Mubaligh Dan Pemuka Agama Non Muslim Di 5 Kecamatan Di Batam Terima Bantuan

  • Whatsapp

BR . KEPRI-
Pemerintah Provinsi Kepri mengapresiasi atas peran dan sumbangsih yang telah diberikan
pendidik agama yang telah berkontribusi lewat berbagai pendidikan dan pengajaran keagamaan, ikut serta memajukan pembangunan  dibidang  keagamaan. Karena pembangunan keagamaan tidak bisa di lakukan sendiri, tapi butuh dukungan dari semua kalangan.

“Karena itu, perlu Pemerintah Provinsi Kepri, memberikan perhatian dan apresiasi mulai guru taman pendidikan alquran, imam masjid, mubaligh hingga para pemuka agama. Baik pemuka agama muslim dan non muslim,” ujar Gubernur Kepulauan Riau Anaar Ahmad saat
menyerahkan bantuan honorarium kepada para mubaligh di lima kecamatan di Kota Batam, mulai dari Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, Nongsa, dan Lubuk Baja.

Bacaan Lainnya

Selain bantuan honorarium kepada para mubaligh, juga diserahkan bantuan hibah berupa barang dan kendaraan, kepada sejumlah yayasan, bertempat di Masjid Darussalam Perumahan KDA, Kota Batam,terdiri dari barang seperti tenda, infocus, kursi plastik dan juga speaker portable. Adapun bantuan kendaraan  terdiri dari 2 ambulance dan 1 pick up dan 1 becak motor, dengan jumlah 4 buah kendaraan.

Demikian pula, penerima honorarium bantuan kali ini berasal dari semua agama. Para penerima diantaranya  penyuluh agama non PNS, pemuka agama tetap pada rumah ibadah hingga para pendidik keagamaan non formal.

Untuk Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan kepada kurang lebih 3.316-an orang penerima. Dengan alokasi anggaran, kurang lebih Rp 3, 316 miliar. Bantuan ini diberikan kepada 2 961 orang guru TPQ, 87 orang penyuluh agama non PNS, 181 orang pemuka pada rumah ibadah tetap, dan 87 orang pemuka agama non muslim.

Selain di kota Batam, bantuan serupa juga akan diserahkan ke kabupaten/kota lain di Kepri. Bantuan akan diberikan kepada semua tim pembinaan dan pengawasan keagaaman di tujuh kabupaten/kota dengan total anggaran mencapai Rp 8 miliar, dan diperuntukan bagi 8000 penerima se-Kepri.

Pos terkait

Comment