<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ujaran kebencian | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/ujaran-kebencian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>ujaran kebencian | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi Sulit Ungkap Laporan Ujaran Kebencian di Medsos, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/polisi-sulit-ungkap-laporan-ujaran-kebencian-di-medsos-ini-sebabnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/polisi-sulit-ungkap-laporan-ujaran-kebencian-di-medsos-ini-sebabnya/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2019 08:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Face Account]]></category>
		<category><![CDATA[ujaran kebencian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=25674</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mengatakan, pihaknya kesulitan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/polisi-sulit-ungkap-laporan-ujaran-kebencian-di-medsos-ini-sebabnya/" title="Polisi Sulit Ungkap Laporan Ujaran Kebencian di Medsos, Ini Sebabnya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/polisi-sulit-ungkap-laporan-ujaran-kebencian-di-medsos-ini-sebabnya/">Polisi Sulit Ungkap Laporan Ujaran Kebencian di Medsos, Ini Sebabnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mengatakan, pihaknya kesulitan mengungkapkan kasus ujaran kebencian di media sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Diketahui, Polres Tanjungpinang sudah menerima enam laporan ujaran kebencian yang mengarah fitnah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengatakan, Unit Cyber Troops Polres Tanjungpinang telah melakukan propelling akun medsos yang menyebarkan ujaran kebencian tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Semua akun di Facebook tersebut ternyata fake account (akun palsu),&#8221; ujarnya belum lama ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Efendri, pihaknya telah mengirim surat kepada Kementrian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) untuk memblokir lima akun facebook yang menyebarkan ujaran kebencian.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami minta Kementrian Kominfo untuk men-take down akun-akun tersebut supaya tidak bisa dibuka lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menegaskan, meskipun akun facebook yang menyebarkan ujaran kebencian dan fitnah ditutup, pihaknya  masih melakukan penyelidikan.*</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/polisi-sulit-ungkap-laporan-ujaran-kebencian-di-medsos-ini-sebabnya/">Polisi Sulit Ungkap Laporan Ujaran Kebencian di Medsos, Ini Sebabnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/polisi-sulit-ungkap-laporan-ujaran-kebencian-di-medsos-ini-sebabnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2019 08:16:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Status Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[ujaran kebencian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24696</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang mengamankan satu pelaku mengunggah status di media sosial facebook <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/" title="Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/">Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang mengamankan satu pelaku mengunggah status di media sosial facebook diduga mengandung ujaran kebencian. <span style="color: #323233;">Jumat (25/01) kemarin.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku bernama Afurwan alias Wawan harus meringkuk dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #323233;">Dengan mengenakan peci dan baju orange Wawan meminta maaf kepada umat islam atas status yang diunggah tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Wawan menangis tersendu-sendu dan <span style="color: #323233;">berkali-kali menitikkan air mata menyesali perbuatannya. </span></p>
<p style="background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; text-align: justify; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0cm 0cm 15pt; -webkit-font-smoothing: antialiased !important; backface-visibility: hidden !important;"><span style="color: #323233;">“Saya mohon maaf dan menyesali perbuatan saya. Saya merasakan dampak buruk terhadap diri saya sendiri dan keluarga, termasuk usaha saya, ” ujarnya saat meminta maaf kepada tokoh umat Islam, pihak kepolisian di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (30/1).</span></p>
<p style="background: white; margin: 0cm 0cm 15pt; text-align: justify;"><span style="color: #323233;">Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mengatakan, proses hukum masih berjalan. </span></p>
<p style="background: white; margin: 0cm 0cm 15pt; text-align: justify;"><span style="color: #323233;">Permintaan maaf yang dilakukan tujuannya untuk maredakan kemarahan umat Islam. </span><span style="color: #323233; background: white;">“Sesuai UU ITE, tersangka terancam hukuman enam tahun penjara,” tukasnya.</span></p>
<p style="background: white; margin: 0cm 0cm 15pt; text-align: justify;"><span style="color: #323233; background: white;"><span style="color: #999999;">Redaksi</span> </span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/">Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lis Berdamai Dengan Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/lis-berdamai-dengan-pelaku-ujaran-kebencian-di-medsos/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/lis-berdamai-dengan-pelaku-ujaran-kebencian-di-medsos/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Aug 2017 04:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[ujaran kebencian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=11919</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah datangi Mapolres Tanjungpinang untuk menandatangani surat pernyataan perdamaian <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/lis-berdamai-dengan-pelaku-ujaran-kebencian-di-medsos/" title="Lis Berdamai Dengan Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/lis-berdamai-dengan-pelaku-ujaran-kebencian-di-medsos/">Lis Berdamai Dengan Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah datangi Mapolres Tanjungpinang untuk menandatangani surat pernyataan perdamaian atas kasus penghinaan dirinya di Media Sosial (Medsos), Jum&#8217;at (18/8) dini hari.</p>
<p>Lis mengatakan dirinya ikhlas memaafkan sang pelaku Mustafa Kamal yang menghina dirinya di Medsos yang juga mengaku sebagai salah satu wartawan Mingguan.</p>
<p>&#8220;Saya ikhlas memaafkan perbuatan saudara kita sendiri mungkin dia sedang khilaf yang penting institusi wartawan yang terbawa-bawa tidak ternodai,” ucapnya</p>
<p>Lis juga mengapresiasi kinerja polres Tanjungpinang yang sigap menangani kasus ini dan mengamankan pelaku.</p>
<p>&#8220;Saya sudah maafkan dari awal dan saya juga mengapresiasi kinerja polres Tanjungpinang yang sigap menangani kasus ini,” ujarnya.</p>
<p>Tempat yang sama Kapolres Tanjungpinang AKPB Tedjo Edy Baskoro mengatakan, &nbsp;permasalahan ini telah selesai setelah di buatnya surat pernyataan perdamaian yang telah di sepakati &nbsp;Wali Kota Tanjungpinang dan pelaku.</p>
<p>&#8220;Permasalah ini sudah selesai Pak Wali sudah lapang dada memaafkan pak Kamal, mereka sudah sepakat permasalahan ini di selesaikan dengan cara kekeluargaan&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Namun ada yang menarik saat wawancara Mustafa Kamal sang pelaku sempat membentak awak media yang sedang meliput permasalahan ini.</p>
<p>&#8220;Jangan ko tulis sembarangan nanti saya bisa tulisi kau,” ungkapnya dengan nada tinggi kepada awak media yang ada.</p>
<p>Seperti di ketahui Mustafa Kamal telah menghina Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dengan menuduh Lis sebagai Anggota PKI dan seorang komunis dengan juga mengakui sebagai salah satu oknum Wartawan mingguan di salah satu akun Facebook palsu yang ia buat.</p>
<p><b>Muhammad Danu</b></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/lis-berdamai-dengan-pelaku-ujaran-kebencian-di-medsos/">Lis Berdamai Dengan Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/lis-berdamai-dengan-pelaku-ujaran-kebencian-di-medsos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
