<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rapid Tes Antigen | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/rapid-tes-antigen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Apr 2026 07:14:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Rapid Tes Antigen | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>225 PMI Pulang dari Singapura dan Malaysia Masih Dirawat di RSKI Batam</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/225-pmi-pulang-dari-singapura-dan-malaysia-masih-dirawat-di-rski-batam/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/225-pmi-pulang-dari-singapura-dan-malaysia-masih-dirawat-di-rski-batam/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2021 12:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[225 PMI Dirawat di RSKI Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Pulang dari Singapura dan Malaysia Masih Dirawat di RSKI Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Prosedur Penanganan PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[RSKI Pulau Galang Batam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=46164</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, BATAM. Sebanyak 225 orang pekerja migran Indonesia (PMI) baru pulang dari Singapura dan Malaysia <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/225-pmi-pulang-dari-singapura-dan-malaysia-masih-dirawat-di-rski-batam/" title="225 PMI Pulang dari Singapura dan Malaysia Masih Dirawat di RSKI Batam" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/225-pmi-pulang-dari-singapura-dan-malaysia-masih-dirawat-di-rski-batam/">225 PMI Pulang dari Singapura dan Malaysia Masih Dirawat di RSKI Batam</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, BATAM. Sebanyak 225 orang pekerja migran Indonesia (PMI) baru pulang dari Singapura dan Malaysia masih dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (24/10).</p>
<p>&#8220;Untuk 225 orang PMI yang dirawat di RSKI Galang diantara 124 laki-laki dan 101 perempuan, maka tingkat keterisian di rumah sakit khusus infeksi (RSKI) Pulau Galang itu mencapai 48.91 persen,&#8221; ujar Kapenrem 033/WP Mayor Inf Reza Fahlevi dalam keterangannya.</p>
<p>Ia menyampaikan, sesuai prosedur, setibanya di Pelabuhan Batam Center, seluruh PMI harus menjalani tes PCR COVID-19.</p>
<p>Apabila hasilnya positif, maka harus langsung diisolasi di RSKI Pulau Galang. Sedangkan hasil negatif maka harus melaksanakan karantina selama delapan hari.</p>
<p>&#8220;Prosedur testing dilaksanakan sebanyak 2 kali berupa Tes Rapid Antigen &amp; PCR di saat para PMI baru tiba kedatangan di Pelabuhan Batam Center dan Bila saat itu hasil swab rapid antigen dinyatakan positif maka langsung di evakuasi ke RSKI Pulau Galang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya khusus untuk tetap menangani pasien COVID-19 dan juga PMI ini dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada.</p>
<p><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/225-pmi-pulang-dari-singapura-dan-malaysia-masih-dirawat-di-rski-batam/">225 PMI Pulang dari Singapura dan Malaysia Masih Dirawat di RSKI Batam</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/225-pmi-pulang-dari-singapura-dan-malaysia-masih-dirawat-di-rski-batam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PPKM Level 4 Diperpanjang, Gubernur Minta Pusat Kirim Obat dan Tes Antigen</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/ppkm-level-4-diperpanjang-gubernur-minta-pusat-kirim-obat-dan-tes-antigen/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/ppkm-level-4-diperpanjang-gubernur-minta-pusat-kirim-obat-dan-tes-antigen/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2021 13:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Kepri Ansar Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Kepri Minta Pusat Kirim Obat dan Tes Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus COVID-19 Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus COVID-19 Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Obat COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Level 4]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Level 4 Diperpanjang]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Level 4 Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44489</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pemerintah pusat akan memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/ppkm-level-4-diperpanjang-gubernur-minta-pusat-kirim-obat-dan-tes-antigen/" title="PPKM Level 4 Diperpanjang, Gubernur Minta Pusat Kirim Obat dan Tes Antigen" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/ppkm-level-4-diperpanjang-gubernur-minta-pusat-kirim-obat-dan-tes-antigen/">PPKM Level 4 Diperpanjang, Gubernur Minta Pusat Kirim Obat dan Tes Antigen</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pemerintah pusat akan memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk 45 kabupaten/kota di 21 provinsi se-Indonesia hingga 8 Agustus 2021 mendatang.</p>
