<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>waspada | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/waspada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 00:49:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>waspada | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada, Kini Anak- Anak Jadi Target Pengguna Narkoba</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspada-kini-anak-anak-jadi-target-pengguna-narkoba/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspada-kini-anak-anak-jadi-target-pengguna-narkoba/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 05:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kini Anak- Anak Jadi Target Pengguna Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=63722</guid>
		<description><![CDATA[<p>Masyarakat Desa Sungai Besar Lingga mengikuti sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba BR.LINGGA-Masyarakat khususnya para <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspada-kini-anak-anak-jadi-target-pengguna-narkoba/" title="Waspada, Kini Anak- Anak Jadi Target Pengguna Narkoba" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-kini-anak-anak-jadi-target-pengguna-narkoba/">Waspada, Kini Anak- Anak Jadi Target Pengguna Narkoba</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Masyarakat Desa Sungai Besar Lingga mengikuti sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan</strong></em><br />
<em><strong>narkoba</strong></em></p>
<p>BR.LINGGA-Masyarakat khususnya para generasi muda,pelajar, remaja putus sekolah, tokoh agama,tokoh masyarakat diajak untuk melawan bentuk penyalahgunaan narkoba dan melaksanakan pola hidup sehat.</p>
<p>Kepala Desa Sungai Besar Suandi saat membuka sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat. mengharapkan agar para ketua RT RW dan tokoh masyarakat mendapatkan pengetahuan dan pemahaman terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba.</p>
<p>Sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba yang digelar<br />
Pemerintah Desa Sungai Besar Kecamatan Lingga Utara kabupaten Lingga<br />
menghadirkan narasumber dari Babinkamtibmas Desa Sungai Besar Hendera Sianturi Serta Puskesmas Pancur Herli Marlina.</p>
<p>&#8221; Orang tua tentunya agar mengawasi dan menjaga anak &#8211; anaknya agar tidak tertular kedalam lingkungan yang membawa anak &#8211; anak kita ke narkoba dan sejenisnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Suandi menambahkan, kegiatan sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba dilakukan sebagai bentuk pencegahan atau kewaspadaan peredaran narkoba khususnya di wilayah Desa Sungai Besar.</p>
<p>Sementara itu, Hendera Sianturi Babinkamtibmas Desa Sungai Besar menyampaikan<br />
narkoba saat ini peredarannya sudah sangat menghawatirkan, bukan hanya kepada remaja saja tetapi sudah kepada anak &#8211; anak.</p>
<p>Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa jenis narkoba dan sanksi &#8211; sanksi hukum bagi pengguna dan pengedar narkoba.</p>
<p>&#8221; Narkoba juga dapat merusak kesehatan,&#8221; imbuhnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-kini-anak-anak-jadi-target-pengguna-narkoba/">Waspada, Kini Anak- Anak Jadi Target Pengguna Narkoba</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspada-kini-anak-anak-jadi-target-pengguna-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inflasi Di Kepri Masih Stabil Tapi Harus Diwaspadai</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/inflasi-di-kepri-masih-stabil-tapi-harus-diwaspadai/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/inflasi-di-kepri-masih-stabil-tapi-harus-diwaspadai/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2022 01:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi kepri]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=55469</guid>
