<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Solar langka | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/solar-langka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Solar langka | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jeritan Nelayan Bintan,Solar Langka Jadi PR Buat Bupati Roby</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintansolar-langka-jadi-pr-buat-bupati-roby/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintansolar-langka-jadi-pr-buat-bupati-roby/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2022 11:50:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[jadi PR Bupati roby]]></category>
		<category><![CDATA[jeritan nelayan BIntan]]></category>
		<category><![CDATA[Solar langka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=55046</guid>
		<description><![CDATA[<p>BR.BINTAN- Pemerintah dinilai lamban menangani penyebab terjadinya kelangkaan BBM solar subsidi yang menjadi keluhan nelayan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintansolar-langka-jadi-pr-buat-bupati-roby/" title="Jeritan Nelayan Bintan,Solar Langka Jadi PR Buat Bupati Roby" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintansolar-langka-jadi-pr-buat-bupati-roby/">Jeritan Nelayan Bintan,Solar Langka Jadi PR Buat Bupati Roby</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BR.BINTAN-<br />
Pemerintah dinilai lamban menangani penyebab terjadinya kelangkaan BBM solar subsidi yang menjadi keluhan nelayan Bintan.</p>
<p>&#8221; Kita sudah lama mendengar itu,dan banyak Juga masyarakat Bintan yang menyampaikan keluhan sulitnya memperoleh solar subsidi untuk melaut,&#8221; ujar Ketua Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Umrah Tanjungpinang Mathius Jhontua saat dihubungi,Ahad  (15/10).</p>
<p>Padahal solar subsidi itu,kata Mathius merupakan kebutuhan utama nelayan untuk melaut, menangkap ikan untuk menghidupi keluarganya.</p>
<p>Menurut dia,penyebab kelangkaan solar subsidi untuk nelayan ini dikarenakan lemahnya pengawasan di<br />
lapangan, mulai dari pangkalan hingga sampai kepada nelayan.</p>
<p>&#8221; Jangan dibiarkan masalah  kelangkaan solar subsidi untuk nelayan ini  berlarut.Kasian sekali nelayan kecil.Mereka punya anak sekolah butuh biaya.Belum lagi cicilan kredit yang harus dibayar setiap bulannya,&#8221; paparnya.</p>
<p>Masalah kelangkaan solar subsidi ini,tambah Mathius, mestinya Bupati Bintan Roby Kurniawan segera mengatasinya.<br />
Ini jadi  PR besar buat Bupati dan Gubernur,  mencari jalan keluar mengatasi kelangkaan solar subsidi ini agar tidak terjadi lagi.</p>
<p>&#8221; Heran juga kenapa di Bintan selalu terjadi kelangkaan solar subsidi untuk nelayan.Dimana letak kesalahannya,ada kartu kendali mestinya kuota nya sesuai dengan kartu kendali itu,kenapa selalu timbul kasus kurang dan langka ini solar,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Mathius harap Bupati Roby segera menindaklanjuti langkanya solar subsidi untuk nelayan ini.</p>
<p>&#8221; Jika tidak mau dinilai gagal,apalagi baru dilantik jadi Bupati defenitip. Tidak hanya pembangunan infrastruktur saja yang digesa.Nasib nelayan kecil juga harus jadi perhatian Bupati Roby,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Mathius juga akan melakukan audensi dengan DPRD Bintan dan Dinas terkait, membahas kelangkaan solar subsidi ini.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintansolar-langka-jadi-pr-buat-bupati-roby/">Jeritan Nelayan Bintan,Solar Langka Jadi PR Buat Bupati Roby</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintansolar-langka-jadi-pr-buat-bupati-roby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solar Nelayan Langka,Pemerintah Jangan Saling Lempar Wewenang</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pemeritah-harus-segera-tangani-solar-nelayanjangan-saling-lempar-wewenang/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pemeritah-harus-segera-tangani-solar-nelayanjangan-saling-lempar-wewenang/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 05:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah jangan saling lempar wewenang]]></category>
		<category><![CDATA[Solar langka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=55003</guid>
		<description><![CDATA[<p>Buyung Adli,Ketua KNTI Bintan. (F Istw) BR.BINTAN- Terkait langkanya BBM solar subsidi untuk nelayan di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pemeritah-harus-segera-tangani-solar-nelayanjangan-saling-lempar-wewenang/" title="Solar Nelayan Langka,Pemerintah Jangan Saling Lempar Wewenang" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemeritah-harus-segera-tangani-solar-nelayanjangan-saling-lempar-wewenang/">Solar Nelayan Langka,Pemerintah Jangan Saling Lempar Wewenang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Buyung Adli,Ketua KNTI</strong><br />
