<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lewat FB | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/lewat-fb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 18:02:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Lewat FB | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenal Lewat FB, Berujung di Meja Hijau</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/kenal-lewat-fb-berujung-di-meja-hijau/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/kenal-lewat-fb-berujung-di-meja-hijau/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2017 15:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Berujung]]></category>
		<category><![CDATA[Kenal]]></category>
		<category><![CDATA[Lewat FB]]></category>
		<category><![CDATA[Meja Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8976</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Penggunaan Media Sosial (Medsos) facebook bagi anak-anak harus mendapat pengawasan yang ketat dari <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/kenal-lewat-fb-berujung-di-meja-hijau/" title="Kenal Lewat FB, Berujung di Meja Hijau" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/kenal-lewat-fb-berujung-di-meja-hijau/">Kenal Lewat FB, Berujung di Meja Hijau</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG.</strong> Penggunaan Media Sosial (Medsos) facebook bagi anak-anak harus mendapat pengawasan yang ketat dari orang tua. Perkenalan lewat dunia maya, bisa jadi berujung ke meja hijau (Pengadilan, Red).</p>
<p>Seperti yang dialami terdakwa Andri Irawan Bin Alizar (20) mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang ini, harus merasa hangatnya meja persakitan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.</p>
<p>Terdakwa terjerat kasus dugaan pencabulan terhadap anak bawah umur inisial EI (14).</p>
<p>Dalam uraian dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dani Daulay menyebutkan perbuatan terdakwa Andri Irawan kepada korban EI berawal dari kenal lewat sosial media facebook.</p>
<p>Awal perkenalan terdakwa sering bertanya kabar dan bercerita tentang masalah pribadi.</p>
<p>Lalu, pada bulan November 2015 terdakwa chat melalui Facebook dan ingin berjumpa dengan korban. Terdakwa membuat janji untuk bertemu di samping Swalayan Pinang Kencana.</p>
<p>&#8220;Setelah bertemu dengan korban, terdakwa membawa saksi korban jalan-jalan, dan kembali kerumah terdakwa di Jalan Sultan Machmud Gang Beluntas 2 Kelurahan Tanjungpinang Unggat Kecamatan Bukit Bestari,&#8221; kata JPU di persidangan dengan agenda dakwaan, Rabu (8/3)</p>
<p>Menurutnya, setelah sampai dirumah terdakwa, lalu terdakwa melakulan pencabulan terhadap korban EI. Namun sebelum melakukan pencabulan, terdakwa memfoto dan merekam korban dalam kondisi tampa busana.</p>
<p>Terakhir kali, bulan Januari 2017 terdakwa juga melakukan pencabulan terhadap korban EI.</p>
<p>Terdakwa juga membuat janji ingin bertemu dengan korban di Jalan Bandara sekitar pukul 13.00 wib. Setelah bertemu dengan korban, lalu membawa korban kerumah terdakwa.</p>
<p>Dalam mejalankan aksinya, terdakwa juga sempat mengancam menyebarkan foto atau vidio koban tampa busana yang telah direkam saat pertama kali melakukan pencabulan.</p>
<p>Terdakwa didakwa secara berulang ulang dan berturut-turut yang dapat dipandang sebagai perbuatan berlanjut dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul,</p>
<p>Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p>(<strong>SAHRUL</strong>)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/kenal-lewat-fb-berujung-di-meja-hijau/">Kenal Lewat FB, Berujung di Meja Hijau</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/kenal-lewat-fb-berujung-di-meja-hijau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkenalan Lewat FB, Berujung Petaka Bagi Bunga</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/berkenalan-lewat-fb-berujung-petaka-bagi-bunga/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/berkenalan-lewat-fb-berujung-petaka-bagi-bunga/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2017 08:58:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi Bunga]]></category>
		<category><![CDATA[Berkenalan]]></category>
		<category><![CDATA[Berujung]]></category>
		<category><![CDATA[Lewat FB]]></category>
		<category><![CDATA[Petaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8079</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Orang tua harus mengawasi anak-anak ketika bermain handpone, jangan sampai anak menjadi korban <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/berkenalan-lewat-fb-berujung-petaka-bagi-bunga/" title="Berkenalan Lewat FB, Berujung Petaka Bagi Bunga" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/berkenalan-lewat-fb-berujung-petaka-bagi-bunga/">Berkenalan Lewat FB, Berujung Petaka Bagi Bunga</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Orang tua harus mengawasi anak-anak ketika bermain handpone, jangan sampai anak menjadi korban pencabulan seperti yang dialami salah satu siswi Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Tanjungpinang ini, sebut saja Bunga bukan nama sebenarnya (14).</p>
<p>Untuk mempertanggung jawab perbuatannya, pelaku MS (21) harus merasa hangatnya pagar jeruji besi Polisi Sektor (Polsek) Tanjungpinang Barat. </p>
<figure id="attachment_8080" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/01/IMG_20170113_144104.jpg"><img src="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/01/IMG_20170113_144104-300x225.jpg" alt="Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar Foto : SAHRUL" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-8080" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar<br />Foto : SAHRUL</figcaption></figure>
<p>Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar mengatakan pelaku sudah kenal korban  hampir tiga bulan yang lalu. Menurutnya, perkenalan antara korban dan pelaku melalui media sosial Facekbook. Dengan pertemuan ini, munculah benih cinta diantara keduanya.</p>
<p>&#8220;Awalnya pelaku mengajak korban ke Kosannya, pada hari Jum&#8217;at, 6 januari 2017. Sekitar pukul 8 pagi, di Jalan Bayangkara Gang Kerapu. Pelaku merayu korban untuk berhubungan layaknya suami istri, korban menolak ajakan dari pelaku. Namun pelaku tetap melampiaskan nafsunya kepada korban sebanyak dua kali,&#8221; katanya saat ditemui awak di Mapolsek Tanjungpinang Barat, Jum&#8217;at (13/1)</p>
<p>Menurutnya, penagkapan terhadap pelaku berawal dari aduan nenek korban ke Polsek Bukit Bestari karena korban sudah dua hari tidak pulang kerumah. </p>
<p>Saat dilakukan pencarian oleh Kepolisian, korban ditemukan dikosan pelaku Jalan Bayangkara Gang Kerapu.</p>
<p>&#8220;Pada hari Senin, 9 Januari 2017 sekitar pukul 21.00 langsung dilakukan penagkapan terhadap pelaku. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Tanjungpinang Barat,&#8221; sambung Yuhendri.</p>
<p>Atas kejadian ini, Ia menghimbau kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak ketiga bermain handpone terutama saat bermain media sosial. Dengan cara ini, menurutnya, dapat meminimalisir bertambahnya korban pencabulan.</p>
<p>Sementara itu, atas perbuatannya Pelaku diancam melangar Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. </p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/berkenalan-lewat-fb-berujung-petaka-bagi-bunga/">Berkenalan Lewat FB, Berujung Petaka Bagi Bunga</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/berkenalan-lewat-fb-berujung-petaka-bagi-bunga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