		<description><![CDATA[<p>BR. KEPRI &#8211; Bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/inflasi-di-kepri-masih-stabil-tapi-harus-diwaspadai/" title="Inflasi Di Kepri Masih Stabil Tapi Harus Diwaspadai" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/inflasi-di-kepri-masih-stabil-tapi-harus-diwaspadai/">Inflasi Di Kepri Masih Stabil Tapi Harus Diwaspadai</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BR. KEPRI &#8211;  Bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT)  sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi di Kepri.</p>
<p>&#8221; Dunia saat ini sedang berada dalam keadaan yang tidak normal, di mana setelah dunia dihadapkan dengan pandemi Covid -19 yang belum berakhir, saat ini dunia juga dihadapkan dengan fluktuasi global perang Rusia dan Ukraina yang juga berdampak pada krisis pangan dan peningkatan inflasi,&#8221; kata Gubernur Ansar di Dasawisma Mawar  Bintan Timur, Kabupaten Bintan.</p>
<p>Ia menjelaskan, inflasi terjadi dengan kenaikan harga barang-barang tertentu. Termasuk barang kebutuhan, di mana daya beli masyarakat menurun dan dapat pula terjadi kelangkaan.</p>
<p>Ansar menambahkan,tingkat inflasi di Kepri saat ini telah mencapai angka 6,39% termasuk dari dampak kenaikan BBM. di Sumatera angka tersebut relatif rendah. Tapi tetap harus diwaspadai.</p>
<p>Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 1 paket Unit Pengolahan Hasil ubi kayu, 1 unit motor roda 3 box, 1 unit sarana pengolahan holtikultura mesin pengolahan nanas, program pengembangan bawang merah 10 Ha, 1.454 batang bibit alpukat, 3.000 batang kelapa dalam, 31,5 ton pupuk NPK, 8,55 ton pupuk kompos, 8 unit handtraktor, 1 unit mesin pompa air, 1 unit motor roda 3, serta 2.000 bibit cabai beserta bahan pendukungnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan memaparkan saat ini terdapat 232 Poktan dengan 1.689 orang anggota dan 106 KWT dengan jumlah anggota 891 orang. Namun menurutnya dengan jumlah besar tersebut, tetap tidak bisa berjalan sendiri.</p>
<p>Roby menambahkan, saat ini permasalahan pertanian di Bintan adalah kesulitan mendapatkan pupuk. Maka dengan bantuan ini menjadi solusi kesinambungan produksi pertanian Bintan. </p>
<p>&#8220;Untuk itu kita selalu mengupayakan mencari sumber-sumber pembiayaan sah yang lain. Salah satunya bantuan dari Pemprov Kepri ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Roby menambahkan, saat ini permasalahan pertanian di Bintan adalah kesulitan mendapatkan pupuk. Maka dengan bantuan ini menjadi solusi kesinambungan produksi pertanian Bintan. </p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/inflasi-di-kepri-masih-stabil-tapi-harus-diwaspadai/">Inflasi Di Kepri Masih Stabil Tapi Harus Diwaspadai</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/inflasi-di-kepri-masih-stabil-tapi-harus-diwaspadai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maraknya Aksi Curanmor Di Tanjungpinang, Kasat Reskrim Minta Warga Waspada.</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/maraknya-aksi-curanmor-di-tanjungpinang-kasat-reskrim-minta-warga-waspada/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/maraknya-aksi-curanmor-di-tanjungpinang-kasat-reskrim-minta-warga-waspada/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 08:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor marak]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=54660</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju BR.TANJUNGPINANG – Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/maraknya-aksi-curanmor-di-tanjungpinang-kasat-reskrim-minta-warga-waspada/" title="Maraknya Aksi Curanmor Di Tanjungpinang, Kasat Reskrim Minta Warga Waspada." itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/maraknya-aksi-curanmor-di-tanjungpinang-kasat-reskrim-minta-warga-waspada/">Maraknya Aksi Curanmor Di Tanjungpinang, Kasat Reskrim Minta Warga Waspada.</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju</strong></p>
<p><strong>BR.TANJUNGPINANG –</strong> Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di Tanjungpinang kembali marak. Atas kejadian ini, sejumlah warga pun mengeluh dan mencurahkan keluhannya di grup media sosial, Tanjungpinang.</p>