<p>Diketahui, ada dua daerah di Kepri yang menerapkan PPKM Level 4 yakni Kota Tanjungpinang dan Batam.</p>
<p>Hal ini dikarenakan peningkatan kasus terkonfirmasi di Kepri cukup besar di angka 54,8 persen. Sementara kasus aktif di Kepri per Jumat, 23 Juli 2021 tercatat sebanyak 8.780 kasus.</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td><strong>BACA :</strong></p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong><a style="color: #0000ff;" href="https://barometerrakyat.com/harap-bersabar-ppkm-level-4-diperpanjang-hingga-8-agustus/amp/">Harap Bersabar! PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 8 Agustus</a></strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Gubernur Kepri Ansar Ahmad siap memberikan dukungan atas kebijakan Pemerintah Pusat memperpanjang PPKM Level IV tersebut.</p>
<p>“Kami mendukung dilanjutkan pelaksanaan PPKM Level IV karena penerapan PPKM beberapa waktu yang lalu meskipun menurunkan angka Covid-19 sampai 30 persen di Kepri tapi masih berfluktuasi,” ujar Ansar saat mengikuti Rapat Koordinasi Penerapan PPKM Level IV di Luar Jawa dan Bali secara virtual dari Bintan, Sabtu (24/7).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ansar juga memohon kepada Pemerintah Pusat mengirimkan 147.000 rapid antigen untuk 14 hari pemberlakuan PPKM Level IV nanti. Juga termasuk obat-obatan Covid-19.</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td><strong>BACA JUGA:</strong></p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong><a style="color: #0000ff;" href="https://barometerrakyat.com/warga-miskin-di-tanjungpinang-bisa-nikmati-tv-digital/amp/">Warga Miskin di Tanjungpinang Bisa Nikmati TV Digital </a></strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Selain itu, mantan Bupati Bintan itu juga mengungkapkan salah satu kendala yang ada di Kepri adalah pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) yang belum terakumulasinya laporan secara keseluruhan karena petugas-petugas di puskesmas banyak yang terpapar dengan Covid-19, meskipun testing dan tracing sudah meningkat lebih baik.</p>
<p>“Sehingga kami mengambil langkah beberapa tenaga-tenaga di kantor kecamatan akan kita perbantukan di puskesmas untuk merekapitulasi laporan 3T,” tuturnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/ppkm-level-4-diperpanjang-gubernur-minta-pusat-kirim-obat-dan-tes-antigen/">PPKM Level 4 Diperpanjang, Gubernur Minta Pusat Kirim Obat dan Tes Antigen</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/ppkm-level-4-diperpanjang-gubernur-minta-pusat-kirim-obat-dan-tes-antigen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panitia Kurban di Tanjungpinang Dites Antigen, 5 Orang Dinyatakan Positif</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/panitia-kurban-di-tanjungpinang-dites-antigen-5-orang-dinyatakan-positif/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/panitia-kurban-di-tanjungpinang-dites-antigen-5-orang-dinyatakan-positif/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2021 08:53:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[5 Orang Dinyatakan Positif]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 1442 Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia Hewan Kurban Dirapid Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia Kurban di Tanjungpinang Dites Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44404</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Panitia dan pemotong hewan kurban di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjalani pemeriksaan rapid tes <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/panitia-kurban-di-tanjungpinang-dites-antigen-5-orang-dinyatakan-positif/" title="Panitia Kurban di Tanjungpinang Dites Antigen, 5 Orang Dinyatakan Positif" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/panitia-kurban-di-tanjungpinang-dites-antigen-5-orang-dinyatakan-positif/">Panitia Kurban di Tanjungpinang Dites Antigen, 5 Orang Dinyatakan Positif</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Panitia dan pemotong hewan kurban di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjalani pemeriksaan rapid tes antigen, Senin (19/7).</p>
<p>Pemeriksaan dibagi menjadi berapa tempat, salah satunya di Puskesmas Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari.</p>
<p>Kepala Puskesmas Sei Jang Muhammad Paisal mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan panitia dan pemotong hewan untuk mesjid dan musholla yang berada di wilayah Kelurahan Sei Jang, Tanjung Ayun Sakti dan Dompak.</p>
