Tekong Pompong Maut Diperiksa 7 Jam Oleh Penyidik

  • Whatsapp

Tekong Pompong Penyengat yang tenggelam dan menelan korban 15 orang meninggal usai diperiksa penyidik Polres Tanjungpinang,Rabu (31/8).Foto: Sahrul
Tekong Pompong Penyengat yang tenggelam dan menelan korban 15 orang meninggal usai diperiksa penyidik Polres Tanjungpinang,Selasa (30/8).Foto: Sahrul
BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG-Said Ismarullah (30) tekong pompong Penyengat yang tengelam pada Minggu (21/8) menewaskan 15 penumpang diperiksa Polisi Resor (Polres) Tanjungpinang selama 7 jam,Selasa (30/8).

Usai pemeriksaan, saat ditanya wartawan pertanyaan apa saja yang diajukan penyidik, Said mengaku lupa apa yang sudah dipertanyakan kepada dirinya.

“Saya tidak ingat, petanyaan yang diajukan, intinya menanyakan kejadian maut tersebut,” ungkap Said.

Atas kejadian pompong tengelam tersebut, bapak dua anak ini meminta maaf kepada keluarga korban, Said mengaku sudah berupaya agar pompong yang dibawa tidak tengelam.

“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban, dan saya sudah berusaha agar kapal yang saya bawa tidak tenggelam,namun apa daya Tuhan berkehendak lain,” ujarnya.

Sementara itu, Salmah (59) ibu kandung dari Said juga meminta maaf kepada seluruh keluarga korban tenggelamnya pompong yang di Nahkodai oleh anaknya tersebut.

Selain itu, Salmah juga meminta kepada pihak polisi jika nanti anaknya dinyatakan salah mohon dihukumnya diperingan karena ini merupakan kejadian yang tidak disengaja oleh anaknya tetapi karena bencana alam.

Menurutnya, Said adalah tulang punggung keluarga, pekerjaan cuma itu saja, dan sementara itu anak-anaknya masih kecil dan masih membutuhkan biaya untuk sekolah.

“Anaknya dua yang pertama kelas satu sekolah dasar dan yang kedua umur lima tahun,”imbuhnya.

Sampai berita ini diposting belum ada keterangan dari Polres Tanjungpinang terkait dengan pemanggilan tekong pompong tersebut.(SAHRUL)

Pos terkait

Comment