Wagub Nyanyang bertemu Direktur Komersial PT Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim di Kantor Operational Centre Garuda Indonesia Soekarno Hatta international Airport, Rabu (28/1/2026). (f.diskominfokepri)
BAROMETERRAKYAT.COM KEPRI – Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) pada 10 Februari 2026 mendatang akan mulai beroperasi maskapai Citilink
menggantikan
maskapai
Garuda Indonesia melayani rute Tanjungpinang-Jakarta dan sebaliknya Jakarta- Tanjungpinang
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Rabu (28/1) usai mendengar penjelasan dari manajemen PT Garuda Indonesis
“PT Garuda Indonesia memang akan menghentikan rute penerbangan Garuda Indonesia Jakarta-Tanjungpinang. Sebagai gantinya, PT Garuda Indonesia akan mengoperasikan armada Citilink enpat kali penerbangan selama seminggu,” papar Nyanyang.
Armada Citilink dimaksud adalah A320, pesawat airbus berkapasitas 180 penumpang.
Pernyataan disampaikan Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini sekaligus menjawab surat dilayangkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad nomor B/500.11/12/DISHUB-SET/2026 perihal permohonan keberlanjutan layanan penerbangan maskapai Garuda Indonesia di Bandara RHF, 6 Januari 2026 lalu.
Citilink merupakan anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang berada di bawah naungan Garuda Indonesia Group.
“Informasi ini diperoleh langsung dari Direktur Utama PT Garuda Indonesia. Maskapai Citilink yang nantinya akan beroperasi di Bandara RHF pasca penghentian pengoperasian maskapai Garuda Indonesia berjenis airbus,” terang Nyanyang lagi.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura melakukan pertemuan dengan Direktur Komersial PT Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim di Kantor Operational Centre Garuda Indonesia Soekarno Hatta international Airport.
Dalam pertemuan itu, Nyanyang yang didampingi Kadis Perhubungan Kepri Junaidi, Kadis Pariwisata Hasan dan Kaban Penghubung Kepri di Jakarta Endrie Djoko Satrio, meminta agar Garuda Indonesia tidak menghentikan operasionalnya di Bandara RHF Tanjungpinang.
Ia menyampaikan komitmen Pemprov Kepri untuk menjaga kestabilan jumlah penumpang agar maskapai Garuda Indonesia dapat terus beroperasi.
Salah satunya adalah dengan memastikan seluruh keberangkatan ASN Pemprov Kepri yang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta berangkat menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara RHF Tanjungpinang.
“Kita juga akan membicarakan hal ini agar dua pemerintahan daerah di Pulau Bintan, yakni Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan, untuk dapat juga melakukan hal serupa,” terangnya.
Selain itu, lanjut Nyanyang, pertimbangan lain yang disampaikan kepada Manajemen PT Garuda Indonesia untuk tidak menghentikan operasional di Bandara RHF Tanjungpinang adalah mengingat Pulau Bintan merupakan salah satu pulau pusat investasi dan pariwisata.
Nyanyang memastikan jumlah penumpang dari Jakarta ke Tanjungpinang meningkat pada beberapa bulan ke depan. Peningkatan penumpang seiring pelaksanaan sejumlah perayaan keagamaan, yakni Imlek dan Capgomeh, dan Hari Raya Idul Fitri.
“Kita meminta PT Garuda Indonesia untuk setidaknya memperpanjang rencana penghentian operasional hingga April atau setelah lebaran sembari mengevaluasi kembali rencana sebelumnya,” tutup Wagub Nyanyang.







Comment