<p>Pemilik akun Abu Raihan, menuliskan “Berita Motor Hilang Sedang Marak”. Sementra warga lain dengan akun Kacang Masin, “Himbauan!Jangan lupa kunci stang ganda motor dan pastikan tidak ada barang berharga dalam jok motor saat ditinggalkan, karena di Tanjungpinang makin banyak kejadian curanmor dan congkel jok motor ngambil barang yang ada dalam jok,” ujarnya.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Polresta Tanjungpinang melalui Kasat Reskrim AKP Ronny Burungudju, membenarkan banyaknyaknya kasus pencurian motor di Tanjungpinang.</p>
<p>Hal itu katanya, dibuktikan dengan laporan kasus Pencurian Motor yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).</p>
<p>“Sudah ada beberapa yang melaporkan, dalam seminggu ada beberapa laporan, cuma belum begitu banyak dan masih dalam rangka penyelidikan,”ujarnya.</p>
<p>Atas hal itu, Ronny Burungudju mengimbau agar masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lalai saat memarkirkan sepeda motornya.</p>
<p>Dan saat memarkirkan motor, dia juga meminta agar masyarakat benar-benar mengunci stang atau kunci cadangan lainya.</p>
<p>“Intinya jangan lalai, Jika ditempat umum, benar-benar pastikan ada tidak jasa parkir yang menjaga kendaraan,”Ujarnya.</p>
<p>Ronny juga mengimbau, jika mengalami kejadian pencurian Motor, agar segera melapor kantor Polisi terdekat.</p>
<p>Penulis : FIRDAUS</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/maraknya-aksi-curanmor-di-tanjungpinang-kasat-reskrim-minta-warga-waspada/">Maraknya Aksi Curanmor Di Tanjungpinang, Kasat Reskrim Minta Warga Waspada.</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/maraknya-aksi-curanmor-di-tanjungpinang-kasat-reskrim-minta-warga-waspada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspada,Pesisir Kecamatan Bintim,Teluk Sebong Dan Binut Rawan Banjir Rob</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspadapesisir-kecamatan-bintimteluk-sebong-dan-binut-rawan-banjir-rob/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspadapesisir-kecamatan-bintimteluk-sebong-dan-binut-rawan-banjir-rob/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2022 10:01:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Kecamatan Bintim]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Sebong Dan Binut Rawan Banjir Ro]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=52889</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM,BINTAN. Sejumlah wilayah pesisir di Provinsi Kepri rawan terhadap banjir Rob. Salah aatunya di Kabupaten <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspadapesisir-kecamatan-bintimteluk-sebong-dan-binut-rawan-banjir-rob/" title="Waspada,Pesisir Kecamatan Bintim,Teluk Sebong Dan Binut Rawan Banjir Rob" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspadapesisir-kecamatan-bintimteluk-sebong-dan-binut-rawan-banjir-rob/">Waspada,Pesisir Kecamatan Bintim,Teluk Sebong Dan Binut Rawan Banjir Rob</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM,BINTAN.<br />
Sejumlah wilayah pesisir di Provinsi Kepri rawan terhadap banjir Rob.<br />
Salah aatunya di Kabupaten Bintan yang daerahnya banyak pesisir pantai.<br />
Yang paling rawan berpotensi terkena banjir Rob di Kabupaten Bintan diantaranya pesisir Kecamatan Bintan Timur,Teluk Sebong dan Bintan Utara.</p>
<p>Banjir rob  diprediksi akan terjadi selama beberapa hari ke depan, yakni pada tanggal 11-19 Juni 2022. Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, telah mengimbau agar masyarakat yang berada di pesisir Bintan untuk mewaspadai potensi banjir rob tersebut.</p>
<p>&#8221; BMKG Hang Nadim Batam, memprediksi fenomena banjir rob melanda sejumlah wilayah di pesisir Kepri , termasuk di Kabupaten Bintan yang meliputi Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya, &#8221; ujar Ramlah, Kepala BPBD Bintan</p>
<p>Dikatakannya juga bahwa berkaca pada pengalaman yang sudah-sudah maka ketinggian banjir rob yang pernah terjadi di Pulau Bintan berkisar antara 1 atau 2 meter dari ketinggian normal permukaan laut. Menurutnya, maka tentu saat ini BPBD Bintan mengimbau agar masyarakat dapat waspada serta mempersiapkan segala sesuatunya apabila banjir rob terjadi secara meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat.</p>
