<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ribuan ha | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/ribuan-ha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>ribuan ha | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ribuan Hektar Lahan BMW Terlantar</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/ribuan-hektar-lahan-bmw-terlantar-2/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/ribuan-hektar-lahan-bmw-terlantar-2/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2018 03:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[lahan pr bmw ditelantarkan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan ha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=23433</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, BINTAN&#8211; Ribuan hektar lahan di desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan terlantar. <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/ribuan-hektar-lahan-bmw-terlantar-2/" title="Ribuan Hektar Lahan BMW Terlantar" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/ribuan-hektar-lahan-bmw-terlantar-2/">Ribuan Hektar Lahan BMW Terlantar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, BINTAN</strong>&#8211; Ribuan hektar lahan di desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan terlantar.</p>
<p style="text-align: justify;">Lahan yang di klaim oleh PT Buana Mega Wisatama itu hanya 5 Ribu Ha saja yang dikelola sesuai peruntukannya sebagai kawasan wisata terpadu di Kabupaten Bintan.</p>
<p style="text-align: justify;">PT BMW sejak tahun 1999 mengaku memiliki izin Hak Guna Bangunan (HGB). Namun sekitar 17.960 Ha lahan tersebut terlantar, tidak jelas peruntukannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Akibatnya, berdampak terhadap pembangunan di desa Malang Rapat. Karena investor yang akan berinvestasi selalu terbentur dengan surat sakti HGB PT BMW.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun demikian , Kepala Desa Malang Rapat S.Boli Al Rahman membenarkan jika dilahan terlantar itu kini digarap oleh masyarakat setempat untuk bercocok tanam sebagai mata pencarian warga.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini disampaikan Boli saat pertemuan dengan perwakilan masyarakat dan tim P2KN, diruang kerjanya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Mereka lakukan sudah cukup lama, bahkan sudah puluhan tahun menggarap lahan itu untuk bercocok tanam,&#8221; ujar Boli.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua P2KN Kennedy Sihombing yang mendampingi warga Malang Rapat mengatakan, reforma agraria, adalah salah satu wujud dari amanah pemenuhan peraturan dasar pokok-pokok agraria nomor 5 Tahun 1960.</p>
<p style="text-align: justify;">Kennedy menjelaskan, PT. BMW yang mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) itu diperuntukkan sebagai pembangunan Kawasan Wisata Terpadu di Kabupaten Bintan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, kata Kennedy, lahan seluas 23 ribu Ha tersebut menurut data yang dihimpun pihaknya, Hanya 5 Ha saja yang dikelola oleh PT. BMW, selebihnya ditelantarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jadi, sudah 25 tahun sejak terbitnya surat HGU tahun 1999 tersebut. Oleh PT. BMW belum dimanfaatkan. Hal ini sesuai dengan peruntukkan yang telah ditetapkan pemerintah.&#8221; papar Kennedy.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menegaskan, menurut Undang-Undang tanah yang ditelantarkan oleh pengelola selana tiga tahun atau lebih, boleh manfaatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini dituangkan pada pasal 27, pasal 34 dan pasal 40 Undang-Undang Agraria, di hapus karena diterlantarkan. Masyarakat berpeluang untuk mengelolanya, demi meningkat tarap hidup mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Pimpinan OT BMW sampai berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi*</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/ribuan-hektar-lahan-bmw-terlantar-2/">Ribuan Hektar Lahan BMW Terlantar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/ribuan-hektar-lahan-bmw-terlantar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
