<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>solar subsidi | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/solar-subsidi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 02:46:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>solar subsidi | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penambahan Kuota Solar Subsidi Nelayan Wewenang Pertamina</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-penambahan-kuota-solar-subsidi-wewenang-pertamina/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-penambahan-kuota-solar-subsidi-wewenang-pertamina/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2022 06:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[jeritan nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[solar subsidi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=55062</guid>
		<description><![CDATA[<p>Nelayan Bintan menjadi penjahit jaring bubu,akibat tidak bisa melaut solar langka. (F.Istw) BR.BINTAN- Langkanya BBM <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-penambahan-kuota-solar-subsidi-wewenang-pertamina/" title="Penambahan Kuota Solar Subsidi Nelayan Wewenang Pertamina" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-penambahan-kuota-solar-subsidi-wewenang-pertamina/">Penambahan Kuota Solar Subsidi Nelayan Wewenang Pertamina</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Nelayan Bintan menjadi penjahit jaring bubu,akibat tidak bisa melaut solar langka.<br />
(F.Istw)</p>
<p>BR.BINTAN- Langkanya BBM solar subsidi yang dikeluhkan oleh nelayan Bintan masih belum terselesaikan</p>
<p>Pasalnya ,semua wewenang penambahan kuota BBM solar subsidi itu ada pada Pertamina selaku pemasok.<br />
Sementara Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) hanya membantu administrasi.</p>
<p>&#8221; Memang benar kita yang keluarkan kartu kendali BBM solar subsidi nelayan,tapi jika masih kekurangan itu di Pertamina yang bisa menambah.Kita hanya administrasi saja,&#8221; kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan Fachrimsyah menjawab konfirmasi media ,Senin (17/10).</p>
<p>Bahkan,menurut Fachrimsyah,Bupati Bintan Sudan menyurati Pertamina dua kali,minta  penambahan kuota BBM solar subsidi nelayan.Sayangnya hingga saat ini masih belum ada jawaban dari pihak Pertamina.</p>
<p>Disinggung berapa kebutuhan solar subsidi untuk nelayan dalam sebulan,Fachrim tidak menjelaskan dengan rinci.Ia mengatakan solar subsidi itu  juga diperuntukan bagi petani.</p>
<p>&#8221; Saya lupa berapa jumlahnya, diperkirakan nelayan kita ada seribuan lah,&#8221; kata Fachrim.</p>
<p>&#8220;Kami tidak bermaksud lempar wewenang, sudah dua kali pak Bupati Surati  Pertamina,namun belum dijawab.Pertamina yang punya wewenang,&#8221;  kata Fachrim.</p>
<p>Mengenai pengawasan,pria asli Pulau Penyengat ini mengaku pihaknya senantiasa melakukan monitoring disetiap stasiun hingga pangkalan dan kios.</p>
<p>Ia merasa prihatin dengan kondisi yang dialami oleh nelayan,namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak.Karena semua yang memberikan solar subsidi itu ada pada Pertamina.</p>
<p>Sebelumnya nelayan Bintan mengeluhkan langkanya BBM solar subsidi.<br />
Karena tidak bisa melaut, mereka memilih menambatkan perahunya di dermaga.</p>
<p>Solar  menjadi kebutuhan utama para nelayan kecil ini. agar wajah mereka tersenyum jika pulang kerumah.<br />
Tidak menunggu malaikat cabut nyawa datang pada diri mereka.</p>
<p>Mereka pun beralih kerja serabutan,jadi kuli bangunan hingga penjahit jaring bubu. Ini semua untuk mempertahan hidup, anak yang sekolah butuh biaya dan kebutuhan lainnya.</p>
