<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasangan Suami Istri | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/pasangan-suami-istri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 10:37:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.30</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Pasangan Suami Istri | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pasangan Suami Istri Beli Handphone dengan Uang Palsu</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pasangan-suami-istri-beli-handphone-dengan-uang-palsu/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pasangan-suami-istri-beli-handphone-dengan-uang-palsu/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 08:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Beli Handphone dengan Uang Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan Suami Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Suami Istri di Tanjungpinang Edarkan Uang Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Suami Istri Edar Uang Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[tanjugpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=41252</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Polsek Bukit Bestari berhasil meringkus pasangan suami istri inisial YA (23) dan C <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pasangan-suami-istri-beli-handphone-dengan-uang-palsu/" title="Pasangan Suami Istri Beli Handphone dengan Uang Palsu" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pasangan-suami-istri-beli-handphone-dengan-uang-palsu/">Pasangan Suami Istri Beli Handphone dengan Uang Palsu</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Polsek Bukit Bestari berhasil meringkus pasangan suami istri inisial YA (23) dan C (23) yang terlibat kasus peredaran uang palsu. Keduanya ditangkap di Tanjunguban, Bintan, Sabtu (16/1) kemarin.</p>
<p>Kapolres Tanjugpinang AKBP Fernando menjelaskan, awalnya pasutri tersebut menggunakan uang palsu untuk membeli handphone Oppo A33 kepada korban.</p>
<p>Setelah bertransaksi, korban merasa curiga dengan uang yang diterimanya palsu. Selanjutnya, korban membuat laporan ke Polsek Bukit Bestari.</p>
<p>&#8220;Modusnya pelaku menselipkan uang palsu dengan uang asli, sehingga aksinya berjalan mulus,&#8221; ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (19/1).</p>
<p>Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, selanjutnya mengetahui keberadaan kedua pelaku di Tanjunguban dan langsung melakukan penangkapan.</p>
<p>Selain kedua pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti mesin printer yang digunakan untuk mencetak uang, tinta printer dan 50 lembar uang palsu dalam pecahan Rp 100 ribu.</p>
<p>Hasil interogasi, dua pelaku mengakui telah tiga kali mengedarkan uang palsu. Dua kali diedarkan di Batam dan satu kali di Tanjungpinang.</p>
<p>&#8220;Pasangan suami istri ini mencetak uang palsu di rumahnya di Bintan. Dua pelaku belajar nyetak uang palsu dari internet,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, keduanya dijerat pasal 26 ayat 2 dan 3 jo pasal 36 ayat 2 dan 3 Undang undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan pidana 10 hingga 15 tahun penjara.</p>
<p>Ahmad Jailani</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pasangan-suami-istri-beli-handphone-dengan-uang-palsu/">Pasangan Suami Istri Beli Handphone dengan Uang Palsu</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pasangan-suami-istri-beli-handphone-dengan-uang-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