<p>&#8220;Dari data yang diterimanya, tercatat sekitar 51 masjid dan surau, di Kelurahan Seijang, Dompak dan Tanjung Ayun Sakti yang akan dilakukan pemeriksaan antigen,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hingga Senin siang, sudah ada 65 orang yang melakukan pemeriksaan antigen, dengan rincian 44 orang dari Kelurahan Sei Jang, 19 orang dari Kelurahan Dompak dan 1 orang dari Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, lima orang dinyatakan positif Covid-19, dengan rincian 4 orang dari Sei Jang dan 1 orang dari Kelurahan Dompak.</p>
<p>Menurutnya, mereka yang negatif boleh melaksanakan pemotongan hewan kurban, sedangkan yang positif harus melakukan isolasi mandiri.</p>
<p>&#8220;Ini sifatnya bisa dibilang screening, apabila positif dia akan dilakukan tindakan seperti orang positif COVID-19 lain,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diketahui, pelaksanaan rapid tes antigen merupakan syarat bagi panitia dan pemotong hewan kurban untuk melakukan tugasnya pada hari raya idul adha 1442 Hijriah.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/panitia-kurban-di-tanjungpinang-dites-antigen-5-orang-dinyatakan-positif/">Panitia Kurban di Tanjungpinang Dites Antigen, 5 Orang Dinyatakan Positif</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/panitia-kurban-di-tanjungpinang-dites-antigen-5-orang-dinyatakan-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alat Rapid Antigen Dilarang Jual ke Masyarakat</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/alat-rapid-antigen-dilarang-jual-ke-masyarakat/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/alat-rapid-antigen-dilarang-jual-ke-masyarakat/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2021 03:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Rapid Antigen Dilarang Jual ke Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Rapid Tes Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Apotek Dilarang Jual Alat Tes Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Mandiri Antigen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44375</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, melarang klinik hingga apotek menjual <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/alat-rapid-antigen-dilarang-jual-ke-masyarakat/" title="Alat Rapid Antigen Dilarang Jual ke Masyarakat" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/alat-rapid-antigen-dilarang-jual-ke-masyarakat/">Alat Rapid Antigen Dilarang Jual ke Masyarakat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, melarang klinik hingga apotek menjual alat rapid antigen kepada masyarakat untuk tes mandiri.</p>
<p>Koordinator Lapangan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Satgas Covid-19 Tanjungpinang Surjadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan peneguran terhadap klinik yang menjual alat rapid test antigen mandiri.</p>
<p>&#8220;Dua hari lalu kita menumpulkan seluruh klinik dan lab yang menjual test antigen kepada masyarakat, dengan test mandiri. Kami sudah tegur dan tidak menganjurkan menjual, itu yang dijual mereka perbuah Rp 60 hingga Rp 70 ribu,&#8221; ujar Surjadi, Jum&#8217;at (16/7).</p>
<p>Pemkot Tanjungpinang tidak menganjurkan klinik dan apotek untuk menjual alat antigen kepada masyarakat untuk melakukan tes mandiri, karena masyarakat belum tentu memiliki kemampuan untuk melakukan tes Antigen tersebut.</p>
<p>&#8220;Karena itu tidak akurat, kemudian belum tentu masyarakat memiliki kemampuan untuk melakukan swab di rongga hidung dan tenggorokan,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Ia menilai, dengan adanya penjualan rapid antigen murah tersebut dapat mengganggu proses trecing COVID-19, sebab ia menilai tes yang dijual murah itu tidak akurat.</p>
<p>&#8220;Karena yang biasanya membeli secara ketengan itu, yang dinyatakan positif, dengan membeli rapid antigen tersebut, bisa saja menjadikan yang bersangkutan negatif,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiyana menambahkan akan memberikan sanksi tegas bagi klinik atau apotek jika masih bandel menjual alat rapid antigen mandiri.</p>
<p>&#8220;Sanksi ya tutup lah, kalau sudah diberikan teguran, dan masih menjual, itu kewenangan Kota untuk menutup apotek tersebut,&#8221; imbuhnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/alat-rapid-antigen-dilarang-jual-ke-masyarakat/">Alat Rapid Antigen Dilarang Jual ke Masyarakat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/alat-rapid-antigen-dilarang-jual-ke-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2021 10:33:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Bintan Center]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Rapid Tes Antigen di Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44175</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pasca razia penerapan protokol kesehatan (prokes) dan rapid tes antigen di Pasar Bintan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/" title="Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/">Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pasca razia penerapan protokol kesehatan (prokes) dan rapid tes antigen di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang Timur pada Sabtu (3/7) lalu, rupanya menimbulkan ketakutan bagi para pedagang lainnya.</p>
