<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pedagang Mengeluh | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/pedagang-mengeluh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Pedagang Mengeluh | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran, Ini Kata Disperindag</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran-ini-kata-disperindag/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran-ini-kata-disperindag/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2017 11:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Mengeluh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=10500</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran-ini-kata-disperindag/" title="Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran, Ini Kata Disperindag" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran-ini-kata-disperindag/">Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran, Ini Kata Disperindag</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, Desy Afriyanti mengatakan pihaknya akan segera turun ke lapangan atas laporan masyarakat yang mengeluh adanya dugaan pengurangan takaran gas elpiji 3 kilogram.</p>
<p>“Hari Senin akan kami tindak lanjuti dengan turun lagsung ke pangkalan-pangkalan tersebut.” Ungkapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Jum&#8217;at (9/6)</p>
<p>Menurutnya, beberapa bulan yang lalu pihaknya juga telah melakukan pengawasan terhadap pangkalan Lpg yang ada di Tanjungpinang.</p>
<p>Namun, lanjutnya tidak ada ditemukan adanya kecurangan yang dilakukan oleh agen gas elpiji 3 kilogram.</p>
<p>“Beberapa bulan yang lalu kita turun bersama dengan teman-teman metrologi untuk memastikan bahwa isi tabung gas elpiji 3 Kilogram itu dijual masih dalam ambang batas atau standar yang boleh dan tidak boleh diperjual belikan. Kemaren kami belum ada menemukan hal sepert ini,” ujarnya</p>
<p>Sebelumnya, salah satu pedagang mengeluh karena ada permainan oknum yang tidak bertangung jawab untuk mengurangi takaran gas Elpiji 3 Kilogram. Ia menduga gas elpiji dicampur pakai air.</p>
<p>“Biasanya satu tabung gas cukuplah untuk satu hari saya berjualan, tapi sekarang gak bisa lagi satu tabung. Saya curiga ada permainan dibalik ini,” kesalnya saat ditemui awak media ditempat jualannya Jalan Brigjen Katamso, Kilometer 2 Tanjungpinang, Kamis (9/6)</p>
<p>Pedagang pempek ini mengakui, bukan dirinya saja mendapatkan isi tabung gas yang isi berkurang, namun masyarakat juga mengeluh.</p>
<p>“Sebelumnya Gas 3 kilogram cukup untuk satu hari berjualan, tapi belakangan ini satu tabung Gas tidak cukup lagi dan harus dua tabung,” sambung warga Perumahan Bagindo, Kilometer 9 ini.</p>
<p>Ia mengatakan dirinya mengatakan membeli gas elpiji diberbagai tempat. Seperti Kilometer 2 Jalan Pompa Air, Gang Meranti, Kampung Baru, Perumahan Nusa Indah Kilometer 9 dan Jalan Juanda. “Semuanya sama, ada permaian,” pungkasnya</p>
<p><strong><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></strong></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran-ini-kata-disperindag/">Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran, Ini Kata Disperindag</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran-ini-kata-disperindag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pedagang Mengeluh, Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pedagang-mengeluh-gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pedagang-mengeluh-gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2017 09:07:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Elpiji]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Mengeluh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=10488</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Salah satu pedagang mengeluh karena ada permainan oknum yang tidak bertangung jawab untuk <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pedagang-mengeluh-gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran/" title="Pedagang Mengeluh, Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-mengeluh-gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran/">Pedagang Mengeluh, Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang.</strong> Salah satu pedagang mengeluh karena ada permainan oknum yang tidak bertangung jawab untuk mengurangi takaran gas Elpiji 3 Kilogram. Ia menduga gas elpiji dicampur pakai air.</p>
<p>“Biasanya satu tabung gas cukuplah untuk satu hari saya berjualan, tapi sekarang gak bisa lagi satu tabung. Saya curiga ada permainan dibalik ini,” kesal Edy saat ditemui awak media ditempat jualannya Jalan Brigjen Katamso, Kilometer 2 Tanjungpinang, Kamis (9/6)</p>
<p>Pedagang pempek ini mengakui, bukan dirinya saja mendapatkan isi tabung gas yang isi berkurang, namun masyarakat juga mengeluh.</p>
<p>“Sebelumnya Gas 3 kilogram cukup untuk satu hari berjualan, tapi belakangan ini satu tabung Gas tidak cukup lagi dan harus dua tabung,” sambung warga Perumahan Bagindo, Kilometer 9 ini.</p>
<p>Ia mengatakan dirinya mengatakan membeli gas elpiji diberbagai tempat. Seperti Kilometer 2 Jalan Pompa Air, Gang Meranti, Kampung Baru, Perumahan Nusa Indah Kilometer 9 dan Jalan Juanda. “Semuanya sama, ada permaian,” pungkasnya</p>
<p>Hal senada juga disampaikan salah seorang Ibu Rumah Tangga yang beralamat di Jalan Pompa Air mengaku isi tabung gas Elpiji 3 kilogram tidak full, ini bisa dilihat dari regulator selang gasnya</p>
<p>&#8220;Sudah sebulan belakangan inilah saya perhatikan isi tabung gas Elpiji 3 kg tidak pernah full,&#8221; ucapnya</p>
<p><strong><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></strong></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pedagang-mengeluh-gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran/">Pedagang Mengeluh, Gas Elpiji Diduga Tidak Sesuai Takaran</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pedagang-mengeluh-gas-elpiji-diduga-tidak-sesuai-takaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
