<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Janda Cantik | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/janda-cantik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Janda Cantik | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Habisi Nyawa Janda, Keluarga Minta Nasrun Dihukum Berat</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/habisi-nyawa-janda-keluarga-minta-nasrun-dihukum-berat/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/habisi-nyawa-janda-keluarga-minta-nasrun-dihukum-berat/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 12:32:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Janda Cantik]]></category>
		<category><![CDATA[Nasrun DJ]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=23230</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211;  Keluarga korban meminta terdakwa Nasrun DJ dihukum seberat-beratnya. Nasrun merupakan terdakwa kasus pembunuhan janda <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/habisi-nyawa-janda-keluarga-minta-nasrun-dihukum-berat/" title="Habisi Nyawa Janda, Keluarga Minta Nasrun Dihukum Berat" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/habisi-nyawa-janda-keluarga-minta-nasrun-dihukum-berat/">Habisi Nyawa Janda, Keluarga Minta Nasrun Dihukum Berat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211;  </strong>Keluarga korban meminta terdakwa Nasrun DJ dihukum seberat-beratnya. Nasrun merupakan terdakwa kasus pembunuhan janda cantik Supartini alias Tini (32 tahun).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita minta dihukum mati atau hukuman penjara seumur hidup,” ucap salah abang korban Cipto kepada awak media  di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (21/11).</p>
<p style="text-align: justify;">Sidang lanjutan Nasrun masih mendengarkan keterangan saksi. Dalam sidang teresebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nolly Wijaya menghadirkan enam orang saksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Enam saksi tersebut yakni Muhammad Ali Harahap (37 tahun) dari Polsek Bukit Bestari, Fitri Riany (41 tahun), Selamet (44 tahun), Suyoto (42 tahun) dari keluarga korban dan Ronald (38 tahun),  Arianto (27 tahun) dari Basarnas Tanjungpinang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam persidangan Harahap memaparkan, dia mendapat informasi melalui radio ada penemuan mayat di Jembatan 3 Wacopek.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Di TKP kami melihat ada mayat di bibir sungai bawah jembatan, yang terbungkus dalam karung,&#8221; ujarnya dalam persidangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian, lanjut dia, pihaknya menelpon Basarnas untuk proses evakuasi. &#8220;Ada dua orang dari Basarnas yang datang, mayat baru kita geser kepingir sungai,&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menjelaskan, setelah dibuka karung, tangan korban terlihat terikat dengan tali. Selain itu dalam karung tersebut juga ditemukan tiga buah batu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ada tanda-tanda kekerasan dibagian wajah korban,&#8221; tambah dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamet, abang korban dipersidangan menuturkan, dia mendapat informasi adiknya ditemukan tewas dibawah jembatan dari temannya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Teman mengabari melalui handpone, ada penemuan mayat di jembatan tiga Wacopek. Saya tanya lagi kedia &#8220;cewek atau cowok?&#8221;, dia menjawab cewek,&#8221; ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara kakak korban Fitri menjelaskan, korban keluar rumah pada hari Jumat, 13 Juli 2018 lalu sekira pukul 20.00 Wib.</p>
<p style="text-align: justify;">Korban meminta izin keluar untuk memesan kue di Jalan Patimura. &#8220;Dia pergi sendiri dengan sepeda motor,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mendapat kabar korban ditemukan meninggal dunia dari abangnya dan langsung menuju ke RSUP.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya tidak melihat wajahnya, saya tidak kuat,&#8221; ucapnya sembari menitikan air mata.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengetahui itu adiknya, karen polisi menunjukan barang bukti baju dan celana yang digunakan korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditanya apakah terdakwa pernah datang saat kerumah untuk melayat, Fitri mengatakan, terdakwa Nasrun sempat melayat kerumah duka mengucapkan bela sungkawa.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">“Ada datang (terdakwa Nasrun), kakak saya sebut Nasrun ada datang, kakak saya yang sambut. Kami hanya tahu hanya hubungan antara atasan dan bawahan,” ucap Fitri saat menjawab pertanyan majlis hakim.