<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menag Fachrul Razi | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/menag-fachrul-razi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 22:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Menag Fachrul Razi | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menag Ingin Lulusan Madrasah Aliyah Bisa Berbahasa Mandarin, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/menag-ingin-lulusan-madrasah-aliyah-bisa-berbahasa-mandarin-ini-sebabnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/menag-ingin-lulusan-madrasah-aliyah-bisa-berbahasa-mandarin-ini-sebabnya/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2020 11:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Mandarin]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Mandarin Jadi Syarat Lulus Madrasah Aliyah]]></category>
		<category><![CDATA[Ini Sebabnya]]></category>
		<category><![CDATA[Menag Fachrul Razi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=31999</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meminta kemampuan berbahasa Mandarin yang digunakan bangsa China dapat dikuasai siswa madrasah aliyah, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/menag-ingin-lulusan-madrasah-aliyah-bisa-berbahasa-mandarin-ini-sebabnya/" title="Menag Ingin Lulusan Madrasah Aliyah Bisa Berbahasa Mandarin, Ini Sebabnya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/menag-ingin-lulusan-madrasah-aliyah-bisa-berbahasa-mandarin-ini-sebabnya/">Menag Ingin Lulusan Madrasah Aliyah Bisa Berbahasa Mandarin, Ini Sebabnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meminta kemampuan berbahasa Mandarin yang digunakan bangsa China dapat dikuasai siswa madrasah aliyah, selain bahasa Inggris dan Arab. Hal itu untuk meningkatkan daya saing lulusan sekolah tersebut.</p>
<p>Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan Madrasah Kemenag, Ahmad Umar mengatakan bahwa Fachrul menginginkan itu karena menganggap penguasaan bahasa asing penting di masa kini.</p>
<p>&#8220;Perintah Pak Menteri ada tiga untuk meningkatkan daya saing. Satu, anak madrasah harus menguasai satu di antara tiga bahasa asing, yaitu bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Mandarin. Lalu menguasai IT dan vokasi,&#8221; kata Umar dilansir CNN Indonesia, Selasa (7/1).</p>
<p>Umar menjelaskan Fachrul ingin lulusan madrasah memiliki nilai plus di dunia kerja. Orang yang punya kemampuan berbahasa asing dinilai lebih mudah diserap dunia kerja.</p>
<p>Khusus untuk bahasa Mandarin, Umar bilang bisa saja madrasah mengganti bahasa Mandarin dengan bahasa lainnya, seperti bahasa Jerman, bahasa Italia, atau bahasa Jepang.</p>
<p>Namun, Fachrul secara khusus mengusulkan bahasa Mandarin karena banyak dibutuhkan perusahaan saat ini.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/menag-ingin-lulusan-madrasah-aliyah-bisa-berbahasa-mandarin-ini-sebabnya/">Menag Ingin Lulusan Madrasah Aliyah Bisa Berbahasa Mandarin, Ini Sebabnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/menag-ingin-lulusan-madrasah-aliyah-bisa-berbahasa-mandarin-ini-sebabnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ustaz Abdul Somad Sepakat Catur Haram, Menag: Malu Kita Diketawain Orang Banyak</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/ustaz-abdul-somad-sepakat-catur-haram-menag-malu-kita-diketawain-orang-banyak/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/ustaz-abdul-somad-sepakat-catur-haram-menag-malu-kita-diketawain-orang-banyak/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2019 08:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Malu Diketawain Orang Banyak]]></category>
		<category><![CDATA[Menag Fachrul Razi]]></category>
		<category><![CDATA[Ustaz Abdul Somad Sepakat Catur Haram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=31454</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Ustaz Abdul Somad menyepakati bahwa permainan catur dan domino adalah haram. Dalam ceramahnya, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/ustaz-abdul-somad-sepakat-catur-haram-menag-malu-kita-diketawain-orang-banyak/" title="Ustaz Abdul Somad Sepakat Catur Haram, Menag: Malu Kita Diketawain Orang Banyak" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/ustaz-abdul-somad-sepakat-catur-haram-menag-malu-kita-diketawain-orang-banyak/">Ustaz Abdul Somad Sepakat Catur Haram, Menag: Malu Kita Diketawain Orang Banyak</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Ustaz Abdul Somad menyepakati bahwa permainan catur dan domino adalah haram.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam ceramahnya, UAS menyetujui bahwa catur adalah permainan yang mubazir waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Taz, boleh nggak mau main domino? Nah dalam mazhab Hanafi mengharamkan dadu dan catur, itu menghabiskan waktu,&#8221; ungkap UAS dalam channel YouTube teman ngaji dilansir Detikcom.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Masa olahraga tapi bengong sampai tiga jam, aduh, mau persatuan catur nanti marah sama saya terserahlah,&#8221; sambung Ustaz Somad.</p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi merespons hal ini. &#8220;Itu nggak usah ditanggapilah yang gitu-gitu ya. Malu nanti kita, malu diketawain orang banyak,&#8221; kata Fachrul di Kantor Kemenag dikutip Barometerrakyat dari Detikcom, Jumat (22/11).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Orang semua bisa lihat referensi dari mana pun. Saya selalu bilang ya, sekarang nggak ada orang bisa mengklaim paling tahu, paling hebat,&#8221; imbuh dia.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/ustaz-abdul-somad-sepakat-catur-haram-menag-malu-kita-diketawain-orang-banyak/">Ustaz Abdul Somad Sepakat Catur Haram, Menag: Malu Kita Diketawain Orang Banyak</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/ustaz-abdul-somad-sepakat-catur-haram-menag-malu-kita-diketawain-orang-banyak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengkafirkan Agama Lain Disebut Radikal, Menag: Kalau Takwanya Tinggi Tidak Begitu</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/mengkafirkan-agama-lain-disebut-radikal-menag-kalau-takwanya-tinggi-tidak-begitu/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/mengkafirkan-agama-lain-disebut-radikal-menag-kalau-takwanya-tinggi-tidak-begitu/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 03:04:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Menag Fachrul Razi]]></category>
