Pengusaha Rental Tanjungpinang-Bintan Kibarkan Bendera Putih

  • Whatsapp
Ilustrasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di 15 daerah di luar Jawa Bali (Foto: Net)

BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 (Sebelumnya Darurat) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, berdampak terhadap berbagai sektor ekonomi salah satunya pengusaha rental.

Perkumpulan Pengusaha Rental Tanjungpinang – Bintan (Pertab) bahkan kibarkan ‘bendera putih’ selama PPKM di terapkan dan diperpanjang.

Bacaan Lainnya

“Kami dari Pertab kibarkan bendera Putih semenjak diterapkan dan diperpanjang PPKM. Silahkan PPKM di perpanjang, tetapi bantu juga kami memikirkan angsuran bank, gaji karyawan, dan lainya,” kata Ketua Pertab Erwin Saputra melalui Bidang Humas Desrizal, Minggu (25/7).

Ia menyampaikan, selama penerapan PPKM Darurat dimulai Pada 12-20 Juli, kemudian dilanjutkan sampai 26 Juli lagi dengan berubah nama PPKM Level 4, sangat berdampak bagi Pertab.

BACA : Aturan Terbaru PPKM Level 4: Boleh Makan Ditempat 20 Menit

“Apa lagi dengan di perpanjangnya hingga 2 Agustus. Entah apa yang harus kami perbuat rekan-rekan pengusaha khususnya rental sudah kesulitan untuk membayar angsuran karena 90 persen dari usaha rental mengandalkan dari pembiayaan bank dan leasing,” ucap Desrizal dengan kesal.

Menurutnya, untuk bertahan menutupi angsuran sebagian unit rekan-rekan telah di jual dan di take over agar bisa bertahan.

Ia menyampaikan, Pertab tidak butuh bantuan beras 10 kg, tetapi butuh roda perekonomian Pertab tetap berjalan beriringgan dengan pemberantasan covid 19.

“Kami memohon agar PPKM di kota Tanjungpinang agar di pertimbangkan secara bijaksana dengan menjalankan protokol kesehatan, agar bisa menekan covid 19. Dan untuk ibu Walikota yang kami hormati, tolong dengarkan keluhan masyarakat ibu, tolong di perjuangkan ke pusat karena ibu merupakan pemimpin kami yang kami banggakan dan kami hormati. Masyarakat berharap di pundakmu berjuang, agar bisa kami hidup dan mencari rezeki kembali, ” pinta Desrizal.

Pihaknya, lanjutnya, sangat mengapresiasi usaha pemerintah untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.

BACA JUGA: Warga Miskin di Tanjungpinang Bisa Nikmati TV Digital

“Tetapi alangkah lebih baik dan arif bijaksana dapat di lihat dari dua sisi, dari segi menekan angka covid 19 dan juga menekan kemiskinan ekonomi masyarakat. Karena secara perlahan sangat mematikan ekonomi masyarakat yang menggantungkan dari penghasilan harian,” katanya.

Ia menambahkan, penyekatan selama ini, sangat mempengaruhi dampak ekonomi. Alangkah baiknya mengunakan kearifan lokal karena Bintan dan Tanjungpinang merupakan wilayah aglomerasi.

Pos terkait

Comment