<p>Para nelayan berharap ada upaya pemerintah dalam menangani masalah kelangkaan solar subsidi ini.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-penambahan-kuota-solar-subsidi-wewenang-pertamina/">Penambahan Kuota Solar Subsidi Nelayan Wewenang Pertamina</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-penambahan-kuota-solar-subsidi-wewenang-pertamina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemprov Kepri Segera Bentuk Tim Pengawasan Penyaluran Solar Subsidi Untuk Nelayan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-segera-bentuk-tim-pengawasan-penyaluran-solar-subsidi-untuk-nelayan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-segera-bentuk-tim-pengawasan-penyaluran-solar-subsidi-untuk-nelayan/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 07:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[solar subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[tim pengawsan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=54017</guid>
		<description><![CDATA[<p>Barometerrakyat com,kepri-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menginstruksikan agar mengawasi ketersediaan solar bersubsidi untuk nelayan. Luki <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-segera-bentuk-tim-pengawasan-penyaluran-solar-subsidi-untuk-nelayan/" title="Pemprov Kepri Segera Bentuk Tim Pengawasan Penyaluran Solar Subsidi Untuk Nelayan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-segera-bentuk-tim-pengawasan-penyaluran-solar-subsidi-untuk-nelayan/">Pemprov Kepri Segera Bentuk Tim Pengawasan Penyaluran Solar Subsidi Untuk Nelayan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Barometerrakyat com,kepri-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menginstruksikan  agar mengawasi ketersediaan solar bersubsidi untuk nelayan. </p>
<p>Luki Zaiman menyebutkan  Gubernur Ansar selalu mendapatkan keluhan dari para nelayan soal sulitnya mendapatkan solar subsidi untuk melaut. Sementara BBM merupakan komponen terpenting dan ongkos terbesar setiap kali nelayan melaut. </p>
<p>&#8221; Kita duduk bersama memecahkan masalah ini, nelayan di Kepri harus benar-benar kita bantu supaya mereka bisa melaut dan kesejahteraannya meningkat,&#8221; ujar Asisten II Sekretariat Daerah Kepri Luki Zaiman saat<br />
menggelar rapat bersama Pertamina terkait pengawasan BBM subsidi di Ruang Rapat Utama Lantai 4, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.</p>
<p>Kepala Dinas DKP Arif Fadillah memaparkan jumlah nelayan di Kepri pada tahun 2022 tercatat sebanyak 194.225 orang. Dengan jumlah total armada penangkapan di Kepri sebanyak 62.671 armada. Adapun dari jumlah armada tersebut, yang berhak menggunakan Jenis BBM Tertentu (JBT)/solar bersubsidi adalah sebanyak 30.297.  Solar bersubsidi dikhususkan bagi nelayan kecil dengan kapal bermesin 1 sampai dengan 10 GT. </p>
<p>Saat ini kuota kebutuhan khusus nelayan JBT di Kepulauan Riau mencapai 120.244 kilo liter. Sementara realisasi kuota sesuai SK. BPH Migas No. 32 Tahun 2022 untuk Kepulauan Riau sebesar 126.556 kilo liter. Kuota tersebut mencakup kuota semua sektor yang meliputi rumah tangga, pertanian, sektor perikanan, dan transportasi. </p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Gubernur Ansar menginstruksikan agar kebutuhan kuota JBT dianalisa untuk masing-masing sektor.  Dengan begitu, pembagian distribusi untuk JBT khususnya untuk nelayan bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan. </p>
<p>&#8220;Kita harus cermat untuk mengukur setiap sektor itu berapa yang dibutuhkan, karena kuota dari BPH Migas itu untuk semua sektor, kita harus lakukan dengan teliti pembagiannya,&#8221; kata Gubernur Ansar dalam instruksinya saat Rakor dengan Bupati dan Walikota.</p>
<p>Selain itu, Gubernur Ansar menekankan pentingnya pengawasan dalam alokasi distribusi JBT. Sehingga benar-benar nelayan kecil yang memang berhak mendapatkan JBT yang menggunakan solar subsidi untuk melaut. Untuk itu, Gubernur Ansar akan segera membentuk tim pengawasan penyaluran solar bersubsidi yang menggandeng TNI dan Polri agar solar bersubsidi bisa tepat sasaran. </p>
