Pemko Tanjungpinang Percantik Pulau Penyengat

  • Whatsapp
Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat berdialog di Radio Republik Indonesia (RRI) Tanjungpinang (Foto: Ist)

BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pulau Penyengat adalah pulau bersejarah yang pernah menjadi pusat kerajaan Melayu Riau Lingga. Banyak situs-situs sejarah dan benda cagar budaya yang masih terawat.

Hal ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Kepri bahkan pemerintah pusat untuk merawat dan memperindah Pulau Penyengat dari hulu sampai ke hilir.

Ada beberapa hal yang menjadi fokus pembangunan dan penataan Pulau Penyengat yakni pembenahan pelabuhan atau dermaga penyeberangan, transportasi, air bersih dan revitalisasi situs atau benda cagar budaya.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma menjelaskan terkait langkah strategisnya dalam mempercantik dan memperindah Pulau Penyengat yang merupakan ikon Kota Tanjungpinang yang juga sebagai pusat peradaban pada masa lampau.

Menurutnya, Pemko Tanjungpinang telah memberikan beberapa stimulus untuk memperindah Pulau Penyengat, meskipun masih belum begitu maksimal.

“Penataan Pulau Penyengat telah kami lakukan di beberapa tempat, namun mungkin hal ini belum maksimal sehingga perlu adanya kerja sama dan sinergi antara Pemko Tanjungpinang dan Pemprov Kepri bahkan pihak-pihak lain agar penataan Penyengat dapat lebih baik dan lebih indah,” ungkap Rahma.

Ia mengatakan untuk dermaga penyeberangan baik dari Tanjungpinang dan sebaliknya memang perlu perhatian khusus. Ia berharap pembenahan dermaga dapat segera dilakukan atas kerja sama dengan Pemprov Kepri untuk bersinergi bersama Pemko Tanjungpinang.

“Kondisi pelabuhan atau dermaga sangat memprihatinkan, kita akan terus mencoba mencari formulasi agar dermaga tersebut dapat diperbaiki dan diperindah, serta memiliki tempat parkir kendaraan yang tidak menghalangi para pengunjung untuk menuju ke dermaga. kita terus berusaha dan terus bersinergi untuk bersama-sama mencari solusi terbaik untuk penataan dermaga tersebut,” urai Rahma.

Rahma memohon doa dan restu serta dukungan dari seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang khususnya masyarakat Pulau Penyengat untuk pembangunan, penataan dan revitalisasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Tujuannya adalah untuk mempercantik, memperindah dan memberikan sentuhan terbaik untuk Pulau Penyengat yang memiliki kekayaan sejarah, budaya dan sebagai pusat peradaban masyarakat Melayu masa lalu. Penyengat yang sangat kita banggakan harus lebih baik dan indah karena jadi destinasi wisata andalan Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri, untuk itu mohon dukungan agar apa yang kita cita-citakan dapat terwujud sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.

Pos terkait

Comment