Jokowi Wacanakan Jual Tanah Negara di Kaltim

  • Whatsapp

BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Presiden Jokowi mewacanakan penjualan lahan negara untuk membiayai pemindahan ibu kota yang mencapai Rp466 triliun.

Lahan 180 ribu hektare (ha) yang diperuntukkan untuk ibu kota baru dinilai terlalu luas.

Bacaan Lainnya

Dikutip Barometerrakyat dari INews.id, Jumat (13/3), Jokowi mengatakan, lahan yang digunakan untuk ibu kota pada tahap awal sebesar 40 ribu ha sementara 110 ribu ha akan digunakan untuk pengembangan ibu kota dalam jangka panjang.

BACA : Presiden Jokowi Izinkan Aset Negara Dikelola Asing

Sisanya 30 ribu rencananya akan dijual. Namun, mantan Wali Kota Solo itu menyebut, penjualan lahan tersebut dikhususkan untuk pembeli individu, bukan perusahaan, termasuk pengembang properti.

Jokowi yakin hasil penjualan tanah negara ini cukup untuk membiayai pemindahan ibu kota.

“Kita akan menjual kepada individu langsung, tidak ke pengembang, karena harganya (jadi) mahal. Misalnya saya jual Rp2 juta per meter, maka pemerintah akan mendapat Rp600 triliun. Apalagi kalau dijual Rp3 juta per meter. Kita sudah mendapat Rp900 triliun,” katanya.

BACA : Ada Kredit Murah Untuk Petani Tahun Ini, Jokowi: Itu Manfaatkan

Jokowi menyebutkan, pemerintah tengah mengkaji harga pasti lahan tersebut. Selain itu, badan otoritas khusus juga akan dibentuk yang bertugas mengatur mekanisme penjualan tanah.

Pos terkait

Comment