<strong>Bintan. (F Istw)</strong></p>
<p><strong>BR.BINTAN-</strong> Terkait langkanya BBM solar subsidi untuk nelayan di Bintan,mestinya Pemerintah Daerah melalui dinas terkait segera turun lapangan guna menyelesaikan masalah yang hampir setiap saat dialami oleh nelayan kecil.</p>
<p>&#8221; Pemerintah harus segera tanggap dengan jeritan nelayan tradisional kita ini. Hidup mereka tergantung dengan laut,solar subsidi jadi kebutuhan mereka untuk menangkap ikan.<br />
Jika tak ada solar, bagaimana mereka mau tersenyum pulang kerumah,&#8221; ujar Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan Buyung Adli saat dihubungi,Jum&#8217;at (14/10).</p>
<p>Buyung menegaskan,jangan sampai lempar batu sembunyi tangan,saling buang badan dan mengatakan wewenang ada pada Pemerintah Pusat,Pemerintah Provinsi dan alasan lain yang dianggap tidak masuk akal,tidak berpihak pada nelayan kecil.</p>
<p>&#8221; Nelayan hanya butuh solar agar bisa melat menghidupi keluarganya.Jado tolong dengar keluhan mereka dan cari jalan keluarnya dengan turun langsung menemui nelayan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut aktifis nelayan ini, masalah kelangkaan BBM solar subsidi nelayan sudah mengakar.Ia mempertanyakan kepada pemerintah dan berani enggak buka- bukaan terkait berapa jumlah nelayan Bintan, jumlah kartu kendali dan kuota BBM solar subsidi yang diperuntukan bagi nelayan dalam sebulan.</p>
<p>&#8221; Kita pernah hering dengan dinas terkait dan dewan komisi II Bintan,untuk menjelaskan itu, namun tak sesuai yang diharapkan,&#8221; tegas Buyung.</p>
<p>Buyung menyarankan fungsi pengawasan yang harus diperketat di tempat- tempat pengisian BBM solar subsidi bagi nelayan. Selama ini ada tidak petugas yang ditempatkan disitu hingga memastikan solar subsidi itu benar- benar sesuai dan sampai pada nelayan. Ini yang belum dilakukan.</p>
<p>Pria berkulit sawo matang ini pun mencontohkan, ada sebuah mobil pickup membeli 10 drum solar subsidi di SPBN, siapa yang dapat menjamin kalau solar subsidi ini benar- benar sampai ke tangan nelayan</p>
<p>&#8221; Kan tidak ada yang mengawasi hingga betul- ,betul sampai ke tangan nelayan.Bisa saja yang lima drum dijual kepihak lain atau ditimbun,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Persoalan kepemilika dan pengurusan kartu kendali yang wajib dimiliki nelayan juga banyak menimbulkan masalah. Persyaratan yang rumit dan tumpang tindihnya pemilik kartu kendali itu.</p>
<p>&#8221; Ada satu bot,tiga nelayan yang punya kartu kendali.Pemilik bot pertama telah menjual kepada pihak kedua.Pihak pertama juga memperpanjang kartu kendalinya,otomatis tumpang tindih.Bahkan bot telah rusak tapi kartu kendali masih bisa digunakan untuk membeli solar subsidi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Makanya,tambaBuyung lagi instansi terkait yang mengeluarkan kartu kendali dan pas kecil turun kelapangan bantu nelayan mengurus dokumen itu.</p>
<p>&#8221; Nyatanya nelayan urus kartu kendali selalu sulit, pake pihak lain baru bisa siap, ini kan juga masalah,&#8221; katanya.</p>
<p>Terakhir Buyung menegaskan,jika tidak ingin lagi langka BBM.solar subsidi,Pemerintah harus bisa membuka diri disesuaikan data nelayan,kartu kendali nelayan dan jumlah kuota BBM yang disalurkan<br />
Selain itu fungsikan pengawasan di setiap SPBN</p>
<p>&#8221; Kami juga mengharapkan anggota dewan melakukan sidak ke setiap SPBN,dan menyerap aspirasi keluhan para nelayan,&#8221; ujar Buyung mengakhiri.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemeritah-harus-segera-tangani-solar-nelayanjangan-saling-lempar-wewenang/">Solar Nelayan Langka,Pemerintah Jangan Saling Lempar Wewenang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pemeritah-harus-segera-tangani-solar-nelayanjangan-saling-lempar-wewenang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jeritan Nelayan Bintan  Solar Langka, &#8221; Tunggu Malaikat Maut Cabut Nyawa&#8221;</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-solar-langka-kalau-begini-terus-tunggu-malaikat-maut-cabut-nyawa-kami/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-solar-langka-kalau-begini-terus-tunggu-malaikat-maut-cabut-nyawa-kami/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2022 12:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[jeritan nelayan BIntan]]></category>
