<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Status Facebook | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/status-facebook/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Status Facebook | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2019 08:16:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Status Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[ujaran kebencian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24696</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang mengamankan satu pelaku mengunggah status di media sosial facebook <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/" title="Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/">Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang mengamankan satu pelaku mengunggah status di media sosial facebook diduga mengandung ujaran kebencian. <span style="color: #323233;">Jumat (25/01) kemarin.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku bernama Afurwan alias Wawan harus meringkuk dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #323233;">Dengan mengenakan peci dan baju orange Wawan meminta maaf kepada umat islam atas status yang diunggah tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Wawan menangis tersendu-sendu dan <span style="color: #323233;">berkali-kali menitikkan air mata menyesali perbuatannya. </span></p>
<p style="background: white; box-sizing: border-box; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; text-align: justify; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0cm 0cm 15pt; -webkit-font-smoothing: antialiased !important; backface-visibility: hidden !important;"><span style="color: #323233;">“Saya mohon maaf dan menyesali perbuatan saya. Saya merasakan dampak buruk terhadap diri saya sendiri dan keluarga, termasuk usaha saya, ” ujarnya saat meminta maaf kepada tokoh umat Islam, pihak kepolisian di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (30/1).</span></p>
<p style="background: white; margin: 0cm 0cm 15pt; text-align: justify;"><span style="color: #323233;">Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie mengatakan, proses hukum masih berjalan. </span></p>
<p style="background: white; margin: 0cm 0cm 15pt; text-align: justify;"><span style="color: #323233;">Permintaan maaf yang dilakukan tujuannya untuk maredakan kemarahan umat Islam. </span><span style="color: #323233; background: white;">“Sesuai UU ITE, tersangka terancam hukuman enam tahun penjara,” tukasnya.</span></p>
<p style="background: white; margin: 0cm 0cm 15pt; text-align: justify;"><span style="color: #323233; background: white;"><span style="color: #999999;">Redaksi</span> </span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/">Pelaku Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pelaku-ujaran-kebencian-menangis-minta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
