<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penipuan Berkedok Seleksi IPDN | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/penipuan-berkedok-seleksi-ipdn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 22:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Penipuan Berkedok Seleksi IPDN | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kejari Terima SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS Tanjungpinang</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/kejari-terima-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-tanjungpinang/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/kejari-terima-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-tanjungpinang/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2021 07:39:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum PNS Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Berkedok Seleksi IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Vina Saktiani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=43837</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penipuan berkedok penerimaan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/kejari-terima-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-tanjungpinang/" title="Kejari Terima SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS Tanjungpinang" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/kejari-terima-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-tanjungpinang/">Kejari Terima SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penipuan berkedok penerimaan taruna Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan tersangka Vina Saktiani.</p>
<p>&#8220;Untuk kasus penipuan SPDP Sudah kita terima dari penyidik kepolisian atas nama tersangka Vina Saktiani,&#8221; kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Tanjungpinang Sudiharjo saat dihubungi, Rabu (9/6).</p>
<p>Didalam SPDP yang dikirimkan oleh Polisi, lanjut Sudiharjo, tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP.</p>
<p>Ia menambahkan, Kejaksaan juga telah menunjuk Jaksa Peneliti yang akan menerima BAP Perkara Penipuan tersebut.</p>
<p>“Jaksa peneliti dan Penuntut Umumnya juga sudah kami tunjuk, Andriansyah,&#8221; imbuhnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/kejari-terima-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-tanjungpinang/">Kejari Terima SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/kejari-terima-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-tanjungpinang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oknum PNS Tanjungpinang Tersangka Penipuan Resmi Ditahan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-tersangka-penipuan-resmi-ditahan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-tersangka-penipuan-resmi-ditahan/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 03:23:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum PNS Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Berkedok Seleksi IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[PNS Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka Penipuan Resmi Ditahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=43804</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang Vina Saktiani resmi <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-tersangka-penipuan-resmi-ditahan/" title="Oknum PNS Tanjungpinang Tersangka Penipuan Resmi Ditahan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-tersangka-penipuan-resmi-ditahan/">Oknum PNS Tanjungpinang Tersangka Penipuan Resmi Ditahan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang Vina Saktiani resmi ditahan rumah tahanan Polres Tanjungpinang, Senin (31/5).</p>
<p>Vina sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan calo berkedok yang bisa meloloskan korbannya masuk ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).</p>
<p>Mantan Lurah Tanjung Ayun Sakti itu sempat dua kali mangkir dari panggilan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang.</p>
<p>Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang Iptu Suprihadi membenarkan telah melakukan penahanan terhadap tersangka.</p>
<p>&#8220;Tersangka Senin telah pulang dari Pekanbaru langsung menyerahkan diri dan saat sudah ditahan,&#8221; ucapnya saat diwawancarai, Rabu (3/6).</p>
<p><strong>Modus Penipuan Tersangka</strong></p>
<p>Kepala Satreskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra membeberkan modus tersangka melakukan penipuan dengan korbannya anggota DPRD Bintan Tarmizi.</p>
<p>“Dia menjanjikan seseorang untuk masuk IPDN, melalui jalurnya. Dia punya link, punya kenalan di IPDN atau panitia seleksi disana,” kata Rio kepada awak media pada Senin (26/4) lalu.</p>
<p>Menurutnya, tersangka dengan korban baru kenal, mereka dikenal melalui keponakan tersangka. Kemudian korban langsung meminta bantuan agar anaknya bisa terima dalam seleksi taruna IPDN.</p>
<p>“Tersangka kemudian meminta sejumlah uang Rp 300 Juta,” ujarnya.</p>
<p>Ia menyampaikan, dari awal korban sudah tidak lulus seleksi, kemudian tersangka menyarankan korban untuk pergi lagi ke Bandung. Tersangka berjanji bisa memasukkan nama korban supaya lulus seleksi.</p>
<p>“Akhirnya korban berangkat juga ke Bandung, menunggu sampai satu bulan disana tidak ada juga, itu terlihat tipu muslihatnya,” ucapnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-tersangka-penipuan-resmi-ditahan/">Oknum PNS Tanjungpinang Tersangka Penipuan Resmi Ditahan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-tersangka-penipuan-resmi-ditahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oknum PNS Tanjungpinang Dua Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-dua-kali-mangkir-polisi-akan-jemput-paksa/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-dua-kali-mangkir-polisi-akan-jemput-paksa/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2021 04:23:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum PNS Tanjungpinang Dua Kali Mangkir]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Berkedok Seleksi IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Akan Jemput Paksa]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Seleksi IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Vina Saktiani]]></category>
