<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ikan naik | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/ikan-naik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 00:49:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>ikan naik | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pedagang dan Konsumen Mengeluh Harga Ikan Naik</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pedagang-dan-konsumen-mengeluh-harga-ikan-naik/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pedagang-dan-konsumen-mengeluh-harga-ikan-naik/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2019 05:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[ikan naik]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar KUD Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Ikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24656</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Harga ikan di sejumlah pasar di Tanjungpinang mengalami kenaikan. Salah satunya di Pasar <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pedagang-dan-konsumen-mengeluh-harga-ikan-naik/" title="Pedagang dan Konsumen Mengeluh Harga Ikan Naik" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-dan-konsumen-mengeluh-harga-ikan-naik/">Pedagang dan Konsumen Mengeluh Harga Ikan Naik</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Harga ikan di sejumlah pasar di Tanjungpinang mengalami kenaikan. Salah satunya di Pasar Pelantar KUD Tanjungpinang.</p>
<p>Salah seorang pedagang ikan Dimas, kepada Barometerrakyat mengatakan, naiknya harga ikan sudah terjadi awal Januari. &#8220;Semua jenis ikan harganya naik,&#8221; ujarnya, Selasa (29/1).</p>
<p>Kenaikan harga ikan tersebut, kata Dimas, karena faktor gelombang tinggi sehingga nelayan sulit untuk melaut. Menurutnya, ikan yang ada di Pasar KUD di datangkan dari Anambas dan Natuna. &#8220;Sedangkan ikan dari kijang hanya sedikit,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, banyak konsumen yang mengeluh naiknya harga ikan tersebut. Namun, tetap membelinya karena sudah kebutuhan pokok. Selain itu, pengusaha rumah makan juga mengeluh stok ikan sedikit di pasaran.</p>
<p>&#8220;Pemilik rumah makan juga mengeluh karena ikan nya tidak ada, seperti selar, lebam. Stoknya ada tapi sedikit, jadi mereka tidak kebagian, sebentar saja sudah habis,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hal sedana juga disampaikan pedagang lain Dedi. Dia menambahkan, ikan kembung awalnya Rp 30.000 per/kilo naik menjadi Rp 35.000 per/kilo, ikan tamban awalnya Rp 10.000 per/kilo naik menjadi Rp 25.000 per/kilo, tongkol Rp 20.000 per/kilo naik menjadi Rp 25.000 per/kilo dan ikan selar awalnya Rp 50.000 per/kilo naik menjadi Rp 60.000 per/kilo. &#8220;Semua ikan naik harganya,&#8221; tukasnya.</p>
<p><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-dan-konsumen-mengeluh-harga-ikan-naik/">Pedagang dan Konsumen Mengeluh Harga Ikan Naik</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pedagang-dan-konsumen-mengeluh-harga-ikan-naik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pedagang : Mereka Sudah Tahu Mahal, Makanya Sepi</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pedagang-mereka-sudah-tahu-mahal-makanya-sepi/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pedagang-mereka-sudah-tahu-mahal-makanya-sepi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2017 07:33:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[ikan naik]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=11699</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Cuaca kurang bersahabat berimbas pada naiknya harga ikan di pasaran. Dari pantauan media <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pedagang-mereka-sudah-tahu-mahal-makanya-sepi/" title="Pedagang : Mereka Sudah Tahu Mahal, Makanya Sepi" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-mereka-sudah-tahu-mahal-makanya-sepi/">Pedagang : Mereka Sudah Tahu Mahal, Makanya Sepi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 13.6px;">BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Cuaca kurang bersahabat berimbas pada naiknya harga ikan di pasaran. Dari pantauan media ini di Pasar Ikan Pelantar KUD Tanjungpinang, harga ikan mulai naik sudah empat hari terakhir, Kamis (10/8).</span></p>
<p style="font-size: 13.6px;">“Ikan banyak kosong sekarang, sudah empat hari. Cuaca kurang baik sehingga nelayan tidak maksimal penagkapannya,” ucap salah satu pedagang ikan di Pasar Ikan Pelantar KUD Tanjungpinang, Edi Herianto (38).</p>
<p style="font-size: 13.6px;">Cuaca bagus, kata Edi nelayan biasa mendapatkan ikan satu peti. Namun karena cuaca tidak bagus nelayan hanya mendapatkan ikan 30 Kilogram.&nbsp;</p>
<p style="font-size: 13.6px;">Kurangnya ikan, juga banyak pedagang yang tidak membuka lapak penjaualannya. Selain itu, kurangnya ikan berdampak sepinya pengunjung untuk membeli ikan.&nbsp;</p>
<p style="font-size: 13.6px;">“Mereka (Pembeli) sudah tahu ikan mahal, maka ya sepi,” tuturnya.</p>
<p style="font-size: 13.6px;">Ia menambahkan, ikan yang mengalami kenaikan seperti Ikan Tongkol yang sebelumnya 28 Ribu per/kilo sekarang menjadi 30 Ribu per/kilo, ikan Kembung yang sebelumnya 20 Ribu per/kilo sekarang 25 Ribu per/kilo, Ikan Selar awalnya 25 Ribu per/kilo sekarang 30 Ribu per/kilo, Ikan Selikur sebelmunya 25 Ribu per/kilo sekarang 30 Ribu per/kilo, Ikan Tamban dari 8 Ribu per/kilo menjadi 14 Ribu per/kilo.</p>
<p style="font-size: 13.6px;">“Hampir semua jenis ikan yang naik harganya, sekitar satu minggu lagi mungkin sudah ada lagi ikannya, ” pungkasnya</p>
<p style="font-size: 13.6px;">Hal senada juga disampaikan Acui, ia mengatakan ikan dipasar sudah kosong sejak empat hari yang lalu. “Banyak pedagang yang pulang cepat, karena ikan tidak ada,” tuturnya</p>
<p style="font-size: 13.6px;"><b>SAHRUL</b></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-mereka-sudah-tahu-mahal-makanya-sepi/">Pedagang : Mereka Sudah Tahu Mahal, Makanya Sepi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pedagang-mereka-sudah-tahu-mahal-makanya-sepi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