<p>&#8220;Kalau masalahnya ada dalam pengawasan, kita harus bantu Pertamina, jangan biarkan mereka sendirian, dalam kondisi seperti ini kita memang harus lihat benar sampai ke bawah seperti apa penyalurannya,&#8221; kata Ansar.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-segera-bentuk-tim-pengawasan-penyaluran-solar-subsidi-untuk-nelayan/">Pemprov Kepri Segera Bentuk Tim Pengawasan Penyaluran Solar Subsidi Untuk Nelayan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-segera-bentuk-tim-pengawasan-penyaluran-solar-subsidi-untuk-nelayan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kelangkaan Solar, Polisi Pantau SPBU di Tanjungpinang</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/antisipasi-kelangkaan-solar-polisi-pantau-spbu-di-tanjungpinang/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/antisipasi-kelangkaan-solar-polisi-pantau-spbu-di-tanjungpinang/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 03:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Kelangkaan Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Pantau SPBU di Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[solar subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=50960</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang memantau sejumlah SPBU yang berada di wilayah <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/antisipasi-kelangkaan-solar-polisi-pantau-spbu-di-tanjungpinang/" title="Antisipasi Kelangkaan Solar, Polisi Pantau SPBU di Tanjungpinang" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/antisipasi-kelangkaan-solar-polisi-pantau-spbu-di-tanjungpinang/">Antisipasi Kelangkaan Solar, Polisi Pantau SPBU di Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang memantau sejumlah SPBU yang berada di wilayah setempat untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan dan kelangkaan BBM jenis solar.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya&#8217;ban Harahap menyampaikan, pengawasan tersebut sesuai arahan dan perintah Dirkrimsus Polda Kepri untuk melakukan pengecekan dan pengawasan stok solar.</p>
<p>&#8220;Karena ada indikasi dibeberapa wilayah diluar Kepri, ada kelangkaan atau dugaan penimbunan solar,&#8221; kata Awal didampingi Kanit Tipiter Ipda Risky Yudiyanto usai mengecek beberapa SPBU di Tanjungpinang, Kamis (31/3/2022).</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa pengawasan solar ini telah berjalan beberapa hari lalu, hasilnya bahwa persediaan solar masih aman dan tidak ada kelangkaan atau penimbunan.</p>
<p>&#8220;Untuk persediaan stoknya diperkirakan sampai April nantinya masih terpenuhi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Awal memaparkan untuk stok solar per SPBU yang ada di Tanjungpinang rata-rata 10 ton, sehingga jelang ramadhan masih aman.</p>
<p>Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa bulan April mendatang akan disubsidi oleh pemerintah. Selain itu dini telah mengantisipasi terjadinya kelangkaan.</p>
<p>Ia mengimbau kepada masyarakat jika ada menemukan penimbunan dan pembelian berlebihan, agar dapat lapor ke Satreskrim Polres Tanjungpinang.</p>
<p>&#8220;SPBU di Tanjungpinang, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, jangan menimbun solar. Karena masyarakat sedang dalam pandemi, masyarakat membutuhkan solar untuk transportasi. Jika ditemukan akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,&#8221; pungkasnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/antisipasi-kelangkaan-solar-polisi-pantau-spbu-di-tanjungpinang/">Antisipasi Kelangkaan Solar, Polisi Pantau SPBU di Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/antisipasi-kelangkaan-solar-polisi-pantau-spbu-di-tanjungpinang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Boneka Orang-Orangan Diusung PMII, Tolak Kartu Kendali Solar Subsidi</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/dua-boneka-orang-orangan-diusung-pmii-tolak-kartu-kendali-solar-subsidi/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/dua-boneka-orang-orangan-diusung-pmii-tolak-kartu-kendali-solar-subsidi/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 06:42:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[solar subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[tolak kartu kendali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=30471</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Aksi