BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang Riany penuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (29/10).
Dia tiba di kantor Kejari Tanjungpinang sekira pukul 10.00 Wib dengan menggunakan baju putih dengan rok hitam.
Riany diperiksa terkait dugaan pengelapan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) senilai Rp 1,2 miliar.
Pengelapan pajak tersebut diduga dilakukan oknum pegawai negeri sipil (PNS) inisial Y.
Saat dicecar pertanyaan Riany tidak banyak komentar. “Saya sendiri dan ditemani staf,” ucap dia sembari mengisi buku tamu.
Sampai berita ini dipublikasi, pemeriksaan Riany masih berlangsung.
Comment