<p>&#8221; Peringatan dini berupa imbauan tentu kita lakukan karena potensi aktivitas pasang air laut dan curah hujan yang tinggi ini dapat menyebabkan banjir rob tersebut sehingga masyarakat dapat mempersiapkan sedini mungkin sesuai dari dari BMKG,&#8221; tutupnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspadapesisir-kecamatan-bintimteluk-sebong-dan-binut-rawan-banjir-rob/">Waspada,Pesisir Kecamatan Bintim,Teluk Sebong Dan Binut Rawan Banjir Rob</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspadapesisir-kecamatan-bintimteluk-sebong-dan-binut-rawan-banjir-rob/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspada! Jokowi Sampaikan Kabar Buruk</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspada-jokowi-sampaikan-kabar-buruk/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspada-jokowi-sampaikan-kabar-buruk/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 05:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Warga Indonesia Terinfeksi Virus Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi Sampaikan Kabar Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=32734</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua warga di Indonesia sudah terinfeksi virus Corona <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspada-jokowi-sampaikan-kabar-buruk/" title="Waspada! Jokowi Sampaikan Kabar Buruk" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-jokowi-sampaikan-kabar-buruk/">Waspada! Jokowi Sampaikan Kabar Buruk</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua warga di Indonesia sudah terinfeksi virus Corona atau Covid-19, Senin (2/3).</p>
<p>Menurut Jokowi dua orang yang terinfeksi tersebut sempat kontak dengan warga Jepang yang datang ke Indonesia.</p>
<p>&#8220;Ternyata orang (WN Jepang, red) yang terkena virus Corona berhubungan dengan 2 orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun,&#8221; kata Jokowi dilansir Detikcom.</p>
<p>Belum ada penjelasan soal lokasi tepatnya kedua orang Indonesia yang terjangkit virus Corona ini.</p>
<p>Jokowi hanya mengonfirmasi bahwa mereka sudah dirawat di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif Corona,&#8221; ujar Jokowi.</p>
<p><strong>Berdomisili di Depok</strong></p>
<p>Dua warga Indonesia yang terjangkit virus corona ternyata berdomisili di Depok.</p>
<p>&#8220;Sudah melakukan isolasi rumah. Daerah Depok,&#8221; kata Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dilansir Kumparan.</p>
<p>Dia menyebutkan kasus virus Corona di Indonesia ini terdeteksi pada Minggu (1/3) kemarin.</p>
<p>Setelah mendengar berita ini, pemerintah langsung melakukan pemeriksaan.</p>
<p>&#8220;Dua orang ini rumahnya kita cek, kita bisa bawa dua-duanya, ibu sama anak, sesuai prosedur kita lakukan. Sudah melakukan pemantauan,&#8221; ujarnya. (Redaksi)</p>
<p><span style="color: #999999;">Sumber : Detikcom | Kumparan</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-jokowi-sampaikan-kabar-buruk/">Waspada! Jokowi Sampaikan Kabar Buruk</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspada-jokowi-sampaikan-kabar-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspada ! Terlibat Money Politik  Kena Pidana 4Tahun Penjara</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspada-terlibat-money-politik-kena-pidana-4tahun-penjara/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspada-terlibat-money-politik-kena-pidana-4tahun-penjara/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2019 05:20:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[money politik pidana 4]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=26285</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG &#8211; Bawaslu menegaskan sanksi pidana 4 tahun penjara serta denda 48 juta bagi <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspada-terlibat-money-politik-kena-pidana-4tahun-penjara/" title="Waspada ! Terlibat Money Politik  Kena Pidana 4Tahun Penjara" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-terlibat-money-politik-kena-pidana-4tahun-penjara/">Waspada ! Terlibat Money Politik  Kena Pidana 4Tahun Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM,</strong><br />
