<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Presiden | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/presiden/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 08:45:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Presiden | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Presiden: Tahun Depan Bandara Teluk Wondama Dibangun</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/presiden-tahun-depan-bandara-teluk-wondama-dibangun/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/presiden-tahun-depan-bandara-teluk-wondama-dibangun/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2016 07:25:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[tahun depan bandara teluk wondama dibangun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=5479</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM,TELUK WONDAMA-Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan rasa senangnya berada di Teluk Wondama. Terlebih lagi ketika <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/presiden-tahun-depan-bandara-teluk-wondama-dibangun/" title="Presiden: Tahun Depan Bandara Teluk Wondama Dibangun" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/presiden-tahun-depan-bandara-teluk-wondama-dibangun/">Presiden: Tahun Depan Bandara Teluk Wondama Dibangun</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM,TELUK WONDAMA-Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan rasa senangnya berada di Teluk Wondama. Terlebih lagi ketika menerima sapaan masyarakat di Pelabuhan Wasior yang ramah sekali. &#8220;Tadi di jalan bersalaman sangat hangat, sampai diguncang-guncang tangan saya,&#8221; kata Presiden yang disambuk tepuk tangan para undangan.</p>
<p>Sebelum Presiden menyampaikan sambutan, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melaporkan bahwa Bandara Margono, Kabupaten Teluk Wondama hanya memiliki runway sepanjang 600 meter dan tidak dapat diperpanjang lagi.</p>
<p>Mendengarkan laporan Menteri Perhubungan, Presiden memutuskan untuk membangun bandara dengan runway yang panjang. &#8220;Tapi tugasnya gubernur dan bupati menyiapkan lahan. Tahun depan airport dibangun,&#8221; ucap Presiden.</p>
<p>Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan bahwa Pelabuhan Wasior semula dibangun untuk menjadi pelabuhan rakyat. Sejak tahun 2010 diperbaiki hingga tahun lalu dan kini telah menjadi pelabuhan yang memiliki fasilitas cukup baik. &#8220;Pelabuhan ini merupakan pelabuhan yang penting untuk melayani wilayah di sekitar Kabupaten Teluk Wondama dan telah menjadi bagian dari kapal tol laut,&#8221; ujar Jonan.</p>
<p>Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Attururi.</p>
<p>Pelabuhan Wasior menempati lahan seluas 55.718 meter persegi dengan status Hak Pakai. Pelabuhan Wasior merupakan pelabuhan pengumpul dalam hierarki pelabuhan laut. Pembangunan fasilitas di pelabuhan Wasior meliputi dermaga seluas 174&#215;10 meter persegi, Trestle I seluas 48&#215;8 meter persegi, Trestle II seluas 47&#215;8  meter persegi, Causeway I seluas 160&#215;6  meter persegi, Causeway II seluas 127&#215;8 meter persegi dan reklamasi 12.500 meter persegi. Pelabuhan Wasior dapat disandari kapal hingga 3.500 DWT dengan faceline dermaga -10 mLWS. Selain itu terdapat pembangunan fasilitas darat seperti kantor, terminal penumpang, pos jaga, rumah pompa, genset, gudang seluas 15&#215;40 meter persegi, dan lapangan penumpukan seluas 10.000 meter persegi.(REDAKSI)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/presiden-tahun-depan-bandara-teluk-wondama-dibangun/">Presiden: Tahun Depan Bandara Teluk Wondama Dibangun</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/presiden-tahun-depan-bandara-teluk-wondama-dibangun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presiden:Pembangunan Harus Mencerminkan Indonesia Sentris</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/presidenpembangunan-harus-mencerminkan-indonesia-sentris/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/presidenpembangunan-harus-mencerminkan-indonesia-sentris/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2016 05:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia sentris]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan harus mengarah]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=5411</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA &#8211; Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Ambon <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/presidenpembangunan-harus-mencerminkan-indonesia-sentris/" title="Presiden:Pembangunan Harus Mencerminkan Indonesia Sentris" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/presidenpembangunan-harus-mencerminkan-indonesia-sentris/">Presiden:Pembangunan Harus Mencerminkan Indonesia Sentris</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA &#8211; Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Ambon dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Senin siang 4 April 2016. Perjalanan ke Ambon ini, mengawali kunjungan Presiden ke Provinsi Maluku, Papua Barat dan Maluku Utara selama tiga hari.</p>
<p>Dalam beberapa kali kesempatan, Presiden mengatakan bahwa pembangunan harus mencerminkan Indonesia sentris bukan Jawa sentris. &#8220;Saya sampaikan kepada seluruh menteri bahwa pembangunan harus dimulai dari pinggir menuju ke tengah‎, bukan Jawa sentris lagi. Harus Indonesia sentris,&#8221; ucap Presiden di Aceh awal Maret lalu.</p>
<p>Kunjungan ke tiga provinsi di wilayah Indonesia bagian timur dilakukan Presiden untuk meresmikan beberapa proyek infrastruktur. Di Maluku, Presiden akan meresmikan Jembatan Merah Putih di Ambon. Di Papua Barat, Presiden akan meresmikan Pelabuhan Laut Wasior. Sedangkan di Maluku Utara, tepatnya di Morotai, Presiden akan meresmikan Energi Baru Terbarukan Maluku dan Maluku Utara serta Papua dan Papua Barat. Presiden juga akan meresmikam Pelabuhan Tobelo, Pelabuhan Galela, Pelabuhan Tutu Kembong, Pelabuhan Wonreli dan Pelabuhan Pulau Teor.</p>
<p>Lima pelabuhan yang diresmikan Presiden, yakni Pelabuhan Tobelo, Pelabuhan Galela, Pelabuhan Tutu Kembong, Pelabuhan Wonreli dan Pelabuhan Pulau Teor dipusatkan di Pelabuhan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Dengan diresmikannya lima pelabuhan di wilayah Maluku dan Maluku Utara serta satu di Papua Barat pada kunjungan Presiden kali ini, menunjukkan keseriusan Presiden dalam mewujudkan program tol laut yang digagasnya sejak masa kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden beberapa waktu lalu.</p>
<p>Tol Laut adalah upaya pemerintah dalam menegaskan kembali Indonesia sebagai bangsa maritim dengan membangun transportasi laut sehingga sistem logistik antar pulau dan di dalam kepulauan tersebut dapat terhubungkan. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara. Dengan adanya koneksi antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka dapat akan mempersatukan Indonesia, menghubungkan Indonesia dari Sabang sampai Merauke, serta terciptanya kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok. </p>
<p>&#8220;Tol laut itu bukan jalan. Artinya, ada deep sea port, ada pelabuhan di Sumatera, di Jawa, di Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Dan ada kapal besar yang setiap hari mondar-mandir, sehingga harga di semua pulau ini sama. Ini kan rasa keadilan,&#8221; kata Jokowi pada tahun 2014.</p>
<p>Presiden bersama Ibu Negara dan rombongan dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada Rabu 6 April 2016. </p>
<p>Hari Pertama, Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih</p>
<p>Sore nanti setibanya di Ambon, Maluku, Presiden akan meresmikan Jembatan Merah Putih. Jembatan ini akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia Timur yang memiliki jarak sepanjang 1.140 meter dan kelak akan mempercepat waktu tempuh dari dan ke Bandara Pattimura dan Kabupaten Maluku Tengah.(REDAKSI)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/presidenpembangunan-harus-mencerminkan-indonesia-sentris/">Presiden:Pembangunan Harus Mencerminkan Indonesia Sentris</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/presidenpembangunan-harus-mencerminkan-indonesia-sentris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