<p>Seperti yang terjadi pada di Pasar Baru Tanjungpinang, para pedagang mendadak tutup lapaknya pagi-pagi setelah mendengar kabar pemerintah setempat akan melakukan razia dan rapid tes antigen ditempat, Senin (5/7).</p>
<p>Ida, salah seorang pedagang di Pasar Baru I Tanjungpinang, mengakui banyak pedagang pilih menutup lapak dagangan setelah mendapat kabar ada rapid tes antigen.</p>
<p>&#8220;Sepi sekali hari ini, orang pada pergi. Katanya takut di Swab, tadi ada kabar gitu, jadi orang-orang pada takut,&#8221; ujar Ida.</p>
<p>Tidak hanya itu, lanjutnya, para konsumen biasa memenuhi pasar untuk berbelanja juga tampak sepi. Menurutnya, jika kondisi pasar masih berlanjut sepi, hal itu dapat menjadi petaka bagi para pedagang yang mencari nafkah.</p>
<p>&#8220;Kasian pedagang, jadi sudah mencari uang buat makan, kita minta kebijaksanaan Pemerintah dalam memberikan solusi ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara pedagang lain, Abdul Rohman mengatakan, sepinya pembeli disebabkan pedagang dan masyarakat takut untuk datang ke pasar.</p>
<p>&#8220;Ya lihat saja sendiri, sepi karena menurut berita burung entah betul atau tidak, hari ini ada swab di pasar ini,&#8221; kata Abdul.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa pada umumnya masyarakat tidak takut untuk menjalani antigen. Namun, kata Abdul lebih baik pelaksanaan test itu jangan di Pasar, melainkan ditempat lain.</p>
<p>&#8220;Misalnya pelaksanaan vaksin, ya kita ikut kok, coba dibikin seperti itu, kan berhasil,&#8221; tukasnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/">Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terjaring Razia Tempat Keramaian, 6 Orang Positif COVID-19</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/terjaring-razia-tempat-keramaian-6-orang-positif-covid-19/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/terjaring-razia-tempat-keramaian-6-orang-positif-covid-19/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 04:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[5 Orang Positif COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatasan Operasional Tempat Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Terjaring Razia Tempat Keramaian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44087</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Enam orang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes rapid antigen yang dilakukan oleh Tim <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/terjaring-razia-tempat-keramaian-6-orang-positif-covid-19/" title="Terjaring Razia Tempat Keramaian, 6 Orang Positif COVID-19" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/terjaring-razia-tempat-keramaian-6-orang-positif-covid-19/">Terjaring Razia Tempat Keramaian, 6 Orang Positif COVID-19</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Enam orang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes rapid antigen yang dilakukan oleh Tim Gabungan Satgas COVID-19 Tanjungpinang.</p>
<p>Pemeriksaan itu dilakukan saat melakukan razia pemberlakuan jam operasional rumah makan, restoran, kedai kopi, atau tempat hiburan malam, Senin (28/6) malam.</p>
<p>Razia dipimpin Wali Kota Tanjungpinang Rahma bersama Wakil Wali Kota Endang Abdullah, Kapolres, Danlanud serta anggota TNI Polri beserta tim gugus tugas penanganan covid-19, Satpol PP, BPBD, tim medis lengkap dengan ambulan dan repid antigen.</p>
<p>Awalnya tim melakukan peninjauan di pujasera kawasan ganet terpantau masih buka walaupun sudah tidak ada pengunjung pada pukul 22.00 Wib, tetapi masih terlihat pihak pengelola tidak memenuhi standar protokol kesehatan.</p>
<p>Jumlah meja kursi yang dipasang penuh, dan tidak berjarak. Untuk itu tim gabungan melakukan penindakan dengan mengangkut kursi untuk dibawa ke kantor Satpol PP.</p>
<p>Hal ini di karenakan telah 3 kali pujasera tersebut melanggar sanksi tertulis dalam pemantauan jam operasional sebelumnya.</p>
<p>“Bagi pemilik dan pelaku usaha yang ingin mengambil kembali kursinya harus membuat pernyataan dan datang ke kantor satpol PP. Tim kami sudah 3 kali memberikan teguran tertulis kepada pemilik usaha, dan sampai hari ini belum juga dipatuhi,&#8221; ucap Rahma.</p>
<p>Selanjutnya, Tim gabungan melanjutkan pemantauan ke tempat makan maupun tempat hiburan malam di kawasan Batu 9 yang masih buka setelah lewat pukul 22.00, dan melakukan test Repid Antigen kepada pengunjung yang masih berada di tempat makan maupun di tempat-tempat yang dirazia.</p>
<p>“Dari hasil repid antigen langsung di lapangan, terdapat satu orang dengan hasil positif covid -19, yang bersangkutan langsung dibawa kerumah sakit umum Daerah Kota tanjungpinang untuk di swab PCR. Ini menandakan, Orang Tanpa Gejala (OTG) ada disekitar kita,&#8221; ucap Rahma.</p>
