<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tolak RKUHP | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/tolak-rkuhp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 22:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Tolak RKUHP | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ancam Kemerdekaan Pers, AJI Tanjungpinang Tolak Pengesahan RKUHP</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-tolak-pengesahan-rkuhp/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-tolak-pengesahan-rkuhp/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2022 12:46:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[aji tanjungpinangtolak]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak RKUHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=55952</guid>
		<description><![CDATA[<p>BR .TANJUNGPINANG- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang menolak pengesahan RKUHP yang dilakukan oleh DPR <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-tolak-pengesahan-rkuhp/" title="Ancam Kemerdekaan Pers, AJI Tanjungpinang Tolak Pengesahan RKUHP" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-tolak-pengesahan-rkuhp/">Ancam Kemerdekaan Pers, AJI Tanjungpinang Tolak Pengesahan RKUHP</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BR .TANJUNGPINANG- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang<br />
menolak pengesahan RKUHP yang dilakukan oleh DPR bersama Pemerintah dalam Rapat Paripurna pada Selasa (6/12).</p>
<p>Aksi penolakan dilakukan AJI dengan  memasang  spanduk disejumlah titik di Kota Tanjungpinang,<br />
yakni di<br />
Sekretariat AJI Kota Tanjungpinang, Jalan DI Panjaitan, Bundaran Km 8, dan di Pusat Pemerintahan Pemprov Kepri, Pulau Dompak.</p>
<p>&#8220;Pemasangan spanduk ini sebagai bentuk penolakan dari kita jurnalis Tanjungpinang terhadap pengesahan RKUHP oleh DPR RI,&#8221; kata Ketua AJI Kota Tanjungpinang Jailani.</p>
<p>Jailani menambahkan, berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan oleh AJI se Indonesia terhadap RKUHP tersebut, terdapat 17 pasal yang dinilai telah mencederai kebebasan pers. </p>
<p>Bahkan, beberapa pasal diantaranya juga sangat berpotensi mengekang kerja-kerja jurnalistik. Jika aturan tersebut berlaku maka pekerja pers akan merasakan dampaknya. </p>
<p>&#8220;Untuk itu kami menuntut DPR dan pemerintah mencabut pasal bermasalah di RKUHP yang berpotensi mengekang kerja-kerja jurnalistik dan mengkriminalisasi jurnalis,&#8221; tegasnya. </p>
<p>AJI Kota Tanjungpinang, sambungnya, juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri untuk ikut serta mendorong penolakan RKUHP tersebut. Serta mendesak DPR RI untuk menghapus pasal-pasal yang dinilai publik bermasalah. </p>
<p>&#8220;Kami  minta DPR RI asal Kepri,  selaku wakil rakyat Kepri harus menyuarakan penolakan pengesahan peraturan tersebut,&#8221; imbuhnya. </p>
<p>Sebelumnya dari 19 Pasal RKUHP yang dikritik AJI, 2 pasal dihapus (Pasal 347 dan Pasal 348 terkait penghinaan terhadap kekuasaan umum atau lembaga negara dan penyebarluasannya-namun masih ada Pasal 240 tentang penghinaan terhadap pemerintah dan lembaga negara masih tetap ada.</p>
<p>*Berikut 17 Pasal Bermasalah di RKUHP Menurut Hasil Kajian AJI Indonesia :* </p>
<p>&#8211; Pasal 188 yang mengatur tentang tindak pidana penyebaran atau pengembangan ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme ;</p>
<p>&#8211; Pasal 218, Pasal 219 dan Pasal 220 yang mengatur tindak pidana penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat Presiden dan Wakil Presiden ;  </p>
<p>&#8211; Pasal 240 dan Pasal 241 yang mengatur tindak pidana penghinaan terhadap Pemerintah ; </p>
<p>&#8211; Pasal 263 yang mengatur tindak pidana penyiaran atau penyebarluasan berita atau pemberitahuan bohong ; </p>
<p>&#8211; Pasal 264 yang mengatur tindak pidana kepada setiap orang yang menyiarkan berita yang tidak pasti, berlebih-lebihan, atau yang tidak lengkap ; </p>
<p>&#8211; Pasal 280 yang mengatur tentang gangguan dan penyesatan proses peradilan ; </p>
<p>&#8211; Pasal 300, Pasal 301 dan Pasal 302 yang memuat tentang tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan ; </p>
<p>&#8211; Pasal 436 yang mengatur tindak pidana penghinaan ringan ; </p>
<p>&#8211; Pasal 433 mengatur tindak pidana pencemaran ; </p>
<p>&#8211; Pasal 439 mengatur tindak pidana pencemaran orang mati ; </p>
<p>&#8211; Pasal 594 dan Pasal 595 mengatur tindak pidana penerbitan dan pencetakan.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-tolak-pengesahan-rkuhp/">Ancam Kemerdekaan Pers, AJI Tanjungpinang Tolak Pengesahan RKUHP</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-tolak-pengesahan-rkuhp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
