<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/perkara-oknum-dokter-suntik-bidan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 11:35:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Celana Dalam Jadi BB Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan, Begini Tangapan Pengacara</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/celana-dalam-jadi-bb-perkara-oknum-dokter-suntik-bidan-begini-tangapan-pengacara/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/celana-dalam-jadi-bb-perkara-oknum-dokter-suntik-bidan-begini-tangapan-pengacara/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2019 09:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Begini Tangapan Pengacara]]></category>
		<category><![CDATA[Celana Dalam Jadi BB]]></category>
		<category><![CDATA[Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=26630</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Perkara dugaan penganiayaan terhadap bidan Destriana Dewanti dengan terdakwa dr. Yusrizal mulai disidangkan di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/celana-dalam-jadi-bb-perkara-oknum-dokter-suntik-bidan-begini-tangapan-pengacara/" title="Celana Dalam Jadi BB Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan, Begini Tangapan Pengacara" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/celana-dalam-jadi-bb-perkara-oknum-dokter-suntik-bidan-begini-tangapan-pengacara/">Celana Dalam Jadi BB Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan, Begini Tangapan Pengacara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Perkara dugaan penganiayaan terhadap bidan Destriana Dewanti dengan terdakwa dr. Yusrizal mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (30/4).</p>
<p dir="ltr">Dalam perkara tersebut terdapat sejumlah barang bukti yang dihadirkan Jaksa Penunut Umum (JPU) Mona Amelia, salah satunya celana dalam milik korban.</p>
<p dir="ltr">Menurut pengacara terdakwa Andi M. Asrun barang bukti yang dihadirkan jaksa penuntut umum seperti celana dalam tidak menguatkan dakwaan.</p>
<p dir="ltr">Dia menilai, barang bukti celana dalam tersebut tidak ada hubungan dengan perkara penganiayaan yang melibatkan kliennya itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Apakah saksi korban itu merasa di perkosa, kemudian apakah ada bukti visum yang berkorelsi dengan celana dalam itu, saya menilai dari alat bukti kemudian materi yang diajukan, kurang berkorelasi,&#8221; ujarnya kepada awak media.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Terdakwa dr. Yusrizal didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mona Amelia dengan dakwan alternatif atau pasal berlapis.</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sidang terbuka untuk umum ini dipimpin ketua majlis hakim Admiral didampingi Santonius Tambunan dan Iriaty Khairul Ummah di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (30/4).</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Dalam surat dakwaan, JPU menyebutkan bahwa terdakwa telah melanggar pasal Pasal 351 ayat (1) KUHP dan Pasal 360 ayat (1) KUHP.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Secara singkat, dalam dakwaan penuntut umum peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi di rumah terdakwa yang berada di Perum. Pinang Mas Residen Kilometer 8 Kota Tanjungpinang pada Rabu, 10 Oktober 2018.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Peristiwa itu berawal tersangka meminta korban untuk memasang infus dan singkat cerita korban sepakat memasang infus. Korban dan terdakwa sama berkerja di Klinik bersalin Alrasha.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Namun, sampai dirumah terdakwa infus set dan air infus tidak ada, kemudian terdakwa meminta disuntik vitamin c.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Korban mulai memasangkan venflon (Abocath) ke punggung tangan sebelah kiri terdakwa tetapi tidak masuk karena plastik jarum venflon nya rusak sehingga korban tidak jadi memasangkan alat tersebut ke tubuh terdakwa.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Selanjutnya terdakwa menawarkan kepada korban untuk suntik vitamin C sekaligus pemutih. Awalnya, korban menolak disuntik, namun karena desakan akhirnya korban mau disuntik vitamin.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Kemudian saat cairan tersebut baru masuk sekitar dua CC, korban merasa nyeri dan pedih pada tangannya sehingga korban minta untuk berhenti disuntik dan tiba-tiba korban langsung tidak sadarkan diri.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Singkat cerita, sekira pukul 10.30 Wib terdakwa membangunkan korban dan saat itu korban merasa pusing di kepalanya dan merasa tubuhnya sangat lemas.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Kemudian berdasar hasil visum terdapat 56 bekas luka tusukan pada kedua tangan dan kaki korban.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>
</div>The post <a href="https://barometerrakyat.com/celana-dalam-jadi-bb-perkara-oknum-dokter-suntik-bidan-begini-tangapan-pengacara/">Celana Dalam Jadi BB Perkara Oknum Dokter Suntik Bidan, Begini Tangapan Pengacara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/celana-dalam-jadi-bb-perkara-oknum-dokter-suntik-bidan-begini-tangapan-pengacara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