		<category><![CDATA[Mengkafirkan Agama Lain Radikal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=31209</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Menteri Agama Fachrul Razi mengajak setiap lapisan masyarakat untuk mengokohkan moderasi beragama tanpa <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/mengkafirkan-agama-lain-disebut-radikal-menag-kalau-takwanya-tinggi-tidak-begitu/" title="Mengkafirkan Agama Lain Disebut Radikal, Menag: Kalau Takwanya Tinggi Tidak Begitu" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/mengkafirkan-agama-lain-disebut-radikal-menag-kalau-takwanya-tinggi-tidak-begitu/">Mengkafirkan Agama Lain Disebut Radikal, Menag: Kalau Takwanya Tinggi Tidak Begitu</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Menteri Agama Fachrul Razi mengajak setiap lapisan masyarakat untuk mengokohkan moderasi beragama tanpa mengkafir-kafirkan agama lain. Hal itu dinilai sebagai paham radikal.</p>
<div style="text-align: justify;" align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Kalau dia menjelek-jelekan agama lain, mengkafir-kafirkan, nah baru itu disebut radikal. Kalau orang takwanya tinggi, tentu tidak akan begitu,&#8221; ujarnya dilansir inilah.com, Kamis (7/11)</p>
</div>
<div style="text-align: justify;" align="left">
<p dir="ltr">Menurut dia, fenomena radikalisme berbasis agama akan berdampak langsung ke masyarakat khususnya antarumat beragama.</p>
<p dir="ltr">Karena itu dirinya menilai radikalisme harus didefinisikan secara tegas dan harus segera ditangani.</p>
</div>
<div style="text-align: justify;" align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Jangan sampai terjadi penanganan yang keliru terhadap radikalisme, karena kekeliruan dalam mendefinisikan radikalisme itu sendiri,&#8221; katanya.</p>
</div>
<div style="text-align: justify;" align="left">
<p dir="ltr">Ia berharap ormas Islam beserta tokoh agama dan lembaga keagamaan bersinergi menanggulangi paham keagamaan yang bertentangan dengan prinsip moderasi.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/mengkafirkan-agama-lain-disebut-radikal-menag-kalau-takwanya-tinggi-tidak-begitu/">Mengkafirkan Agama Lain Disebut Radikal, Menag: Kalau Takwanya Tinggi Tidak Begitu</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/mengkafirkan-agama-lain-disebut-radikal-menag-kalau-takwanya-tinggi-tidak-begitu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wacana Larang Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintahan, Menag: Cadar Budaya Arab</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/wacana-larang-penggunaan-cadar-di-instansi-pemerintahan-menag-cadar-budaya-arab/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/wacana-larang-penggunaan-cadar-di-instansi-pemerintahan-menag-cadar-budaya-arab/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2019 00:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cadar Budaya Arab]]></category>
		<category><![CDATA[Instansi Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Menag Fachrul Razi]]></category>
		<category><![CDATA[Wacanakan Larangan Pengunaan Cadar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=31000</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mewacanakan akan melarang penggunaan cadar di instansi pemerintah. <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/wacana-larang-penggunaan-cadar-di-instansi-pemerintahan-menag-cadar-budaya-arab/" title="Wacana Larang Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintahan, Menag: Cadar Budaya Arab" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/wacana-larang-penggunaan-cadar-di-instansi-pemerintahan-menag-cadar-budaya-arab/">Wacana Larang Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintahan, Menag: Cadar Budaya Arab</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mewacanakan akan melarang penggunaan cadar di instansi pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan dalam Lokakarya Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid di Hotel Best Western, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum membahas cadar, Fachrul awalnya mengulas soal khilafah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya sudah mulai lakukan secara tegas kita katakan khilafah tidak boleh ada di Indonesia. Memang kalau <em>ngomong</em> khilafah ini kan kalau dilihat dari aspek-aspek Alquran atau hadis-hadis dan lain sebagainya memang kontroversial. Kalau kita berdebat nggak akan selesai-selesai,&#8221; kata Fachrul dalam sambutannya</p>
<p style="text-align: justify;">Namun Fachrul menegaskan khilafah lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua negara berdaulat, tidak ada yang menerima khilafah dan dianggap sebagai musuh semua negara.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/wacana-larang-penggunaan-cadar-di-instansi-pemerintahan-menag-cadar-budaya-arab/">Wacana Larang Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintahan, Menag: Cadar Budaya Arab</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/wacana-larang-penggunaan-cadar-di-instansi-pemerintahan-menag-cadar-budaya-arab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
