<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Radio di Malaysia Minta Maaf | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/radio-di-malaysia-minta-maaf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 22:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Radio di Malaysia Minta Maaf | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Putar Azan Magrib Lebih Cepat dari Jadwal, Radio di Malaysia Minta Maaf</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/putar-azan-magrib-lebih-cepat-dari-jadwal-radio-di-malaysia-minta-maaf/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/putar-azan-magrib-lebih-cepat-dari-jadwal-radio-di-malaysia-minta-maaf/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2022 16:12:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Azan Magrib]]></category>
		<category><![CDATA[Putar Azan Magrib]]></category>
		<category><![CDATA[Putar Azan Magrib Lebih Cepat dari Jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[Radio di Malaysia Minta Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Radio di Sabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=51077</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211; Sebuah stasiun radio di Sabah, Malaysia, menyiarkan azan magrib lebih awal dari waktu <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/putar-azan-magrib-lebih-cepat-dari-jadwal-radio-di-malaysia-minta-maaf/" title="Putar Azan Magrib Lebih Cepat dari Jadwal, Radio di Malaysia Minta Maaf" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/putar-azan-magrib-lebih-cepat-dari-jadwal-radio-di-malaysia-minta-maaf/">Putar Azan Magrib Lebih Cepat dari Jadwal, Radio di Malaysia Minta Maaf</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211; Sebuah stasiun radio di Sabah, Malaysia, menyiarkan azan magrib lebih awal dari waktu yang dijadwalkan. Departemen Penyiaran Malaysia Sabah pun meminta maaf kepada publik.</p>
<p>Seperti dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Senin (4/4/2022), Direktur Zulkefli Mohd mengatakan pihaknya sadar akan pentingnya menyiarkan azan, terutama saat Ramadan karena menjadi panduan bagi umat Islam untuk berbuka puasa.</p>
<p>Namun dia mengatakan penyiaran azan empat menit sebelum waktu yang dijadwalkan merupakan kejadian yang tidak disengaja.</p>
<p>&#8220;Departemen Penyiaran Malaysia Sabah menanggapi masalah ini dengan serius dan akan memastikan bahwa azan mendapat perhatian dan prioritas karena menyangkut kepentingan umat Islam pada khususnya,&#8221; kata Zulkefli dalam sebuah pernyataan malam ini.</p>
<p>Pada Minggu (3/4) kemarin, di hari pertama puasa, seorang penyiar radio lokal di Tawau salah menyiarkan azan magrib empat menit lebih awal. Kejadian itu menyebar di media sosial hingga warganet mengklaim beberapa warga telah berbuka puasa.</p>
<p>Pembawa acara, Mohd Safwan Junit, melalui akun Facebook-nya, meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Dia menjelaskan bahwa ada kesalahan teknis penayangan azan magrib sebanyak dua kali pada pukul 18.16 dan pukul 18.20.</p>
<p>Terkait kejadian itu, Mufti Sabah Datuk Bungsu Aziz Jaafar mengatakan bahwa orang yang berbuka karena mengikuti panggilan magrib di siaran radio lebih awal dari waktu, puasanya dianggap batal dan harus diganti setelah bulan puasa berdasarkan hukum Islam.</p>
<p><span style="color: #999999;">Bernama | Detikcom</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/putar-azan-magrib-lebih-cepat-dari-jadwal-radio-di-malaysia-minta-maaf/">Putar Azan Magrib Lebih Cepat dari Jadwal, Radio di Malaysia Minta Maaf</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/putar-azan-magrib-lebih-cepat-dari-jadwal-radio-di-malaysia-minta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
