Dubes UEA Terpesona Dengan Keindahan Alam Bintan

  • Whatsapp

Ansar mengajak Dubes UEA keliling wisata Lagoi Bintan

BR. KEPRI –Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (Ua EA) untuk Indonesia dan ASEAN, Y.M Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, diajak oleh Gubernur Kepri Anaar Ahmad berkeliling ke berbagai resor di Bintan Lagoi, guna memperlihatkan keindahan kawasan wisata di pulau Bintan.

Ansar dan Abdulla Salem memulai perjalanan dari Natra Bintan lalu mengelilingi Treasure Bay yang merupakan kolam renang terbesar di Asia Tenggara. Dari Natra Bintan, rombongan bergerak masuk ke The Anmon Resort untuk melihat tenda glamour camping (glamping) yang menyuguhkan suasana ala padang pasir.

Selepas dari The Anmon Resort, rombongan lalu berhenti di hutan mangrove yang berlokasi tidak jauh dari Treasure Bay. Abdulla Salem tampak sangat antusias melihat hamparan hutan mangrove yang terawat dengan baik di berbagai lokasi di Bunga Lagoi.

Abdulla Salem menyebut Indonesia adalah negara yang beruntung, sebab Indonesia memiliki hutan mangrove yang sangat luas. Luas ekosistem mangrove atau bakau di Indonesia mencapai 3,63 juta hektare (Ha) atau 20,37 persen dari total dunia. Di Kepri sendiri total luas hutan bakau saat ini mencapai 67,417 hektare.

“Kita sama-sama tahu bahwa hutan mangrove memegang peranan yang sangat penting untuk menjaga iklim dunia, UEA sangat memberikan perhatian yang besar untuk pelestarian lingkungan termasuk melalui hutan mangrove,” katanya.

Ia melanjutkan UEA akan menjadi tuan rumah pelaksanaan konferensi perubahan iklim, Conference of the Parties 28 (COP-28) yang akan dilaksanakan di Dubai, UEA, pada 30 November-12 Desember mendatang. Oleh sebab itu, ia menekankan kelestarian hutan mangrove harus senantiasa dijaga oleh pemerintah.

Gubernur Ansar pun menyebutkan Kepulauan Riau adalah salah satu provinsi target rehabilitasi mangrove dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Tahun ini, luasan target rehabilitasi mangrove di Kepri adalah 5.500 hektar dari 83.000 hektar target nasional.

Dari perjalanan tersebut, Gubernur Ansar menyebut Dubes UEA sangat terpesona dengan bentang alam yang dimiliki Bintan. Gubernur Ansar pun menyebut impresi yang positif ini menjadi modal berharga untuk meyakinkan investor asal UEA untuk nenanam modalnya di Kepri.

“Selama disini Dubes UEA sangat senang dan benar-benar serius menanggapi apa yang kita tawarkan, kita harapkan kedepannya beliau benar-benar bisa membawa investasi UEA datang ke Kepri,” katanya.

Pos terkait

Comment