Penumpang Keberatan Antigen di Pelabuhan Tanjungpinang: Ini Menindas

  • Whatsapp
Petugas kesehatan mengambil sampel usap calon penumpang saat rapid test antigen di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Senin (12/7). Rapid Tes Antigen menjadi syarat perjalanan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Tanjungpinang (Foto: Sahrul)

BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Sejumlah penumpang kapal di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengeluhkan kebijakan mewajibkan penumpang untuk melakukan rapid tes antigen.

Kebijakan tersebut tidak hanya berlaku bagi yang datang, penumpang berangkat juga diwajibkan antigen.

Bacaan Lainnya

“Ini sangat memberatkan,” kata salah satu penumpang bernama Lina (37 tahun) saat diwawancarai awak media, Senin (12/7).

Ia mengatakan, tes antigen karena ingin berangkat ke Moro, Karimun. Ia berangkat bersama dengan enam orang anggota keluarganya, sedangkan diwajibkan antigen sebanyak empat orang, sedangkan dua orang masih anak-anak.

“Satu orang kena biaya Rp 150, jadi untuk empat orang saya harus mengeluarkan Rp 600 ribu lah. Ini menindas kayaknya,” ucapnya.

Seharusnya, tambahnya, penumpang yang ingin berangkat hanya menunjukkan sertifikat telah divaksinasi.

“Saya sudah divaksin satu kali, kalau sudah vaksin tidak payah lah pakai gini (tes antigen) lagi, karena vaksin kita menderita juga, yang tadi sehat pas divaksin kita jadi sakit,” imbuhnya.

Penumpang lain, Aman juga mengeluhkan hal yang sama. Ia ingin berangkat ke Batam juga wajib tes Antigen. Bahkan ia menuding rapid tes antigen ini dijadikan lahan bisnis.

“Sangat memberatkan, lebih mahal tes dari pada tiketnya. Rapid tes antigen dijadikan bisnis, kemarin GeNose sekarang tidak dipakai lagi kan,” imbuhnya.

Diketahui, kebijakan tersebut diberlakukan setelah Tanjungpinang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penumpang yang datang maupun berangkat wajib menunjukkan sertifikat telah divaksinasi dan juga wajib rapid test antigen. Sementara biaya antigen ditanggung oleh penumpang sendiri.

Pos terkait

Comment