Salimah Kota Tanjungpinang Launching Salimahpreneur,Dorong Perempuan Berdaya Mandiri Secara Ekonomi

  • Whatsapp

Peserta Seminar Kewirausahaan dan Public Speaking, foto bersama dengan pengurus PD Salimah Kota Tanjungpinang
Sabtu (7/11).
(fistmw)

BR.TANJUNGPINANG– Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kota Tanjungpinang sukses melaunching Salimahpreneur yang dirangkaikan dengan Seminar Kewirausahaan dan Public Speaking, Sabtu (7/11).

Mengusung tema “Menguatkan Peran Perempuan: Berdaya Dalam Ekonomi, Cakap Berkomunikasi, Dan Menginspirasi”, diikuti oleh 105 peserta sebagai bentuk komitmen Salimah dalam meningkatkan kapasitas, kemandirian ekonomi, dan keterampilan perempuan, yang di hadiri oleh beberapa tamu undangan dari Dinas yang terkait, beberapa Yayasan dan komunitas serta Mitra yang turut serta mensuport agenda salimah preneur.

Launching Salimahpreneur menjadi langkah strategis PD Salimah Kota Tanjungpinang dalam memperkuat peran perempuan, khususnya di bidang ekonomi dan kewirausahaan. Melalui program ini, perempuan didorong untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha, memperluas jejaring, serta meningkatkan kemampuan komunikasi agar mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi keluarga dan masyarakat.

Ketua PD Salimah Kota Tanjungpinang Eva Widarsih S.E dalam sambutannya menyampaikan bahwa Salimahpreneur bukan sekadar program pemberdayaan ekonomi, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk mendorong perempuan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya.

“Kita tidak hanya ingin melahirkan perempuan yang berhasil dalam usahanya, tetapi juga perempuan yang kehadirannya membawa keberkahan dan manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PW Salimah Kepulauan Riau Gemala madumetha, S.T menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Salimahpreneur hadir sebagai wadah bagi perempuan pelaku UMKM untuk meningkatkan ilmu, keterampilan, dan kapasitas usaha melalui tiga pilar utama, yaitu Pasar, Kolaborasi, dan Kapasitas.

Ia menyebut,ketiga pilar tersebut menjadi upaya untuk memperluas pemasaran produk, membangun kemitraan usaha, serta meningkatkan kompetensi pelaku UMKM agar mampu berkembang dan mandiri.
Semangat ini juga sejalan dengan nilai-nilai Islam dalam Surah Al-Maidah ayat 2 tentang pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan.

” Diharapkan Salimahpreneur dapat berkembang di seluruh wilayah Kepulauan Riau melalui berbagai kegiatan berkelanjutan, seperti pelatihan, mentoring bisnis, diskusi, bazar UMKM, dan studi banding. Setelah sebelumnya dilaksanakan launching di Batam pada 25 Oktober 2026, kegiatan di Tanjungpinang diharapkan menjadi langkah awal bagi PD Salimah lainnya di Kepri untuk mengembangkan program serupa,” ucapnya.

Sementara itu, Plt. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Melly Khairul S.E., M.M menyampaikan bahwa untuk menjadi besar, sebuah usaha harus dimulai dari langkah kecil.

Melly menegaskan dukungannya terhadap UMKM agar terus tumbuh dan berkembang, termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh Salimah.

Menurutnya, produk Salimah memiliki nilai tersendiri karena proses produksinya diawali dengan niat baik dan doa, yaitu membaca Bismillah.

” Keberlangsungan usaha membutuhkan keseimbangan antara penjual dan pembeli. Tidak semua harus menjadi produsen, tetapi harus ada yang memproduksi dan ada yang membeli agar roda perekonomian terus berjalan,” tegasnya.

Dalam rangkaian seminar, Ir. Kartika Kusumastuti selaku Owner Citra Sari menyampaikan materi tentang tiga pilar penting dalam kemajuan sosial dan pembangunan berkelanjutan, yaitu berdaya secara ekonomi, cakap berkomunikasi, dan memiliki kemampuan menginspirasi.

Ia menjelaskan bahwa kemandirian ekonomi dapat dibangun melalui kreativitas, inovasi, dan pengelolaan keuangan yang bijak.

” Kemampuan komunikasi menjadi bekal penting dalam membangun kerja sama, memperluas jaringan, serta memanfaatkan media digital secara efektif.
Sementara itu, kemampuan menginspirasi diwujudkan melalui keteladanan, motivasi, dan kontribusi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” papar Kartika.

Seluruh materi tersebut dirangkum dalam prinsip DUIT yaitu Doa, Usaha, Ikhlas, dan Tawakal, sebagai landasan dalam meraih keberhasilan. Melalui materi ini, peserta diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi perempuan yang mandiri serta bermanfaat bagi masyarakat.

Narasumber lainnya, Natasha Silvia pemilik Albariqi Bistro selaku Owner Muda, berbagi pengalaman dan perspektif mengenai pentingnya membangun usaha dengan persiapan yang matang.

Ia menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh keberanian untuk memulai, tetapi juga membutuhkan perencanaan, manajemen, kesiapan menghadapi risiko, serta ketangguhan dalam menghadapi dinamika usaha.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghadirkan pertolongan Allah dalam setiap proses ikhtiar. Cita-cita besar harus diiringi dengan persiapan dan kesungguhan yang sepadan.

“Jika kita meminta kepada Allah hasil atau omzet yang besar, maka kita juga harus mempersiapkan diri dengan kekuatan dan usaha yang besar,” pesannya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan program Departemen Ekonomi PD Salimah Kota Tanjungpinang melalui sejumlah inisiatif programnya, di antaranya Galeri Salimah sebagai sarana promosi produk UMKM perempuan, Forum Mitra Galeri Salimah sebagai ruang berbagi dan belajar, KOSSUMA Salimah, serta pendataan UMKM perempuan se-Kota Tanjungpinang untuk memetakan potensi dan kebutuhan pendampingan.

Melalui launching Salimahpreneur ini, PD Salimah Kota Tanjungpinang berharap semakin banyak perempuan yang berani memulai usaha, mampu mengembangkan potensi, memiliki kecakapan berkomunikasi, serta saling mendukung dalam membangun ekosistem ekonomi perempuan yang produktif dan berdaya.

Salimahpreneur diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan usaha, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan pemberdayaan yang menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Pos terkait

Comment