		<category><![CDATA[Solar langka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=54987</guid>
		<description><![CDATA[<p>Perahu nelayan Teluk Bakau Bintan diikat didermaga,tidak bisa melaut akibat solar langka. Persoalan nelayan kecil <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-solar-langka-kalau-begini-terus-tunggu-malaikat-maut-cabut-nyawa-kami/" title="Jeritan Nelayan Bintan  Solar Langka, &#8221; Tunggu Malaikat Maut Cabut Nyawa&#8221;" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-solar-langka-kalau-begini-terus-tunggu-malaikat-maut-cabut-nyawa-kami/">Jeritan Nelayan Bintan  Solar Langka, ” Tunggu Malaikat Maut Cabut Nyawa”</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perahu nelayan Teluk Bakau Bintan</strong><br />
<strong>diikat didermaga,tidak bisa melaut akibat solar langka.</strong></p>
<p>Persoalan nelayan kecil kesulitan untuk memperoleh BBM solar subsidi untuk melaut sepertinya  dari tahun ke tahun tidak ada habisnya.</p>
<p>Langkanya BBM solar subsidi khusus nelayan menjadi masalah besar<br />
buat nelayan,belum lagi harganya yang mahal.<br />
Tampa solar yang cukup dipastikan nelayan tidak bisa optimal melaut.Bisa jadi hasil ikan yang diperoleh tidak maksimal.<br />
Bahkan saat pulang melaut tidak memperoleh ikan sedikitpun.</p>
<p>Ini menjadi dilema, satu-satunya keahlian nelayan hanya bisa mengandalkan sampan,perahu dah alat tangkap guna mendapat tangkapan ikan</p>
<p>&#8220;Kalau ikan dapat sikit,nak beli solar tak balek modal. Nak kerja lain tak ada keahlian ,&#8221; ujar nelayan Bintan yang biasa melaut.<br />
diseputaran Teluk Bakau.</p>
<p>Belum lagi akhir-akhir ini solar subsidi untuk nelayan juga makin langka.Belum lagi sejumlah syarat harus dimiliki nelayan jika nak beli solar subsidi.<br />
Bayangkan saja, dijatah 5 liter untuk seminggu,dipastikan tidak cukup.</p>
<p>Akhirnya,banyak bot dan kapal para nelayan dikat didermaga.Karena percuma kelaut,solar yang dikasi tidak sesuai.</p>
<p>Ada sebagian nelayan banting stir, jadi Kernek bangunan.Atau kerja serabutan,yang penting bisa untuk bertahan hidup.<br />
Bahkan ada yang jadi tukang jahit jaring keramba,yang upahnya juga pas- Pasan,hanya cukup kais pagi abis petang.</p>
<p>&#8220;Kalau begini terus,tinggal menunggu malaikat maut cabut nyawa kami,&#8221; sebut nelayan Bintan lainnya.</p>
<p>Ironis memang,dikala ekonomi sedang terjepit, lapangan kerja juga minim,harga kebutuhan pokok melambung,lengkaplah penderitaan nelayan kecil.</p>
<p>Sepertinya, para nelayan sudah pasrah, tidak tau lagi nak mengadu kepada siapa<br />
Bahkan mereka sudah tidak percaya lagi dengan yang dijanjikan oleh pemerintah.</p>
<p>Langkanya BBM solar subsidi sudah tidak menjadi rasia umum,penyebabnya bisa saja terbatasnya kuota dari Pertamina dan bisa jadi ada juga dimainkan oleh mafia,dioper ke industri.<br />
Kalaulah ini terjadi,berarti pengawasan dari tim tidak berjalan maksimal.</p>
<p>Lantas,akankah permasalahan kelangkaan solar subsidi untuk nelayan ini dibiarkan terus begitu saja.Pemerintah harus ambil langkah kongkrit untuk mengatasinya.<br />
karena jika ini terus terjadi tentu akan menambah persolan sosial baru.</p>
<p>Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bintan Baini terkejut mendapatkan informasi,jika nelayan kesulitan mendapatkan BBM solar subsidi untuk melaut.</p>
<p>Memang , menurut Baini saat ini Kouta BBM solar subsidi untuk nelayan Bintan belum ada penambahan.<br />
Bahkan pengawsan dari tim pemerintah juga diperketat.</p>
<p>&#8221; Kartu kendali lah yang menentukan berapa liter untuk kapal kecil dan besar setiap trip melaut,&#8221; ujar Baini saat dihubungi,Kamis (13/10).</p>
<p>Baini pun menyarankan,agar nelayan yang belum memiliki kartu kendali BBM solar subsidi agar mengurusnya ke UPT atau Dinas Perikanan dan Kelautah setempat.</p>
<p>&#8221; Syaratnya bawa pas kecil dari Syahbandar sebagai bukti kapal yang digunakan kapal 3 hingga 5 GT,&#8221; kata Baini.</p>
<p>Baini menyebut jika nelayan sudah punya kartu kendali,nanti akan disesuaikan koutanya yang bisa diberikan dimasing- masing stasiun pengisian BBM solar subsidi khusus nelayan.</p>
<p>Baini berharap nelayan bersabar,hingga ada penambahan kuota BBM solar subsidi tersebut.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-solar-langka-kalau-begini-terus-tunggu-malaikat-maut-cabut-nyawa-kami/">Jeritan Nelayan Bintan  Solar Langka, ” Tunggu Malaikat Maut Cabut Nyawa”</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/jeritan-nelayan-bintan-solar-langka-kalau-begini-terus-tunggu-malaikat-maut-cabut-nyawa-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