unjuk rasa memprotes kebijakan Pemko Tanjungpinang memberikan kartu kendali solar subsidi kepada <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/dua-boneka-orang-orangan-diusung-pmii-tolak-kartu-kendali-solar-subsidi/" title="Dua Boneka Orang-Orangan Diusung PMII, Tolak Kartu Kendali Solar Subsidi" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/dua-boneka-orang-orangan-diusung-pmii-tolak-kartu-kendali-solar-subsidi/">Dua Boneka Orang-Orangan Diusung PMII, Tolak Kartu Kendali Solar Subsidi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Aksi unjuk rasa memprotes kebijakan Pemko Tanjungpinang memberikan kartu kendali solar subsidi kepada perusahaan bus pariwsata, PMII mengusung dua boneka orang-orangan ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, Rabu (9/10).</p>
<p>Puluhan aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Tanjungpinang-Bintan tiba di kantor Disperindag pukul 10.15 Wib. </p>
<p>Mereka juga membawa spanduk putih dengan tulisan tinta merah menolak pemberian kartu kendali solar sunsidi kepada perusahaan bus pariwisata.</p>
<p>Patung orang-orangan pria di tulis nama Kadis perindagin dan patung yang menyerupai perempuan ditulis Kabid perdagangan.</p>
<p>Mahasiswa almamater bintang sembilan ini juga menuntut agar kartu kendali solar subsidi itu segera dicabut.</p>
<p>&#8220;Ini ngawur namanya, kebijakan pemerintah ini. Jelas rakyat kecil sangat dirugikan,&#8221; tegas seorang orator.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/dua-boneka-orang-orangan-diusung-pmii-tolak-kartu-kendali-solar-subsidi/">Dua Boneka Orang-Orangan Diusung PMII, Tolak Kartu Kendali Solar Subsidi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/dua-boneka-orang-orangan-diusung-pmii-tolak-kartu-kendali-solar-subsidi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkot Tanjungpinang Akan Koordinasi Dengan Pemkab Bintan, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pemkot-tanjungpinang-akan-koordinasi-dengan-pemkab-bintan-ini-sebabnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pemkot-tanjungpinang-akan-koordinasi-dengan-pemkab-bintan-ini-sebabnya/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2017 07:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[solar subsidi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=11761</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pemkot-tanjungpinang-akan-koordinasi-dengan-pemkab-bintan-ini-sebabnya/" title="Pemkot Tanjungpinang Akan Koordinasi Dengan Pemkab Bintan, Ini Sebabnya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemkot-tanjungpinang-akan-koordinasi-dengan-pemkab-bintan-ini-sebabnya/">Pemkot Tanjungpinang Akan Koordinasi Dengan Pemkab Bintan, Ini Sebabnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan.</p>
<p>Menurut Lis, koordinasi ini untuk mengantisipasi pembelian BBM jenis solar bersubsidi untuk di timbun.</p>
<p>&#8220;Kami segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Bintan agar jangan sampai sudah membeli di Tanjungpinang terus beli lagi di Bintan dengan atas namakan Nelayan,” ucap Lis usai menghadiri Deklarasi Persiapan Keanggotan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Hotel Comfort Tanjungpinang, Sabtu (12/8)</p>
<p>Lis berharap dengan adanya kordinasi dengan pemerintah kabupaten Bintan &nbsp;kejadian penimbunan tidak akan terjadi.&nbsp;<span style="font-size: 16px;">Dengan mengatasnamakan nelayan terutama untuk area kota Tanjungpinang sendiri.</span></p>
<p>&#8220;Saya juga mengharapkan agar tidak lagi penimbunan BBM jenis solar bersubsidi khususnya kota Tanjungpinang,” pungkasnya</p>
<p><b>Muhammad Danu</b></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemkot-tanjungpinang-akan-koordinasi-dengan-pemkab-bintan-ini-sebabnya/">Pemkot Tanjungpinang Akan Koordinasi Dengan Pemkab Bintan, Ini Sebabnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pemkot-tanjungpinang-akan-koordinasi-dengan-pemkab-bintan-ini-sebabnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
