Kelompok Nelayan Pospera Teken Kerjasama Pemanfaatan Ruang Laut Di Pelabuhan Kasu Dengan Dishub Kepri

  • Whatsapp

BR.BATAM- Kelompok Nelayan Pospera Kepri secara sah sudah dapat memanfaatkan ruang laut di Pelabuhan Kasu Barat pada titik yang sudah di sepakati bersama.

Demikian disampaikan Ketua Kelompok Nelayan Pospera Kepri, Rompy Muniatra dalam siaran persnya yang disampaikan kepada media ini,Sabtu (17/12).

” Kelompok Nelayan Pospera Kepri sudah dapat memanfaatkan ruang laut yang di peruntukkan untuk aktivitas gudang penampungan rumput laut di pelabuhan Kasu Barat dengan luas 500 M2, demi mendongkrak sumber ekonomi alternatif untuk masyarakat setempat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kelompok Nelayan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kepri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), kerjasama dengan Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, di kantor Unit Pelaksana Teknis Penyelenggara Pelabuhan Wilayah I Batam, pada Jum’at, (16/12) kemarin.

Rompy menambahkan,kerjasama antara Dishub Provinsi Kepri bersama Kelompok Nelayan Pospera Kepri terus berlanjut dari awal pengajuan permohonan, verifikasi faktual hingga penandatanganan nota kesepemahaman.

Ia menyebutkan penandatanganan nota kesepemahaman bersama, antara Dishub Kepri bersama Kelompok Nelayan Pospera Kepri terkait pemanfaatan ruang laut yang diperuntukkan untuk aktivitas pembangunan gudang penampungan rumput laut di daerah Kasu Barat, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam.

Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Hazhary selaku Ketua Pospera Kepri, Aziz Kasim Djou selaku Kepala Bidang Kepelabuhan, Indra Permana selaku Kasubag TU UPT I Batam, Desprianto selaku Staf Bidang Kepelabuhan, Parlin Hutapea selaku Staf UPT I Batam.

Rompy mengapresiasi Dinas Perhubungan Kepri yang ikut berpartisipasi membangun sumber ekonomi alternatif lokal.

“Kita sangat apresiasi kepada DISHUB Kepri yang ikut mendukung, kita siap melaksanakan kewajiban kita, salah satunya dalam hal retribusi daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Pospera Kepri Hazhary mengatakan,
bahwa kelompok nelayan Pospera Kepri ini merupakan organisasi nelayan yang di bina langsung oleh organisasi Posko Perjuangan Rakyat.

Hazhary memaparkan,organisasi nelayan ini sebagai wadah berpikir, bertindak dan memutuskan serta mengevaluasi setiap kegiatan yang bertujuan untuk membangun sumber-sumber ekonomi alternatif masyarakat melalui potensi laut yang ada di Kepulauan Riau. Bagaimana cara membangun sumber ekonomi alternatif yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat setempat melalui sumber alam kelautan, kelompok inilah yang harus menjawab tentang itu.

“Tugas organisasi Pospera adalah mendampingi pemikiran tersebut menjadi kerja-kerja nyata kerakyatan, bukan hanya sekedar mimpi dan cita-cita belaka,” tegas Hazhary.

Kepala Bidang Kepelabuhan DISHUB Kepri,
Aziz Kasim Djou menuturkan sangat mengapresiasi langkah positif Kelompok Nelayan Pospera Kepri.

Aziz berharap semoga dengan kebijakan sederhana ini, DISHUB Kepri turut memberikan kontribusi dalam membangun sumber ekonomi alternatif lokal yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Itulah yang sebenarnya menjadi tanggungjawab dan konsen Pemda. Pemda hadir membangun sampai ke akar rumput, sehingga masyarakat menjadi berdaya secara ekonomi,” kata Aziz.

Pos terkait

Comment