Proyek Tidak Tepat Sasaran, Diminta Dibatalkan

  • Whatsapp
Puluhan Masa Saat Geruduk Kantor Gubernur Kepri, Dompak Foto : Istimewa

BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Puluhan masa yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) geruduk kantor Gubernur Provinsi Kepri, Senin (24/7). Masa menuntut Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk membatal seluruh mega proyek yang tidak bersentuhan langsung untuk kesejahteraan masyarakat Kepri.

Mega proyek yang akan dibangun dengan angaran triliunan rupiah ini dinilai tidak tepat guna dan fungsi.

Bacaan Lainnya

Adapun proyek yang akan dibangun yakni Jembatan Layang (Flay Over)  Tanjungpinang, dan 3 Jambatan menghubung pulau-pulau di Kabupaten Karimun.

“Pembangunan jambatan dengan anggaran Rp 2,7 Triliun ini menghaburkan uang negara dan tidak bersentuhan lagsung dengan masyarakat,” ungkap salah satu peserta aksi saat menyampaikan orasi di depan kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak.

Pembangunan proyek ini, dianggap mengkebiri hak-hak masyarakat Kepri dan daerah tertinggal yang belum tersentuh pembangunan infrastruktur secara merata Kabupaten Kota se Kepri.

“Kami mendesak pemerintah Provinsi Kepri untuk membatalkan proyek-proyek tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya lagi.

Selain itu, Pemprov Kepri juga diminta untuk memprioritaskan dan menyelesaikan pembangunan pada daerah-daerah Kabupaten Kota se Kepri yang masih tertinggal. “Agar kesenjangan pemerataan infrastruktur dan ekonomi tidak terjadi,” ugkapnya.

“Mendesak pemerintah Kepri untuk menyelesaikan secara cepat persoalan hutang Pemprov Kepri kepada masyarakat, terkhusus masyarakat Kabupaten Lingga menyangkut pembangunan RTLH paling lambat akhir tahun 2017,” tegasnya

Pos terkait

Comment