<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perayaan Imlek | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/perayaan-imlek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Perayaan Imlek | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wali Kota Bagi-bagi 2 Buah Jeruk ke Warga Tionghoa, Ada Maknanya?</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/wali-kota-bagi-bagi-2-buah-jeruk-ke-warga-tionghoa-ada-maknanya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/wali-kota-bagi-bagi-2-buah-jeruk-ke-warga-tionghoa-ada-maknanya/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2019 05:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi-bagi Jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24782</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang Syahrul membagikan dua buah jeruk dan kartu ucapan Imlek kepada <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/wali-kota-bagi-bagi-2-buah-jeruk-ke-warga-tionghoa-ada-maknanya/" title="Wali Kota Bagi-bagi 2 Buah Jeruk ke Warga Tionghoa, Ada Maknanya?" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/wali-kota-bagi-bagi-2-buah-jeruk-ke-warga-tionghoa-ada-maknanya/">Wali Kota Bagi-bagi 2 Buah Jeruk ke Warga Tionghoa, Ada Maknanya?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Wali Kota Tanjungpinang Syahrul membagikan dua buah jeruk dan kartu ucapan Imlek kepada warga Tionghoa di seputaran kota Lama. Senin (4/2) pagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada awak media Syahrul mengatakan, pembagian jeruk dan kartu ucapan merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemko Tanjungpinang kepada masyarakat yang merayakan Imlek.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, saat masa kampanye Pilkada 2018 dia bersama relawan juga membagikan jeruk dan kartu ucapan kepada warga Tionghoa.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sekarang saya sebagai wali kota mengayomi seluruh masyarakat, sesuai dengan visi dan misi kita. Visi misi kita masyarakat yang madani, yang mengayomi, bhineka tunggal ika. Jadi kita upayakan supaya rasa sosial, rasa kebersamaan dan persaudaraan tercipta, jadi tidak ada beda,&#8221; ujarnya</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengatakan, dibagikan dua buah jeruk ke setiap warga karena tradisi dan memiliki makna. Namun, Syahrul mengatakan tidak mengetahui maknanya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tradisi yang kita tau dari orang tua, kita kasi dua-dua. Kita sudah koordinasi dengan petinggi Tionghoa, itu ada makna sendiri, kita tidak tau (maknya),&#8221; ujarnya.</p>
<p><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/wali-kota-bagi-bagi-2-buah-jeruk-ke-warga-tionghoa-ada-maknanya/">Wali Kota Bagi-bagi 2 Buah Jeruk ke Warga Tionghoa, Ada Maknanya?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/wali-kota-bagi-bagi-2-buah-jeruk-ke-warga-tionghoa-ada-maknanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perayaan Imlek, Masyarakat Disugukan Hiburan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/perayaan-imlekmasyarakat-disugukah-hiburan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/perayaan-imlekmasyarakat-disugukah-hiburan/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2017 14:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat disugukan hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Imlek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8372</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG- Perayaan Imlek hari pertama di Kota Tanjungpinang berlangsung aman. Pantauan dilapangan masyarakat disugukan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/perayaan-imlekmasyarakat-disugukah-hiburan/" title="Perayaan Imlek, Masyarakat Disugukan Hiburan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/perayaan-imlekmasyarakat-disugukah-hiburan/">Perayaan Imlek, Masyarakat Disugukan Hiburan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG- Perayaan Imlek hari pertama di Kota Tanjungpinang berlangsung aman.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantauan dilapangan masyarakat disugukan hiburan terbuka di Jalan Merdeka dengan menyajikan tarian, artis dengan lagu khas Tionghoa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendati hujan gerimis masyarakat non etnis Tionghoa antusias menyaksikan hiburan yang disugukan oleh panitia imlek.</p>
<p style="text-align: justify;">Tampak juga aparat keamanan gabungan dari unsur Polisi dan TNI siap siaga mengamankan acara hiburan perayaan imlek.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya ratusan umat Budha, merayakan tahun baru imlek dengan menggelar sembayang di Vihara Bahtra Sasana, Jalan Merdeka, Tanjungpinang. Sabtu (28/1)</p>