		<category><![CDATA[Vina Tersangka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=43660</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Vina Saktiani, tersangka kasus dugaan penipuan berkedok seleksi <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-dua-kali-mangkir-polisi-akan-jemput-paksa/" title="Oknum PNS Tanjungpinang Dua Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-dua-kali-mangkir-polisi-akan-jemput-paksa/">Oknum PNS Tanjungpinang Dua Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Vina Saktiani, tersangka kasus dugaan penipuan berkedok seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dua kali mangkir dari panggilan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.</p>
<p>Panggilan pertama pada Senin, 26 April 2021, ketika itu tersangka hanya diwakili oleh kuasa hukumnya Agus Riawantoro.</p>
<p>Tersangka melalui kuasa hukumnya mengajukan surat permohonan agar diperiksa setelah lebaran karena sedang berada diluar kota. Sedangkan panggilan kedua pada awal Mei, tersangka tidak ada kabar.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra mengatakan, akan melakukan upaya penjemputan paksa karena tersangka tidak kooperatif.</p>
<p>&#8220;Kita akan lakukan upaya lain, dengan penjemputan secara paksa,&#8221; kata Rio saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (21/5).</p>
<p>Diketahui, Vina Saktiani juga mantan Lurah Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari itu disangkakan dengan pasal 372 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.</p>
<p>Tersangka meminta uang Rp 300 juta kepada korban yang merupakan anggota DPRD Bintan. Tersangka berjanji bisa meloloskan anak korban mengikuti seleksi IPDN.</p>
<p>Hingga saat ini anak korban tidak kunjung diterima sebagai taruna, sehingga korban melaporkan ke aparat berwajib.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-dua-kali-mangkir-polisi-akan-jemput-paksa/">Oknum PNS Tanjungpinang Dua Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/oknum-pns-tanjungpinang-dua-kali-mangkir-polisi-akan-jemput-paksa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Kirim SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS di Tanjungpinang</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/polisi-kirim-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-di-tanjungpinang/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/polisi-kirim-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-di-tanjungpinang/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 10:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Penipuan Oknum PNS di Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum PNS Tanjungpinang Jadi Tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Berkedok Seleksi IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=43474</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dugaan penipuan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/polisi-kirim-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-di-tanjungpinang/" title="Polisi Kirim SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS di Tanjungpinang" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/polisi-kirim-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-di-tanjungpinang/">Polisi Kirim SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS di Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dugaan penipuan berkedok seleksi Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).</p>
<p>Dalam kasus itu, polisi menetapkan Vina Saktiani oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai tersangka.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan SPDP atas nama Vina Saktiani ke pihak Kejaksaan.</p>
<p>&#8220;iya, sudah kami kirim, ke Jaksa,&#8221; ungkap AKP Rio, Kamis (6/5).</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.</p>
<p>&#8220;Iya benar, Kami telah menerima SPDP atas nama Vina Saktiani, kalau gak salah jumat kami telah terima dan Jaksa nya juga udah di tunjuk,&#8221; ujar Sudiharjo.</p>
<p>Sebelumnya, Satreskrim Polres Tanjungpinang sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kedua tehadap tersangka Vina Saktiani.</p>
<p>Surat pemanggilan itu dilayangkan setelah tersangka tidak hadir dalam panggilan pertama pada Senin (26/4/2021) kemarin.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Prindra mengatakan, pemanggilan dilakukan untuk memperkuat penyidikan, dikarenakan saat ini status Vina Saktiani telah menjadi tersangka.</p>
<p>&#8220;Pihak Penyidik melakukan pemanggilan kedua karena, saat pemanggilan pertama Vina tidak hadir karena berada di Pekanbaru,dan pemanggilan terhadap tersangka nanti akan di tentukan oleh penyidik hari nya,&#8221; ujar AKP Rio.</p>
<p>Diketahui, Vina mangkir pada saat panggilan pertama penyidik kepolisian. Penasehat hukumnya menyatakan, Vina sedang berada diluar kota dan meminta pemeriksaan dilakukan setelah lebaran.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/polisi-kirim-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-di-tanjungpinang/">Polisi Kirim SPDP Kasus Penipuan Oknum PNS di Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/polisi-kirim-spdp-kasus-penipuan-oknum-pns-di-tanjungpinang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
