Apatar Minta Nama Penerima Beasiswa Digugurkan, Disdik : Itu Tidak Mungkin

  • Whatsapp

BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Aliansi Pemuda Terpelajar (Apatar) menuntut Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk menggugurkan semua nama yang menerima biaya siswa tahun anggaran 2017.

Bacaan Lainnya

Tuntutan ini menyusul dugaan tidak jelasnya dalam memverifikasi data penerima biaya siswa tahun 2017. Karena ada nama mahasiswa yang ganda hingga tidak memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM).

“Pada hari ini kami meminta kepada Dinas pendidikan untuk menggugurkan semua nama yang telah di verifikasi untuk mendapatkan biaya siswa pada tahun 2017 ini,” ungkap salah satu Koordinator aksi ujuk rasa, Dedi Wahyudi di Kantor Disdik Kepri, Jumat (15/12).

Ditempat yang sama, Kapala Seksi Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Atas (SMA) Irwan Panggabean bersama Sekertariat Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Damsiri menemui langsung pendemo.

Damsiri mengatakan tuntutan tersebut sangat tidak mungkin, karena telah akhir tahun dan akan menyebabkan pembagian biaya siswa tersebut gagal.

“Sangat tidak mungkin, di karenakan dapat menyebabkan pembagian biaya siswa tersebut tidak dapat terealisasi lagi,” ungkapnya saat menemui pendemo.

Namun, pihaknya berjanji akan merevisi nama-nama mahasiswa yang ganda atau seharusnya tidak pantas mendapatkan biaya siswa tersebut.

“Kami ingin memberikan solusi kepada adik-adik mahasiswa, untuk memberikan nama-nama penerima biaya siswa yang menurut adik-adik mahasiswa tidak pantas, untuk kami revisi nama-nama tersebut,” ujarnya.

Namun peserta aksi, menolak solusi tersebut dan berjanji akan kembali mendatangi Dinas Pendidikan provinsi Kepri pada Senin ini.

“Kami akan kembali datang pada hari Senin untuk menyuarakan kembali tuntutan kami yang belum terealisasi dan kami belum merasa puas dengan solusi tersebut di karenakan menurut kami ini sangatlah fatal,” ucap koordinator pendemo lagi.

Muhammad Danu

Pos terkait

Comment