Perkumpulan Rempang Galang Bersatu Ingin Pemakaian Tanjak Di Perdakan Sebagai Muatan Lokal

  • Whatsapp

Perkumpulan Rempang Galang Bersatu bagikan tanjak gratis kepada masyarakat

BAROMETERRAKYAT.COM,BATAM – Untuk mengangkat budaya Melayu di Tanah Melayu
Perkumpulan Rempang Galang Bersatu (PRGB), bertekad memperjuangkan tanjak masuk dalam peraturan daerah (perda), sebagai busana muatan lokal bagi anak sekolah dan aparatur sipil negara (ASN).

Pendiri dan Penasihat PRGB, Osman Hasyim di sela-sela pembagian tanjak gratis di Rempang, Kamis (27/2) mengatakan,saat ini setiap hari Jum’at busana Melayu memakai baju kurung sebagai muatan kearifan lokal sudah berjalan disekolah-sekolah dan ASN.

” Jika busananya sudah budaya Melayu, kita ingin lebih lengkap lagi, memakai tanjak bagi laki-laki dan selempang bagi anak perempuan,” ujar Osman Hasyim.

Melalui busana Melayu sebagai kearifan budaya lokal ini, lanjut Osman, ruh Melayu di Tanah Melayu akan nampak.

“Selama ini, kalau ada acara-acara formal atau ada tamu penting datang ke Tanah Melayu Batam, dipakaikan tanjak. Kami ingin, memakai tanjak ini bisa ditradisikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Osman.

Ketua Perkumpulan Rempang Galang Bersatu (PRGB), Rohimah, menambahkan, hampir seluruh suku ada di Kota Batam. Sementara, Melayu sebagai tuan rumah merupakan payung bagi seluruh budaya yang ada di Batam.

“Budaya Melayu sebagai payung, mestinya entitas Melayu harus terangkat. Jangan sampai, budaya Melayu terjejas di Tanah Melayu sendiri. Inilah kami hadir, mengangkat budaya Melayu,” ujar Rohimah.

Turut hadir pada kegiatan itu, Tarmizi selaku pemilik Bengkel Tanjak Rumah Hitam, yang sudah keseohor memproduksi tanjak bahkan telah mengekspor tanjak sampai ke negeri jiran Malaysia.

Editor: RASID

Pos terkait

Comment