<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 17:54:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pria &#8216;Kolor Ijo&#8217; Meresahkan, Sudah 9 Kali Pedagang Jadi Korban</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pria-kolor-ijo-meresahkan-sudah-9-kali-pedagang-jadi-korban/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pria-kolor-ijo-meresahkan-sudah-9-kali-pedagang-jadi-korban/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 11:42:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Tanjungpinang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pria 'Kolor Ijo' Meresahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sudah 9 Kali Pedagang Jadi Korban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=48007</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Polsek Tanjungpinang Kota masih memburu pria gunakan &#8216;kolor ijo&#8217; yang meresahkan para pedagang <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pria-kolor-ijo-meresahkan-sudah-9-kali-pedagang-jadi-korban/" title="Pria &#8216;Kolor Ijo&#8217; Meresahkan, Sudah 9 Kali Pedagang Jadi Korban" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pria-kolor-ijo-meresahkan-sudah-9-kali-pedagang-jadi-korban/">Pria ‘Kolor Ijo’ Meresahkan, Sudah 9 Kali Pedagang Jadi Korban</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Polsek Tanjungpinang Kota masih memburu pria gunakan &#8216;kolor ijo&#8217; yang meresahkan para pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang.</p>
<p>Pasalnya, pria tersebut sudah 9 kali membobol lapak pedagang sayur Harianja dengan hanya menggunakan celana dalam.</p>
<p>Aksi terakhir pelaku dilakukan pada Rabu (5/01) malam dan aksinya terekam Closed Circuit Television (CCTV).</p>
<p>&#8220;Menurut korban sudah dirugikan ini sebanyak 9 kali, baru kali ini dilaporkan ke polisi,&#8221; ujar Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Muhammad Arsya, Senin (10/01).</p>
<p>Ia menyampaikan, pelaku menjalani aksinya pada saat air laut surut, pelaku dari kolong dan membongkar lantai kios yang terbuat dari kayu dan masuk kedalam Kios.</p>
<p>&#8220;Selain mengambil beras, daging, ikan, cabai, Pelaku juga mengambil uang senilai Rp 500 ribu. Korban mengalami kerugian lebih kurang Rp1,5 Juta,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pihaknya, masih melakukan penyelidikan dan masih memburu pelaku. “Kejadian ini masih kami selidiki dan pelaku yang terekam CCTV pemilik kios juga sedang diburu,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengimbau kepada warga yang memiliki kios di Pelantar Pasar Baru Tanjungpinang apabila kiosnya mengalami kejadian seperti ini, agar secepatnya dilaporkan ke Polisi.</p>
<p>“Jangan diam saja, sehingga kami bisa melakukan penyelidikan karena selama ini mereka diam saja,” ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya sudah berupaya untuk melakukan patroli pada jam rawan di sekitar kios Pasar Baru Tanjungpinang untuk mengantisipasi kejadian serupa terjadi kembali.</p>
<p>&#8220;Kami mengecek bagian bawah warung yang sering menjadi tindak pencurian ini, maupun toko lain yang sekiranya bisa ditembus dari bawah,&#8221; imbuhnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pria-kolor-ijo-meresahkan-sudah-9-kali-pedagang-jadi-korban/">Pria ‘Kolor Ijo’ Meresahkan, Sudah 9 Kali Pedagang Jadi Korban</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pria-kolor-ijo-meresahkan-sudah-9-kali-pedagang-jadi-korban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2021 10:33:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Bintan Center]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Rapid Tes Antigen di Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes Antigen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44175</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pasca razia penerapan protokol kesehatan (prokes) dan rapid tes antigen di Pasar Bintan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/" title="Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/">Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pasca razia penerapan protokol kesehatan (prokes) dan rapid tes antigen di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang Timur pada Sabtu (3/7) lalu, rupanya menimbulkan ketakutan bagi para pedagang lainnya.</p>
<p>Seperti yang terjadi pada di Pasar Baru Tanjungpinang, para pedagang mendadak tutup lapaknya pagi-pagi setelah mendengar kabar pemerintah setempat akan melakukan razia dan rapid tes antigen ditempat, Senin (5/7).</p>
<p>Ida, salah seorang pedagang di Pasar Baru I Tanjungpinang, mengakui banyak pedagang pilih menutup lapak dagangan setelah mendapat kabar ada rapid tes antigen.</p>
<p>&#8220;Sepi sekali hari ini, orang pada pergi. Katanya takut di Swab, tadi ada kabar gitu, jadi orang-orang pada takut,&#8221; ujar Ida.</p>
<p>Tidak hanya itu, lanjutnya, para konsumen biasa memenuhi pasar untuk berbelanja juga tampak sepi. Menurutnya, jika kondisi pasar masih berlanjut sepi, hal itu dapat menjadi petaka bagi para pedagang yang mencari nafkah.</p>
<p>&#8220;Kasian pedagang, jadi sudah mencari uang buat makan, kita minta kebijaksanaan Pemerintah dalam memberikan solusi ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara pedagang lain, Abdul Rohman mengatakan, sepinya pembeli disebabkan pedagang dan masyarakat takut untuk datang ke pasar.</p>
<p>&#8220;Ya lihat saja sendiri, sepi karena menurut berita burung entah betul atau tidak, hari ini ada swab di pasar ini,&#8221; kata Abdul.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa pada umumnya masyarakat tidak takut untuk menjalani antigen. Namun, kata Abdul lebih baik pelaksanaan test itu jangan di Pasar, melainkan ditempat lain.</p>
<p>&#8220;Misalnya pelaksanaan vaksin, ya kita ikut kok, coba dibikin seperti itu, kan berhasil,&#8221; tukasnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/">Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Mendadak Tutup Lapak Pagi-pagi, Ada Apa?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-mendadak-tutup-lapak-pagi-pagi-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-jalani-rapid-test-ini-hasilnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-jalani-rapid-test-ini-hasilnya/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2020 09:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Deteksi Penyebaran Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Rapid Test Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Jalani Rapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Rustam]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=35597</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Kepulauan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-jalani-rapid-test-ini-hasilnya/" title="Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-jalani-rapid-test-ini-hasilnya/">Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau gelar pemeriksaan Rapid Test di kawasan Pasar Baru Tanjungpinang, Senin (8/6).</p>
<p>Kepala Dinkes Dalduk KB Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka deteksi dini dan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.</p>
<p>&#8220;Agar diketahui kemungkinan adanya pedagang maupun pengunjung pasar yang reaktif Covid-19,&#8221; kata Rustam saat dikonfirmasi Barometerrakyat.com.</p>
<p>Pihak, lanjut dia, menargetkan 100 sample pedagang dan pengunjung mengikuti pemeriksaan Rapid Test tersebut.</p>
<p>&#8220;Realisasi baru 50 orang, hasilnya semua non reaktif,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dia menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan Bhabinkamtibmas, marinir dan Polsek Tanjungpinang Kota.</p>
<p>&#8220;Diimbau kepada pedagang agar selalu menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>Pasien Covid-19 Sembuh</strong></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-jalani-rapid-test-ini-hasilnya/">Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pedagang-pasar-baru-tanjungpinang-jalani-rapid-test-ini-hasilnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