<p>Satgas covid memberikan imbauan kepada pengunjung yang masih berada di tempat makan atau lainnya agar dapat segera pulang sebelum jam operasional yang ditentukan.</p>
<p>Selanjutnya tim gabungan terus menyasar tempat-tempat umum yang masih beroperasi, diantaranya tempat makan, bilyard, juga warnet hingga ke wilayah kota lama Tanjungpinang.</p>
<p>Dari total 178 orang yang di test rapid antigen, 3 orang dengan hasil positif di tempat billyard dan internet gaming, 1 orang di komplek bintan plaza, dan 1 orang lagi di tempat makan wilayah kecamatan tanjungpinang barat. Sehingga total 6 orang yang didapati positif covid-19 dari hasil swab antigen pada razia malam ini.</p>
<p>“ini membuktikan bahwa di kedai kopi, tempat makan dan permainan juga ada yang positif covid. dan kita tidak tahu bahwa ada orang yang disekitar kita secara fisik sehat, tetapi OTG dan ini yang perlu kita waspadai. untuk itu kita harus terus meningkatkan protokol kesehatan,&#8221; terang Rahma.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/terjaring-razia-tempat-keramaian-6-orang-positif-covid-19/">Terjaring Razia Tempat Keramaian, 6 Orang Positif COVID-19</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/terjaring-razia-tempat-keramaian-6-orang-positif-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan Kegagalan Pemerintah, Ini Penyebab Kasus COVID-19 di Tanjungpinang Meningkat</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bukan-kegagalan-pemerintah-ini-penyebab-kasus-covid-19-di-tanjungpinang-meningkat/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bukan-kegagalan-pemerintah-ini-penyebab-kasus-covid-19-di-tanjungpinang-meningkat/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2021 12:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes Sebut Bukan Kegagalan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus COVID-19 Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus COVID-19 Meningkat Drastis]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus COVID-19 Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab COVID-19 Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44057</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Tanjungpinang Nugraheni Purwaningsih mengungkapkan penyebab terjadinya lonjakan kasus <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bukan-kegagalan-pemerintah-ini-penyebab-kasus-covid-19-di-tanjungpinang-meningkat/" title="Bukan Kegagalan Pemerintah, Ini Penyebab Kasus COVID-19 di Tanjungpinang Meningkat" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bukan-kegagalan-pemerintah-ini-penyebab-kasus-covid-19-di-tanjungpinang-meningkat/">Bukan Kegagalan Pemerintah, Ini Penyebab Kasus COVID-19 di Tanjungpinang Meningkat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Tanjungpinang Nugraheni Purwaningsih mengungkapkan penyebab terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di wilayah setempat.</p>
<p>Ia menyampaikan, tingginya angka kasus COVID-19 ini tidak bisa disebut pemerintah gagal menanganinya. Menurutnya, peningkatan kasus disebabkan karena tracing menggunakan rapid tes antigen.</p>
<p>&#8220;Sekarang tracing sudah menggunakan antigen. Jadi virus corona dapat lebih cepat dideteksi,&#8221; ujar Nugraheni saat ditemui di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Sabtu (26/6).</p>
<p>Sebelumnya, dalam proses tracing masih menggunakan tes usap dengan metode Polymerase Chai Reaction (PCR) dan hasilnya baru diketahui lima hari kemudian.</p>
<p>&#8220;Dulukan PCR harus kirim ke BPKL Batam dulu, menunggu lima hari. Memang kasusnya selalu stabil, kalau antigen kita lebih cepat tau dan lebih cepat juga petugas kita mengambil langkah,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Selain itu ia mengatakan, tingkat keterisian ruangan isolasi di Rumah Sakit rujukan COVID-19 sudah mencapai 80 persen, pihaknya akan segera memikirkan untuk mencari artenatif lain.</p>
<p>&#8220;Jadi kira harus memikirkan dan mencari alternatif, apabila kasus yang terdeteksi membutuhkan alat di Rumah Sakit, kita bisa berkordinasi dengan Tim Gugus COVID-19 Kepri,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diketahui, berdasarkan data Gugus Tugas COVID-19 Tanjungpinang ada 773 kasus aktif di wilayah setempat per Jum&#8217;at (25/6) kemarin. Dengan rincian 80 orang dirawat di rumah sakit, 181 orang diisolasi terpadu di Hottel Lohas Bintan dan 512 orang isolasi mandiri.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bukan-kegagalan-pemerintah-ini-penyebab-kasus-covid-19-di-tanjungpinang-meningkat/">Bukan Kegagalan Pemerintah, Ini Penyebab Kasus COVID-19 di Tanjungpinang Meningkat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bukan-kegagalan-pemerintah-ini-penyebab-kasus-covid-19-di-tanjungpinang-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
