<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesal Telepon Tidak Diangkat | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/kesal-telepon-tidak-diangkat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2026 11:01:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.29</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Kesal Telepon Tidak Diangkat | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kesal Telepon Tidak Diangkat, Nyawa Janda Dua Anak Melayang</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/kesal-telepon-tidak-diangkat-nyawa-janda-dua-anak-melayang/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/kesal-telepon-tidak-diangkat-nyawa-janda-dua-anak-melayang/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 12:29:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[desa malang rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Kijang]]></category>
		<category><![CDATA[Janda Dibacok Dengan Parang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesal Telepon Tidak Diangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Kosan Malang Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Nyawa Janda Dua Anak Melayang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan di Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Gunung Kijang]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka Pembunuhan Janda Ditangkap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44720</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, BINTAN. Seorang pria bernama Bernard Nabu (40 tahun) berhasil diringkus polisi setelah menghabisi nyawa <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/kesal-telepon-tidak-diangkat-nyawa-janda-dua-anak-melayang/" title="Kesal Telepon Tidak Diangkat, Nyawa Janda Dua Anak Melayang" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/kesal-telepon-tidak-diangkat-nyawa-janda-dua-anak-melayang/">Kesal Telepon Tidak Diangkat, Nyawa Janda Dua Anak Melayang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, BINTAN. Seorang pria bernama Bernard Nabu (40 tahun) berhasil diringkus polisi setelah menghabisi nyawa pacarnya Siti Solihah (28) dengan cara dibacok dengan parang panjang.</p>
<p>Peristiwa naas tersebut terjadi di kosan Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Rabu (4/8) malam.</p>
<p>Janda dua anak itu dibacok bagian leher hingga kepala, hingga telinga korban sebelah kiri putus. Polres Bintan telah menetapkan pelaku sebagai tersangka.</p>
<p>Kepala Polres Bintan AKP Bambang Sugihartono mengungkap motif tersangka melakukan penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia karena sakit hati.</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td><strong>BACA: </strong></p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/sadis-janda-dua-anak-di-bintan-tewas-dibacok-dengan-parang/"><strong>Sadis! Janda Dua Anak di Bintan Tewas Dibacok dengan Parang</strong></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sebelum peristiwa berdarah itu, pelaku telepon korban beberapa kali, namun korban saat itu tidak mengangkatnya.</p>
<p>&#8220;Tersangka pulang ke kos, dengan rasa kesal dan emosi. Sehingga spontan melakukan perbuatan itu ke korban,&#8221; ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Bintan, Kamis (5/8).</p>
<p>Menurutnya, pelaku dan korban kenalan baru sebulan lebih melalui media sosial (Medsos). Saat itu, korban tinggal di Kota Batam.</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td><strong>BACA JUGA: </strong></p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/lima-kali-cabuli-anak-kandung-pria-di-bintan-dihukum-15-tahun-penjara/"><strong>Lima Kali Cabuli Anak Kandung, Pria di Bintan Dihukum 15 Tahun Penjara</strong></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sehingga pelaku mengajaknya ke Kabupaten Bintan. Lalu, menyewa kos tersebut untuk tinggal bersama.</p>
<p>&#8220;Hubungan tersangka dengan korban berstatus pacaran dan rencana menikah pada Januari 2022 nanti,&#8221; ungkap Bambang.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/kesal-telepon-tidak-diangkat-nyawa-janda-dua-anak-melayang/">Kesal Telepon Tidak Diangkat, Nyawa Janda Dua Anak Melayang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/kesal-telepon-tidak-diangkat-nyawa-janda-dua-anak-melayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
