<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inflasi Tanjungpinang | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/inflasi-tanjungpinang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 00:49:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Inflasi Tanjungpinang | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inflasi Tanjungpinang Diklaim Masih Wajar</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-diklaim-masih-wajar/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-diklaim-masih-wajar/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2018 07:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Diklaim Masih Wajar]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=22108</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang terus konsen dalam mengendalikan Inflasi di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-diklaim-masih-wajar/" title="Inflasi Tanjungpinang Diklaim Masih Wajar" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-diklaim-masih-wajar/">Inflasi Tanjungpinang Diklaim Masih Wajar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang terus konsen dalam mengendalikan Inflasi di Kota Tanjungpinang.</p>
<p dir="ltr">Pada bulan Oktober, Kota Tanjungpinang mengalami deflasi sebesar &#8211; 0,13% pada bulan kemarin sedangkan Batam mengalami deflasi sebesar -0,09 dan Nasional sebesar &#8211; 0,18 berdasarkan data yang di paparkan oleh BPS Kota Tanjungpinang dalam Rapat Rutin Bulanan TPID Kota Tanjungpinang di Ruang Rapat Kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis (18/10).</p>
<p dir="ltr">Meskipun begitu menurut data dari BPS perkembangan inflasi tahun kalender di Kota Tanjungpinang selama 9 bulan terakhir tahun 2018 terus berada di bawah tingkat inflasi Nasional dan Batam.</p>
<p dir="ltr">Hal ini menunjukan bahwa indikasi tingkat inflasi di Kota Tanjungpinang relatif cukup terkendali dengan rata-rata inflasi sebesar 0,18% perbulan.</p>
<p dir="ltr">Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada Oktober diperkirakan akan mengalami inflasi sebesar 0,51% (mtm) atau 3,11% (yoy).</p>
<p dir="ltr">IHK Tanjungpinang pada September diperkirakan juga akan mengalami inflasi sebesar 0,35% (mtm) atau 2,57% (yoy), sedangkan IHK Batam diperkirakan mengalami inflasi</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">sebesar 0,54% (mtm) atau inflasi 3,17% (yoy). Secara triwulanan, komoditas utama</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">penyumbang inflasi di Kepri adalah Cabai Merah, sedangkan komoditas utama penyumbang deflasi adalah Bawang Putih.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">BPS juga menjelaskan beberapa faktor pendorong terjadinya inflasi pada bulan Oktober 2018 seperti curah hujan dan gelombang tinggi dapat memicu kelangkaan ikan segar serta menghambat jalur distribusi bahan makanan seperti cabai merah yang pola historisnya menunjukkan peningkatan inflasi sampai akhir tahun, serta dapat juga berdampak pada produksi sayuran.</p>
<p dir="ltr">Potensi kenaikan harga cabai merah karena penurunan pasokan seiring berakhirnya masa panen dimana berdasarkan pola historis inflasi komoditas menunjukkan tren meningkat pada September hingga akhir tahun serta mulai meningkatnya harga cabai merah di salah satu sentra pemasok Kepri yaitu Sumatera Barat.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Wacana kenaikan tarif batas bawah angkutan udara oleh Pemerintah yang dapat memicu inflasi angkutan udara dan</p>
</div>
<p dir="ltr">nilai tukar rupiah yang tertekan karena kondisi eksternal berpotensi memicu imported inflation.</p>
<p dir="ltr">Walikota Tanjungpinang Syahrul selaku pemimpin rapat mengatakan bahwa inflasi adalah sesuatu yang perlu kendalikan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jika inflasi terlalu tinggi maka daya beli masyarakat akan turun begitu pula sebaliknya jika terlalu rendah maka pedagang akan rugi, oleh karena itu inflasi ini harus tetap dijaga.&#8221; Ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa kunci dari kenaikan harga untuk Kota Tanjungpinang hanya pada stok.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jika stoknya cukup maka harga di pasaran tidak akan ada gejolak.&#8221; Jelas Syahrul.</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">Oleh karena itu, pada rapat tersebut Syahrul meminta untuk rapat selanjutnya agar dapat mengundang para distributor untuk melihat kondisi stok bahan pokok yang ada pada distributor.***</p>
</div>The post <a href="https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-diklaim-masih-wajar/">Inflasi Tanjungpinang Diklaim Masih Wajar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-diklaim-masih-wajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inflasi Tanjungpinang Masih Stabil</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-masih-stabil/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-masih-stabil/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2018 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Stabil]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Pengendali Inflasi Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=16682</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Inflasi Kota Tanjungpinang masih terus stabil, pada Februari inflasi Kota Tanjungpinang berada pada <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-masih-stabil/" title="Inflasi Tanjungpinang Masih Stabil" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-masih-stabil/">Inflasi Tanjungpinang Masih Stabil</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Inflasi Kota Tanjungpinang masih terus stabil, pada Februari inflasi Kota Tanjungpinang berada pada angka 0,15 persen.</p>
<p>Inflasi pada Februari lebih rendah di bandingkan dari pada bulan sebelumnya yang berada pada angka 0,18 persen.</p>
<p>Inflasi Kota Tanjungpinang ini disebabkan oleh kenaikan pada ikan selar, tongkol dan kembung.</p>
<p>Kenaikan pada ikan-ikan tersebut disebabkan oleh fenomena musim utara pada bulan lalu yang menyebabkan para nelayan tidak dapat melaut dengan optimal yang menyebabkan kurangnya pasokan ikan.</p>
<p>&#8220;Saat ini sudah masuk musim panca robah yang seharunya tidak ada lagi permaslahan kenaikan pada harga ikan-ikan tersebut, sehingga di bulan berikutnya inflasi kota tanjungpinang dapat lebih stabil lagi,&#8221; ungkap Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang Riono dalam Rapat rutin bulanan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) belum lama ini.</p>
<p>Riono yang juga Ketua TPID menjelaskan, untuk mengantisipasi kecukupan stok kebutuhan ikan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Kabupaten Kepulauan Anambas.</p>
<p>&#8220;Kita sangat mengharapkan menjelang menghadapi puasa ramadhan dan lebaran idul fitri mendatang tidak adalagi permaslahan kenaikan pada komuditas ikan-ikan tersebut,&#8221; Harap Riono.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-masih-stabil/">Inflasi Tanjungpinang Masih Stabil</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/inflasi-tanjungpinang-masih-stabil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