<p style="text-align: justify;">Usai melaksanakan sembahyang, masyarakat Tionghoa membagikan angpao. Pembagian angpao merupakan tradisi bagi masyarakat Tionghoa saat perayaan tahun baru Imlek.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembagian ini, dijadikan ladang bagi sebagian masyarakat Kota Tanjungpinang untuk mendapatkan rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari pantauan media ini, puluhan anak-anak beserta orang tua dengan mengendong bayi tampak menungu pembagian angpao.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, tidak jarang, anak-anak dan ibu-ibu berebutan untuk medapatkan angpao yang dibagikan. Beruntung berebutan ini bisa dileraikan dari pihak Kepolisian yang berjaga di sekitar Vihara.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan, Anak-anak menggunakan topeng, Untuk mendapatkan angpao kedua kalinya. Aksi yang dilakukan anak ini, malah ketahuan oleh penjaga vihara.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu penjaga Vihara Bahtara Sasana Tan Aji (59) mengatakan membagikan angpao kepada masyarakat merupakan tradisi yang biasa dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, angpao yang diberikan sebenarnya diperuntukkan kepada orang tua yang tidak mampu, bukan anak-anak.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Angpao ini dibagi oleh pengunjung yang sembahyang, dibagikan untuk orang tua yang tidak mampu,&#8221; pungkasnya saat ditemui awak media di Vihara Bahtra Sasana.(Ramdan/Sahrul)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/perayaan-imlekmasyarakat-disugukah-hiburan/">Perayaan Imlek, Masyarakat Disugukan Hiburan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/perayaan-imlekmasyarakat-disugukah-hiburan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perayaan Imlek, Keuntungan Buat Pedagang Burung Pipit</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/perayaan-imlek-keuntungan-buat-pedagang-burung-pipit/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/perayaan-imlek-keuntungan-buat-pedagang-burung-pipit/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2017 02:40:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Buat]]></category>
		<category><![CDATA[Burung Pipit]]></category>
		<category><![CDATA[Keuntungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Imlek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8365</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Melepas burung pipit di perayaan Imlek adalah kegiatan yang sering dilakukan oleh masyarakat <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/perayaan-imlek-keuntungan-buat-pedagang-burung-pipit/" title="Perayaan Imlek, Keuntungan Buat Pedagang Burung Pipit" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/perayaan-imlek-keuntungan-buat-pedagang-burung-pipit/">Perayaan Imlek, Keuntungan Buat Pedagang Burung Pipit</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Melepas burung pipit di perayaan Imlek adalah kegiatan yang sering dilakukan oleh masyarakat Thionghoa setelah melakukan sembahyang.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal tersebut, tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi para penjual burung pipit, untuk mencari pundi-pundi rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Burung Pipit yang dipercaya sebagai pembawa hoki, membuat para pedagang ini, yang berasal dari luar Kepulauan Riau berdatangan untuk menjual burung pipit di depan Vihara Bahtra Sasana, Jalan Merdeka, Tanjungpinang.</p>
<figure id="attachment_8367" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/01/IMG_20170128_083155.jpg"><img class="size-medium wp-image-8367" src="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/01/IMG_20170128_083155-300x225.jpg" alt="Adi Pedagang Burung Pipit, di Vihara Bahtra Sasana, Jalan Merdeka, Tanjungpinang. Foto : SAHRUL" width="300" height="225" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Adi Pedagang Burung Pipit, di Vihara Bahtra Sasana, Jalan Merdeka, Tanjungpinang.<br />Foto : SAHRUL</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Adi salah satu pedagang, mengatakan setiap perayaan tahun baru Imlek, dirinya selalu menjual Burung Pipit di Tanjungpinang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Pelembang, menurutnya membawa 5000 Burung Pipit, yang terdapat tiga jenis yakni berjenis Batik, kepala putih, kepala hitam.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ini kali ketujuh saya menjual Burung Pipit di Tanjungpinang, bawa dari Palembang sekitar 5000 Burung Pipit, karena dalam perjalanan banyak yang mati, jadi tinggal 3000 untuk dijual ke masyarakat Tionghoa,&#8221; katanya saat diwawancarai awak media, Sabtu (28/1)</p>
<p style="text-align: justify;">Dikatakan dirinya, setiap tahun menjual mendapat keuntungan sekitar Rp 3 Juta. Menurutnya, kebanyakan membeli burung pipit dari Tionghoa, yang nantinya akan dilepas.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Biasanya sudah membeli, lalu dilepaskan. Katanya sebagai hoki,&#8221; pungkasnya</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, salah satu pembeli, Kristina mengatakan pelepasan ini sebagai simbolis. Tahun Baru Imlek merupakan hari yang baik, jadi kita berbuat baik.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sebagai simbolis saja, hari yang baik kita harus berbuat baik. Kita lepaskan burung agar bebas dialam. Seperti manusia kalau di kurung bagaimana,&#8221; katanya</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan dilepaskan burung, menurutnya, memiliki harapan kedepan lebik bagus lagi, semua diberi kelancaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal senada juga disampaikan Sarman (46), mengatakan Masyarakat Tionghoa memiliki tradisi melepas burung sebagai simbol permohonan ampunan kepada Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Burung pipit dilepas dengan harapan di tahun baru Imlek bisa lebih mudah dan dilancarkan rezeki.&#8221; pungkasnya</p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/perayaan-imlek-keuntungan-buat-pedagang-burung-pipit/">Perayaan Imlek, Keuntungan Buat Pedagang Burung Pipit</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/perayaan-imlek-keuntungan-buat-pedagang-burung-pipit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