<strong>TANJUNGPINANG &#8211;</strong><br />
Bawaslu menegaskan sanksi pidana 4 tahun penjara serta denda 48 juta bagi peserta Pemilu yang kedapatan melakukan money politik baik itu partai politik, pelaksana kampanye calon DPD,tim kampanye pasangan calon Presiden dan Wakil.Presiden dan para caleg. &#8221; Bla terbukti caleg bermain politik uang, saksinya pidana 4 tahun penjara dan denda uang, bahkan diskualifikasi sebagai calon,” kata ketua Bawaslu Tanjungpinang, Muhammad Zaini.</p>
<p>Larangan tersebut diatur di dalam UU No.7 Tahun 2017 tentang pemilu, dan PKPU No.23 Tahun 2018 tentang Kampenye.</p>
<p>Peserta pemilu yang melakukan pelanggaran itu, kata Zaini, Bawaslu akan melakukan proses penindakan dugaan pelanggaran.</p>
<p>&#8221; Diharapkan warga dapat melaporkannya jika ada indikasi money politik di tengah masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Untuk itu, tambah Zaini, guna antisipasi Bawaslu sudah mengirimkan surat administrasi terhadap aturan dan larangan tersebut.</p>
<p>Zaini menambahkan, pada masa tenang 14-16 April dan menjelang pemungutan suara 17 April 2019, Bawaslu Kota Tanjungpinang juga mengimbau, kepada seluruh peserta Pemilu agar tidak lagi melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun, serta tidak melakukan praktek money politik yang dapat merusak sistem demokrasi.</p>
<p>&#8221; Termasuk tidak berkampanye secara langsung ke warga, tidak membagikan bahan kampanye, tidak berkampanye melalui media cetak, TV, Radio, online, termasuk tidak kampanye melalui media sosial,&#8221; tegasnya.</p>
<p>“Bahkan di akun media sosial sudah harus dinon aktifkan atau dihapus,” ucapnya.</p>
<p>Bawaslu Kota Tanjungpinang dan jajaran pengawas akan melakukan patroli pengawasan pada saat malam hari jelang pencoblosan hingga selesai pencoblosan, guna memantau langsung kondisi dan situasi di lapangan agar memastikan tidak ada pelanggaran. (*)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-terlibat-money-politik-kena-pidana-4tahun-penjara/">Waspada ! Terlibat Money Politik  Kena Pidana 4Tahun Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspada-terlibat-money-politik-kena-pidana-4tahun-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perut Anda Buncit, Waspada 4 Penyakit Ini</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/perut-anda-buncit-waspada-4-penyakit-ini/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/perut-anda-buncit-waspada-4-penyakit-ini/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2019 04:55:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Empat Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Ganguan Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Perut Buncit]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24651</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211; Selama ini kita mungkin berpikir bahwa buncit di perut hanya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat atau <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/perut-anda-buncit-waspada-4-penyakit-ini/" title="Perut Anda Buncit, Waspada 4 Penyakit Ini" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/perut-anda-buncit-waspada-4-penyakit-ini/">Perut Anda Buncit, Waspada 4 Penyakit Ini</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM</strong> &#8211; Selama ini kita mungkin berpikir bahwa buncit di perut hanya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat atau kurangnya olahraga.</p>
<p>Tapi tahu tidak? Perut yang buncit ternyata bisa menandakan adanya penyakit dalam tubuh.</p>
<p>Dikutip dari DetikHealth, sejumlah masalah kesehatan yang salah satunya memiliki gejala perut yang membesar. Berikut daftarnya :</p>
<p><strong>1. Gagal Ginjal</strong></p>
