<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muatan lokal Bintan | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/muatan-lokal-bintan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Muatan lokal Bintan | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bimtek Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Disdik Bintan,Budaya Melayu Jadi Pembahasan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bimtek-penyusunan-kurikulum-muatan-lokal-disdik-bintanbudaya-melayu-jadi-pembahasan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bimtek-penyusunan-kurikulum-muatan-lokal-disdik-bintanbudaya-melayu-jadi-pembahasan/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2022 05:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Melayu]]></category>
		<category><![CDATA[Muatan lokal Bintan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=54526</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir S.Si. M.Si saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Muatan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bimtek-penyusunan-kurikulum-muatan-lokal-disdik-bintanbudaya-melayu-jadi-pembahasan/" title="Bimtek Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Disdik Bintan,Budaya Melayu Jadi Pembahasan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bimtek-penyusunan-kurikulum-muatan-lokal-disdik-bintanbudaya-melayu-jadi-pembahasan/">Bimtek Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Disdik Bintan,Budaya Melayu Jadi Pembahasan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir S.Si. M.Si saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Kabupaten Bintan Tahun 2022.<br />
(F.FIRDAUS)</p>
<p>BR.TANJUNGPINANG-<br />
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014<br />
tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan<br />
(Permendikbud) Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013. Muatan lokal menjadi kewenangan pemerintah daerah<br />
untuk menetapkannya.<br />
&#8220;Kearifan lokal dan keunikan budaya yang dimiliki setiap daerah memungkinkan<br />
daerah mengembangkan kurikulum muatan lokal  bagi sekolah-sekolah di daerahnya,&#8221; ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir S Si.M.Si saat membuka bimbingan teknis penyusunan kurikulum muatan lokal tahun 2022,Senin (19/9) di<br />
Aston Hotel and Conference Center<br />
Tanjungpinang</p>
<p>Kadisdik Tamsir menjelaskan hal ini dituangkan dalam lampiran Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah<br />
Daerah disebutkan bahwa penetapan kurikulum muatan lokal (mulok) pendidikan menengah dan<br />
mulok pendidikan khusus menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Sementara<br />
pemerintah kabupaten/kota diberikan kewenangan menetapkan kurikulum mulok<br />
pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, dan pendidikan nonformal.</p>
<p>Ia menambahkan Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014, mulok adalah bahan<br />
kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses<br />
pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal. Hal ini dimaksudkan agar peserta<br />
didik terbentuk pemahamannya terhadap keunggulan dan kearifan di daerah<br />
tempatnya tinggal. </p>
<p>&#8220;Mulok diajarkan dengan tujuan membekali peserta didik dengan<br />
sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan untuk mengenal dan mencintai<br />
lingkungan alam, sosial, budaya, dan spriritual di daerahnya, serta melestarikan dan<br />
mengembangkan keunggulan dan kearifan daerah yang berguna bagi diri dan<br />
lingkungannya, dalam rangka menunjang pembangunan nasional,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tamsir menyebut Kemendikbudristek mendorong pemerintah daerah untuk mendesain<br />
kurikulum mulok yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerahnya masing￾masing. Karena kondisi di tiap wilayah pada suatu daerah tertentu bisa berbeda-beda,<br />
