<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Narkotika | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/narkotika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Narkotika | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Duh, Oknum PNS Diduga Suplai Barang Terlarang ke Napi</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/duh-oknum-pns-diduga-suplai-barang-terlarang-ke-napi/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/duh-oknum-pns-diduga-suplai-barang-terlarang-ke-napi/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2019 06:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum PNS]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuplai Barang Terlarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24459</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Sukabumi. Oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B, Kota Sukabumi, Jawa Barat inisal UJ <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/duh-oknum-pns-diduga-suplai-barang-terlarang-ke-napi/" title="Duh, Oknum PNS Diduga Suplai Barang Terlarang ke Napi" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/duh-oknum-pns-diduga-suplai-barang-terlarang-ke-napi/">Duh, Oknum PNS Diduga Suplai Barang Terlarang ke Napi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Sukabumi</strong>. Oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B, Kota Sukabumi, Jawa Barat inisal UJ ditangkap polisi lantaran terlibat peredaran narkotik.</p>
<p style="text-align: justify;">Pria berstatus pegawai negeri sipil (PNS) itu diduga terlibat menyuplai sabu di area penjara. Dia ditangkap bersama dua pelaku lain yang berstatus sebagai napi.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan keterangan polisi, UJ berperan sebagai kurir atas pesanan dua napi penghuni Lapas Nyomplong.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pelaku UJ berstatus sebagai pegawai Lapas. Kami tangkap beserta dua pelaku lainnya yang berstatus sebagai napi. Peran tersangka UJ sebagai kurir, yang memesan adalah napi. Sabu dikirim oleh UJ ini dalam kotak <em>powerbank</em>,&#8221; kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo dilansir Detik, Kamis (17/1/2019).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Susatyo, UJ diamankan berkat kerja sama dengan pihak Lapas yang konsisten memberantas segala bentuk pelanggaran.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pihak Lapas juga secara proaktif berkoordinasi dengan kami untuk membersihkan oknum, termasuk juga peredaran narkoba di dalam Lapas,&#8221; tutur Susatyo.</p>
<p>Polisi menyita barang bukti sabu seberat 3,3 gram dari tangan UJ. Dia mengaku memperoleh sabu dari seseorang di luar Lapas yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pemesanan dilakukan menggunakan telepon seluler, diberikan oleh orang yang di luar (Lapas) diserahkan melalui kurir,&#8221; kata Susatyo.</p>
<p>Kalapas Nyomplong Sukabumi Yunianto mengaku terkejut ada PNS di tempatnya bertugas terlibat peredaran narkotik.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita juga tidak menyangka. Kita sering melakukan pemeriksaan urine ke pegawai dan hasilnya positif. Dalam setiap rapat atau pertemuan juga kita sudah sering mengingatkan, semoga ini menjadi pelajaran ke depannya untuk lebih memperketat hal ini,&#8221; ujar Yunianto singkat. <span style="color: #999999;">(Detik)</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/duh-oknum-pns-diduga-suplai-barang-terlarang-ke-napi/">Duh, Oknum PNS Diduga Suplai Barang Terlarang ke Napi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/duh-oknum-pns-diduga-suplai-barang-terlarang-ke-napi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 09:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Haram]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=23191</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM. Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat. Dalam <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/" title="Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/">Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM</strong>. Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan satu pelaku inisal ZL pada Jumat, 16 November 2108 sekira pukul 20.45 Wib.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku diamankan di Jalan Batu Kucing, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari perbuatannya, pelaku harus mendekam dibalik jeruji besi.</p>
<p style="text-align: justify;">Wakapolres Tanjungpinang Kompol Sujoko dalam konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (21/11) menerangkan diamankan pelaku berawal dari informasi masyarakat ada seorang wanita yang diduga memiliki narkoba jenis sabu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sat Res Narkoba langsung melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut dan melihat seorang wanita yang sesuai dengan informasi mengendari sepeda motor Yamaha Mio.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ditemukan barang haram tersebut. &#8220;Ditemukan dua paket narkotika diduga jenis sabu dalam bra yang digunakan pelaku,&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengatakan, setelah diintrogasi pelaku yang berkerja sebagai pedagang mengaku barang haram tersebut miliknya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain satu unit handpone nokia, sepeda motor Yamaha Mio.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dari mana barang haram tersebut didapatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku diancam dengan pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar. (sah)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/">Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejari Tanjungpinang Musnahkan BB Narkotika</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/kejari-tanjungpinang-musnahkan-bb-narkotika/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/kejari-tanjungpinang-musnahkan-bb-narkotika/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2016 06:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Musnahkan BB]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=7778</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (21/12) memusnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis yang <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/kejari-tanjungpinang-musnahkan-bb-narkotika/" title="Kejari Tanjungpinang Musnahkan BB Narkotika" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/kejari-tanjungpinang-musnahkan-bb-narkotika/">Kejari Tanjungpinang Musnahkan BB Narkotika</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (21/12) memusnahkan barang bukti narkotika berbagai jenis yang sudah punya kekuatan hukum tetap atau terdakwanya sudah divonis oleh majelis hakim. </p>
<p>Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dilarutkan dalam air, langsung dilakukan okeh Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul dan Kepala Kejari Tanjungpinang.</p>
<p>&#8220;Kita musnahkan narkotika jenis ganja di bakar, kemudian sabu-sabu kita larutkan didalam air,&#8221; kata Ricky Setiawan, SH saat pembukaan pemusnahan barang bukti di Kantor Kejari Tanjungpinang.</p>
<p>Menurutnya, barang bukti yang dimusnahkan sabu-sabu 1288,89 gram, Ganja 45,197 gram, pil ekstasi 105 butir. Lebih lanjut Riky mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan dari perkara tahun 2015 dengan perkara tahun 2016.</p>
<p>Selain itu, dimusnahkannya barang bukti tersebut, setelah tidak terkait dengan kasus lainnya, dan barang bukti tersebut juga berbahaya sehingga harus segera dimusnahkan.</p>
<p>&#8220;Barang bukti yang dimusnakan tersebut berasal dari 30 tindak pidana narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap,&#8221; pungkas Riky.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kejari Tanjungpinang , Harry Ahmad Pribadi mengatakan pemusnahan ini merupakan refleksi dari kegiatan Kejari Tanjungpinang dan untuk menujukan kepada masyarakat bahwa pihaknya telah bekerja sesuai dengan  Standart Operating Prosedure (SOP) yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Kita melakukan pemusnahan dua titik, pertama di kantor Kejari dan kedua di Dompak. Pemusnahan narkotika di Kejari, merupakan  30 perkara yang sudah memiliki kekuatan tetap.&#8221; pungkas Harry</p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/kejari-tanjungpinang-musnahkan-bb-narkotika/">Kejari Tanjungpinang Musnahkan BB Narkotika</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/kejari-tanjungpinang-musnahkan-bb-narkotika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