<p>Sakit ginjal bisa disebabkan oleh banyak hal misalnya alkohol, hepatitis C, kanker, atau hal lainnya yang mengarah pada kembung atau timbunan cairan.</p>
<p>Bila perut yang besar dan dikarenakan sakit ginjal, kamu juga akan merasa sakit dan mudah memar.</p>
<p>Tanda lainnya adalah &#8216;penyakit kuning&#8217; atau kulit dan mata yang berwarna kekuningan.</p>
<p>&#8220;Cari pertolongan medis apabila menemukan gejala yang berkaitan dengan perut kembung seperti ini,&#8221; saran dari Alex Hewlett, DO, asisten profesor kesehatan di University of Nebraska Medical Center, seperti dilansir Health.</p>
<p><strong>2. Ganguan Hati</strong></p>
<p>Salah satu penyakit yang ditandai dengan perut buncit adalah penyakit gangguan hati, misalnya karena sirosis hati dan juga hepatitis.</p>
<p>Hati adalah organ yang membantu proses ekskresi (proses membuang sisa metabolisme dan yang tidak dibutuhkan tubuh).</p>
<p>Seandainya fungsi hati menurun, maka zat dari ekskresi bisa menumpuk dan menimbulkan timbunan pada perut.</p>
<p><strong>3. Diabetes</strong></p>
<p>Ditulis Web MD, diabetes dapat mempengaruhi banyak bagian tubuh. Salah satunya adalah saraf vagus, yang mengontrol seberapa cepat perut kosong.</p>
<p>Ketika rusak, pencernaan melambat dan makanan tetap berada di tubuh lebih lama dari yang seharusnya atau dikenal dengan istilah gastroparesis.</p>
<p>Gastroparesis bisa membuat seseorang merasa mual dan muntah. Meskipun lebih umum pada orang dengan diabetes tipe 1, orang dengan tipe 2 juga bisa mendapatkannya.</p>
<p>Kebanyakan orang dengan gastroparesis telah memiliki diabetes selama setidaknya 10 tahun dan juga memiliki komplikasi lain yang berkaitan dengan penyakit ini.</p>
<p>Gejala lain selain mual muntah adalah fefluks, kesulitan mengendalikan kadar gula darah, dan perut yang kembung.</p>
<p><strong>4. Busung Lapar</strong></p>
<p>Kwashiorkor atau busung lapar merupakan salah satu jenis dari gizi buruk.</p>
<p>Ciri yang khas dari busung lapar adalah terdapat edema (bengkak) pada seluruh tubuh sehingga tampak gemuk.</p>
<p>Apabila bengkak itu ditekan akan meninggalkan bekas seperti lubang.</p>
<p>Selain itu, wajah yang bulat dan sembab, timbulnya ruam berwarna merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas, tidak nafsu makan, rambut menipis dan berwarna merah seperti rambut jagung serta mudah dicabut, adalah gejala lainnya.</p>
<p>Jika perbandingan berat badan dan umurnya di bawah 60 persen maka anak tersebut bisa dikatakan terindikasi busung lapar.</p>
<p><span style="color: #999999;">Redaksi | Detik</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/perut-anda-buncit-waspada-4-penyakit-ini/">Perut Anda Buncit, Waspada 4 Penyakit Ini</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/perut-anda-buncit-waspada-4-penyakit-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspada!! Bagi Merayakan Tahun Baru di Pantai</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspada-bagi-merayakan-tahun-baru-di-pantai/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspada-bagi-merayakan-tahun-baru-di-pantai/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2018 05:54:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24125</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengingatkan potensi gelombang tinggi jelang tahun <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspada-bagi-merayakan-tahun-baru-di-pantai/" title="Waspada!! Bagi Merayakan Tahun Baru di Pantai" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-bagi-merayakan-tahun-baru-di-pantai/">Waspada!! Bagi Merayakan Tahun Baru di Pantai</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengingatkan potensi gelombang tinggi jelang tahun baru 2019.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Perkirawan Bhakti Wira potensi gelombang tinggi terjadi di perairan Anambas dan Natuna.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Gelombang dapat mencapai 4 sampai 6 meter,&#8221; ucapnya saat dihubungi Barometerrakyat, Minggu (30/12).