maka sekolah dapat mengajukan usulan mulok kepada pemerintah kabupaten/kota.<br />
Dari usulan tersebut, pemerintah kabupaten/kota selanjutnya melakukan analisis dan<br />
identifikasi terhadap usulan sekolah, melakukan perumusan kompetensi dasar, dan<br />
menentukan tingkat satuan pendidikan yang sesuai untuk setiap kompetensi dasar. </p>
<p>&#8220;Pemerintah kabupaten/kota kemudian menetapkan apakah mulok itu<br />
menjadi bagian dari muatan pembelajaran atau menjadi mata pelajaran yang berdiri<br />
sendiri. Jika telah ditetapkan, mulok tersebut selanjutnya diusulkan kepada<br />
pemerintah provinsi untuk kemudian ditetapkan sebagai mulok yang diberlakukan di<br />
wilayahnya.<br />
Pemerintah daerah juga perlu menetapkan kurikulum mulok yang inovatif.<br />
Itu karena siswa yang menempuh pendidikan saat ini adalah mereka yang akan<br />
memimpin Indonesia di masa depan,&#8221; papar Tamsir.</p>
<p>Selain itu,kata Tamsir,  materi-materi mulok harus berdasarkan potensi di daerahnya yang<br />
dapat menjadi modal pembentukan keahlian dan keterampilan siswa di masa yang<br />
akan datang.<br />
 Kemendikbudristek terus mendorong penerapan<br />
mulok pada satuan pendidikan yang dapat berupa seni budaya, prakarya, pendidikan<br />
jasmani, olahraga, dan kesehatan, bahasa, dan/atau teknologi. </p>
<p>&#8220;Yang perlu dipahami,<br />
muatan pembelajaran dalam mulok merupakan kajian terhadap keunggulan dan<br />
kearifan daerah tempat tinggal,&#8221; ujarnya .</p>
<p>Terakhir Tamsir menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bintan, mulai mempersiapkan mata pelajaran muatan<br />
lokal berbasis Budaya Melayu yang terintegrasi dengan mata pelajaran khusus yang<br />
mulai diberlakukan setelah ditetapkan dalam peraturan daerah. Demi terlaksananya<br />
Kurikulum Muatan Lokal di Kabupaten Bintan, perlu diadakan Bimbingan Teknis<br />
Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal di Kabupaten Bintan Tahun 2022.Dengan<br />
dibentuk Tim Penyusun Kurikulum Muatan Lokal yang terdiri dari budayawan,<br />
akademisi dan tokoh melayu di Kabupaten Bintan. Sehingga budaya melayu dapat<br />
dilestarikan kepada generasi yang akan datang.</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan<br />
dukungan dan kontribusi dalam Kegiatan ini. Kami menyadari bahwa Kegiatan ini<br />
masih jauh dari kata sempurna, karenanya saran dan kritik membangun sangat<br />
diharapkan guna perbaikan di masa yang akan datang,&#8221; tutup Kadisdik Tamsir.</p>
<p>Pembina tim penyusunan kurikulum muatan lokal Disdik Bintan Hosni S.Ag mengatakan tujuan<br />
 diadakannya Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Muatan<br />
Lokal di Kabupaten Bintan Tahun 2022 ini untuk membentuk Tim Penyusun<br />
Kurikulum Muatan Lokal di Kabupaten Bintan yang terdiri dari budayawan,<br />
akademisi dan tokoh melayu di Kabupaten Bintan.</p>
<p>&#8221;<br />
Melalui kegiatan Bimbingan Teknis ini  diharapkan Tim Penyusun Kurikulum Muatan<br />
Lokal di Kabupaten Bintan dapat merumuskan dan menyusun Kurikulum Muatan<br />
Lokal di Kabupaten Bintan,&#8221; ujar Hosni.</p>
<p>Hosni menambahkan, bimtek ini dilaksanakan mulai 19 hingga 21 September 2022 dengan pelaksana<br />
 Kegiatan   oleh Pengembang Kurikulum Muda Dinas<br />
Pendidikan Kabupaten Bintan, dengan pemateri<br />
Sapto Aji Wirantho, S.Sos., M.Pd dari<br />
Pusat Kurikulum<br />
dan<br />
Pembelajaran<br />
Kemdikbudritek,<br />
Jakarta<br />
Pengembang<br />
Kurikulum Ahli<br />
Madya. Diikuti peserta Kepala Sekolah SD dan SMP se Kabupaten Bintan.</p>
<p>Penulis : FIRDAUS</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bimtek-penyusunan-kurikulum-muatan-lokal-disdik-bintanbudaya-melayu-jadi-pembahasan/">Bimtek Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Disdik Bintan,Budaya Melayu Jadi Pembahasan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bimtek-penyusunan-kurikulum-muatan-lokal-disdik-bintanbudaya-melayu-jadi-pembahasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
