsung menggelar pertemuan dengan Forum Peduli Rohingya.

“Saya sendiri mewakili dewan diundang dalam pertemuan bersama Pemprov dan Forum Peduli Rohingya untuk segera mengambil sikap dengan permintaan Fraksi PKS tersebut. Semua mendukung termasuk Pimpinan DPRD Kepri juga. Kita berharap ini segera ada solusi,” ujarnya. (Sah)

Pos terkait

Comment