</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian, di perairan pesisir timur Bintan seperti wilayah Lagoi, Kijang dan Pantai Trikora gelombang berkisar antara 1.0 sampai 2.0 meter.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengatakan, gelombang tinggi di perairan Kepri diperkirakan akan berlangsung sampai 3 Januari 2019.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Masyarakat yang menghabiskan malam tahun baru di wilayah tersebut agar dapat berhati-hati,&#8221; imbaunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan, kondisi cuaca di Tanjungpinang maupun Bintan berawan. Namun berpotensi terjadi hujan lokal pada pagi dini hari.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-bagi-merayakan-tahun-baru-di-pantai/">Waspada!! Bagi Merayakan Tahun Baru di Pantai</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspada-bagi-merayakan-tahun-baru-di-pantai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspada ! Diduga Narkoba Diseludupkan Bersamaan Gula Rafinasi</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspada-diduga-narkoba-diseludupkan-bersamaan-gula-rafinasi/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspada-diduga-narkoba-diseludupkan-bersamaan-gula-rafinasi/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Apr 2017 06:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga narkoba diseludupkan bersamaan gula rafinasi]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=9331</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG &#8211; Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) khususnya di Kota Tanjungpinang agar mewaspadai adanya dugaan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspada-diduga-narkoba-diseludupkan-bersamaan-gula-rafinasi/" title="Waspada ! Diduga Narkoba Diseludupkan Bersamaan Gula Rafinasi" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-diduga-narkoba-diseludupkan-bersamaan-gula-rafinasi/">Waspada ! Diduga Narkoba Diseludupkan Bersamaan Gula Rafinasi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG &#8211;</strong> Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) khususnya di Kota Tanjungpinang agar mewaspadai adanya dugaan penyelundupan narkoba melalui peredaran gula rafinasi.</p>
<p>Pasalnya Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK &#8211; RI) telah mencium adanya dugaan penyelundupan narkoba itu yang dikemas bersamaan dengan gula rafinasi tersebut.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<p><span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="http://barometerrakyat.com/gkr-marak-beredar-di-tanjungpinang/"><strong>GKR Marak Beredar Di Tanjungpinang</strong></a></span></p>
<p>Bahkan sebelumnya dalam sebuah pemberitaan lokal ada penemuan gula rafinasi yang di oplos dengan penyedap makanan.</p>
<p>&#8220;Kemarin ada dimedia lokal Kepri, bahwa ada dugaan gula rafinasi di oplos penyedap makanan, ini malah saya dapat masukan bahwa ada dugaan narkoba diselundupkan bersama gula rafinasi dari luar,&#8221; papar Ketua LPK-RI Wilayah Kepri, Dedi Utomo, di Tanjungpinang.</p>
<p>Menurut Tomo data tersebut dapat dipertanggung jawabkan.</p>
<p>&#8220;Data dari sumber yang jelas, bahwa ada dugaan narkoba diselundupkan bersama gula di wilayah perbatasan, termasuk di Kepri ini, dan kami telah mencoba berkoordinasi bersama beberapa instansi terkait, namun terkesan tidak mau menanggapi, padahal narkoba ini kan salah satu prioritas Pak Jokowi untuk memberantasnya,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Namun sangat disayangkan,tambah Tomo, Pemerintah dan instansi berwajib saat akan diajak diskusi terkait dengan hal ini, tidak bisa ditemui, dan terkesan tutup mata.</p>
<p>&#8220;Terkesan tutup mata, makanya kita langsung koordinasi dengan pusat, bahwa ada indikasi penyelundupan bahan pangan di tumpangi narkoba. Kepri ini rawan narkoba, jadi hemat saya ada sesuatu yang salah disini,&#8221; terangnya.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<p><span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="http://barometerrakyat.com/dewan-akan-sidak-marak-beredarnya-gkr/"><strong>Dewan Akan Sidak Marak Beredarnya GKR</strong></a></span></p>
