<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Manusia | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Manusia | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polusi Udara Mengancam Keberlangsungan Manusia</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/polusi-udara-mengancam-keberlangsungan-manusia/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/polusi-udara-mengancam-keberlangsungan-manusia/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2017 09:13:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Keberlangsungan]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mengancam]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8945</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM. Semakin pesat pertumbuhan kendaraan bermotor di dunia, semakin memperparah polusi udara saat ini. Ditambah <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/polusi-udara-mengancam-keberlangsungan-manusia/" title="Polusi Udara Mengancam Keberlangsungan Manusia" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/polusi-udara-mengancam-keberlangsungan-manusia/">Polusi Udara Mengancam Keberlangsungan Manusia</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto" style="text-align: justify;"><a href="http://barometerrakyat.com/" target="_blank" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?hl=id&amp;q=http://BAROMETERRAKYAT.COM&amp;source=gmail&amp;ust=1488868171805000&amp;usg=AFQjCNHajqIlsYmrbrxsK3Y5W5rAiYWCug">BAROMETERRAKYAT.COM</a>. Semakin pesat pertumbuhan kendaraan bermotor di dunia, semakin memperparah polusi udara saat ini.</div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">Ditambah lagi dengan asap industri, pertanian, bahkan dari rumah ketika memasak semakin memperburuk udara.</div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">Dari tercemarnya udara memiliki dampak dan mengancam keberlangsungan kehidupan manusia.</div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">Seperti Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan lebih dari tiga juta orang per tahun meninggal karena pengaruh paparan polusi udara.</div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">Dari jumlah tersebut 600 ribu di antaranya adalah anak-anak.</div>
<p style="text-align: justify;">Editor sains untuk <em>BBC</em> David Shukman menjelaskan pada dasarnya yang membuat polusi udara berbahaya ada dua hal yaitu gas yang terkandung di dalamnya dan partikel halus. Gas sebagai contoh ada karbon monoksida, karbon dioksida, atau nitrogen dioksida.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketika gas-gas tersebut dihirup maka seseorang akan kesulitan bernapas karena tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup.</p>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">Selain itu selaput sensitif di mata, hidung, dan tenggorokkan juga bisa teriritasi.</p>
<p>&#8220;Tapi Anda tak bisa melihat yang paling berbahaya dari polusi, yaitu PM 2,5. Itu adalah partikel-partikel halus dengan ukuran mikroskopik,&#8221; kata David seperti dikutip dari BBC, yang dilansir Detik.com Senin (6/2/2017).</p>
<p>PM 2,5 karena saking kecilnya ketika dihirup oleh tubuh dapat masuk menembus paru bahkan langsung ke aliran darah.</p></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">Ketika sudah di darah partikel dapat menjalar ke seluruh tubuh menyebabkan berbagai kerusakan.</p>
<p>&#8220;Ada kemungkinan meski belum dikonfirmasi bahwa PM 2,5 di otak dapat memutuskan koneksi yang ada antara sel sehingga bisa berujung pada demensia (pikun). Selain itu ia juga dapat menyebabkan serangan jantung, penyakit paru, dan asma,&#8221; ungkap David.</p></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;"></div>
<div dir="auto" style="text-align: justify;">(Red/Detik)</div>The post <a href="https://barometerrakyat.com/polusi-udara-mengancam-keberlangsungan-manusia/">Polusi Udara Mengancam Keberlangsungan Manusia</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/polusi-udara-mengancam-keberlangsungan-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
