<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 08:46:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2021 05:24:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44181</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merancang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/" title="Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/">Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merancang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk memperketat aktivitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri mengatakan, pengaturan kegiatan masyarakat perlu dilakukan mengingat jumlah pasien COVID-19 terus meningkat.</p>
<p>&#8220;Pembatasan kegiatan masyarakat harus dilakukan segera untuk menekan angka penularan COVID-19. PPKM Darurat harus dilakukan. Kami masih merancang teknis pelaksanaan kebijakan ini,&#8221; ujarnya dilansir barometerrakyat.com dari laman resmi Pemprov Kepri, Selasa (6/7).</p>
<p>Salah satu aktivitas yang dibatasi yakni aktivitas kedai kopi dan warung makan cepat saji. Aktivitas di kedai kopi dan warung makan dibatasi sehingga tidak terjadi kerumunan orang.</p>
<p>Kedai kopi dan rumah makan juga tidak menyediakan meja dan kursi untuk pelanggan.</p>
<p>&#8220;Makan tidak lagi di rumah makan, melainkan dibungkus,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Aktivitas di tempat keramaian lainnya juga dibatasi, seperti pasar dan swalayan. &#8220;Diatur jam aktivitasnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;<em>Positivity Rate</em>&#8221; Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat persentase &#8220;<em>positivity rate</em>&#8221; di wilayah itu mencapai 38,4 persen, jauh lebih tinggi dibanding yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (<em>World Healt Organization</em>) maksimal 5 persen.</p>
<p>Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, &#8220;<em>positivity</em> <em>rate</em>&#8221; atau persentase jumlah kasus positif terinfeksi virus corona dibagi dengan jumlah orang yang menjalani tes atau pemeriksaan di Kepri harus ditekan dengan meningkatkan kapasitas pelacakan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19, tes usap dan pengobatan.</p>
<p>Menurut dia, peningkatan &#8220;<em>positivity rate</em>&#8221; mencerminkan masih rendahnya kapasitas &#8220;testing dan tracing&#8221; di Kepri. Sebagai upaya peningkatan kapasitas &#8220;<em>tracing</em>&#8220;, maka setiap satu kasus konfirmasi yang ditemukan, harus ditindaklanjuti dengan melakukan tracing kepada 15 kontak erat kasus konfirmasi dimaksud dan melakukan pelacakan kasus bergejala disekitarnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/">Pemprov Kepri Rancang Penerapan PPKM Darurat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-rancang-penerapan-ppkm-darurat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