<p>Terbukti beberapa data yang dimilikinya, dari hasil pemantauan dan pengawasan dilapangan yang dilakukan oleh LPK &#8211; RI telah membuat neraca perbandingan antara gula rafinasi dan narkoba dalam hal peredarannya.</p>
<p>&#8220;Memang terlihat sepele, hal ini lah yang membuat instansi terkait terlihat &#8220;letoy&#8221; dalam merespon kita, padahal kita ingin membahas tentang temuan kita di lapangan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><span style="color: #999999;">Redaksi</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-diduga-narkoba-diseludupkan-bersamaan-gula-rafinasi/">Waspada ! Diduga Narkoba Diseludupkan Bersamaan Gula Rafinasi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspada-diduga-narkoba-diseludupkan-bersamaan-gula-rafinasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspada, Gula Rafinasi Tidak Layak Dikonsumsi Langsung</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/waspada-gula-rafinasi-tidak-layak-dikonsumsi-langsung/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/waspada-gula-rafinasi-tidak-layak-dikonsumsi-langsung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Mar 2017 10:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[gula rafinasi tidak layak dikonsumsi langsung]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=9078</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG &#8211; Masyarakat konsumen hendaknya lebih waspada dan lebih teliti dalam membeli gula yang <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/waspada-gula-rafinasi-tidak-layak-dikonsumsi-langsung/" title="Waspada, Gula Rafinasi Tidak Layak Dikonsumsi Langsung" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-gula-rafinasi-tidak-layak-dikonsumsi-langsung/">Waspada, Gula Rafinasi Tidak Layak Dikonsumsi Langsung</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG</strong> &#8211; Masyarakat konsumen hendaknya lebih waspada dan lebih teliti dalam membeli gula yang dijual di pasar.</p>
<p>Pasalnya gula rafinasi (Gula untuk industri) yang tidak layak dikonsumsi oleh manusia diduga telah beredar luas dipasar.</p>
<p>Sepintas gula rafinasi tersebut tidak dapat dibedakan, karena bentuk kristalnya yang sangat halus dan harganya yang lebih murah, sehingga konsumen tidak dapat membedakan gula tersebut dengan gula yang layak dikonsumsi.</p>
<p>&#8220;Harga gula rafinasi yang  lebih murah dibandingkan gula yang diproduksi dalam negeri berbahan baku tebu ini telah merambah pasar tradisional,&#8221; kata<br />
Divisi Sosialisasi Sandang Pangan Sehat, Lembaga Perlindungan Konsumen Rajawali Kepri (LPK-RK) R.D. Kurniawan Arfianda, Sabtu (18/3).</p>
<p>Menurut Kurniawan, jangan berikan keluarga anda gula rafinasi, karena itu berbahaya karena gula itu untuk industri makanan minuman, jadi perlu ada pengolahan lagi kalau mau dikonsumsi.</p>
<p>Tidak hanya itu, gula rafinasi memiliki kandungan diabetes yang sangat tinggi jika dibandingkan gula hasil produksi dari tumbuhan tebu. Yang menjadi daya tarik masyarakat untuk mengkonsumsi gula rafinasi selain harganya yang murah juga memiliki warna yang putih bersih.</p>
<p>&#8220;Kalau langsung dicampuri ke dalam teh, potensi diabetesnya tinggi sekali, jangan mengkonsumsi gula dari putihnya saja,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kurniawan juga menekankan gula yang lebih berwarna kecoklatan justru yang lebih asli dan lebih sehat bagi tubuh tanpa harus ada risiko tersendiri.</p>
<p>Saat ini gula rafinasi telah tercatat sebanyak 8 juta ton setiap tahunnya yang dikonsumsi masyarakat, baik itu untuk konsumsi industri maupun untuk konsumsi pribadi.</p>
<p><span style="color: #999999;">Penulis : Ramdan</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/waspada-gula-rafinasi-tidak-layak-dikonsumsi-langsung/">Waspada, Gula Rafinasi Tidak Layak Dikonsumsi Langsung</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/waspada-gula-rafinasi-tidak-layak-dikonsumsi-langsung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
