<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komentar 'Berbau' Pilkada | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/komentar-berbau-pilkada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Komentar 'Berbau' Pilkada | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PNS Dilarang Like, Komentar Postingan &#8216;Berbau&#8217; Pilkada</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pns-dilarang-like-komentar-postingan-berbau-pilkada/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pns-dilarang-like-komentar-postingan-berbau-pilkada/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2018 11:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Komentar 'Berbau' Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Pilwako Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[PNS Dilarang Like]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=14966</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Menteri Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengeluarkan surat edaran agar <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pns-dilarang-like-komentar-postingan-berbau-pilkada/" title="PNS Dilarang Like, Komentar Postingan &#8216;Berbau&#8217; Pilkada" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pns-dilarang-like-komentar-postingan-berbau-pilkada/">PNS Dilarang Like, Komentar Postingan ‘Berbau’ Pilkada</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG</strong>. Menteri Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengeluarkan surat edaran agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk netral pada tahun politik, Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019.</p>
<p>Surat edaran dengan Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tersebut mengatur dan membatasi PNS dalam kegiatan Pilkada didaerah masing-masing.</p>
<p>Namun, dalam edaran tersebut ada yang menarik, yaitu PNS dilarang menggungah, menanggapi (seperti like, komentar dan sejenisnya) atau menyebarluaskan gambar/foto bakal calon kepada daerah, visi dan misi kepala daerah, maupun keterkaitan lain dengan bakal calon kepala daerah melalui media online maupun media sosial.</p>
<p>Dari edaran tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdko) Tanjungpinang Riono, mengingatkan PNS di lingkungan pemerintah kota Tanjungpinang ‎untuk netral pada Pilkada.</p>
<p>&#8220;Saya fikir begini saja, edaran sudah dibuat, ya kita ikuti saja, kalau ada yang tidak mengikut, itu resiko masing-masing lah,&#8221; Ungkap Riono saat ditemui di Kantor Kelurahan Tanjungpinang Barat, Selasa (9/1).</p>
<p>Riono mengatakan, bagi PNS yang melanggar maka akan diberikan sanksi. Saksi tersebut, lanjut Riono sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.</p>
<p>&#8220;Dalam PP tersebut diatur mulai dari sanksi sedang hingga sanksi berat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, terkait edaran melarang PNS untuk like ataupun komentar postingan menyangkut pilkada, Riono mengaku bingung.</p>
<p>Ia mengatakan, berdasar peraturan lama, pengertian netral adalah netral dalam pemberian pelayanan untuk bakal calon dan netral dalam arti PNS dilarang  mendukung salah satu pasangan calon.</p>
<p>&#8220;Sekarang gini, kalau mereka tidak boleh Like ataupun komentar, itukan hak individu dia (PNS), dia hanya menyukai,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, Riono kembali mengingatkan PNS untuk netral dan tidak melanggar surat edaran yang sudah dikeluarkan Menpan RB.</p>
<p>&#8220;Kami sebagai atasan sudah mengingatkan, agar PNS tidak melanggar,&#8221; tukasnya</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pns-dilarang-like-komentar-postingan-berbau-pilkada/">PNS Dilarang Like, Komentar Postingan ‘Berbau’ Pilkada</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pns-dilarang-like-komentar-postingan-berbau-pilkada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