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Korban dan terdakwa, pernah bekerja satu tempat yakni di PT Sinar Bodi. Namun, korban sudah dua tahun berhenti bekerja di PT yang bergerak bidang properti itu. “2015 lalu sudah berhenti,” sambung abang korban Selamet.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Terkait hubungan asmara antara korban dan terdakwa, Fitri mengatakan tidak mengetahui. Karena lanjut dia, korban tidak pernah menceritakan atau curhat terkait hubungan asmaranya. “Saya tidak tahu,” ucapnya.*</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/habisi-nyawa-janda-keluarga-minta-nasrun-dihukum-berat/">Habisi Nyawa Janda, Keluarga Minta Nasrun Dihukum Berat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/habisi-nyawa-janda-keluarga-minta-nasrun-dihukum-berat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasrun Ucap Bela Sungkawa Usai Menghabisi Nyawa Janda</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/nasrun-ucap-bela-sungkawa-usai-menghabisi-nyawa-janda/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/nasrun-ucap-bela-sungkawa-usai-menghabisi-nyawa-janda/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 10:34:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Janda Cantik]]></category>
		<category><![CDATA[Nasrun DJ]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=23212</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211;  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungpinang Nolly Wijaya menghadirkan enam saksi dalam sidang <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/nasrun-ucap-bela-sungkawa-usai-menghabisi-nyawa-janda/" title="Nasrun Ucap Bela Sungkawa Usai Menghabisi Nyawa Janda" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/nasrun-ucap-bela-sungkawa-usai-menghabisi-nyawa-janda/">Nasrun Ucap Bela Sungkawa Usai Menghabisi Nyawa Janda</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM &#8211; </strong> Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungpinang Nolly <u>Wijaya</u> menghadirkan enam saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan janda cantik Supartini alias Tini (32 tahun).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sidang dipimpin hakim ketua Eduart P Marudut Sihaloho dengan terdakwa Nasrun DJ, Rabu (21/11)</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Saksi yang dihadirkan JPU yakni Muhammad Ali Harahap (37 tahun) dari Polsek Bukit Bestari, Fitri Riany (41 tahun), Selamet (44 tahun), Suyoto (42 tahun) dari keluarga korban dan Ronald (38 tahun),  Arianto (27 tahun) dari Basarnas Tanjungpinang.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam perisdangan tersebut terungkap setelah menghabisi nyawa korban, terdakwa Nasrun sempat melayat kerumah duka mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&#8220;Ada datang (terdakwa Nasrun), kakak saya sebut Nasrun ada datang, kakak saya yang sambut. Kami hanya tahu hanya hubungan antara atasan dan bawahan,&#8221; ucap Fitri saat menjawab pertanyan majlis hakim.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Korban dan terdakwa, pernah bekerja satu tempat yakni di PT Sinar Bodi. Namun, korban sudah dua tahun berhenti bekerja di PT yang bergerak bidang properti itu. &#8220;2015 lalu sudah berhenti,&#8221; sambung abang korban Selamet.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Terkait hubungan asmara antara korban dan terdakwa, Fitri mengatakan tidak mengetahui. Karena lanjut dia, korban tidak pernah menceritakan atau curhat terkait hubungan asmaranya. &#8220;Saya tidak tahu,&#8221; ucapnya.*</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/nasrun-ucap-bela-sungkawa-usai-menghabisi-nyawa-janda/">Nasrun Ucap Bela Sungkawa Usai Menghabisi Nyawa Janda</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/nasrun-ucap-bela-sungkawa-usai-menghabisi-nyawa-janda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sidang Pembunuhan Janda Ricuh, Keluarga Korban Mengamuk</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/sidang-pembunuhan-janda-ricuh-keluarga-korban-mengamuk/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/sidang-pembunuhan-janda-ricuh-keluarga-korban-mengamuk/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 09:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Janda Cantik]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=23200</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETEREAKYAT.COM &#8211; Suasana Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/11) siang mendadak riuh dan ricuh. Pasalnya, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/sidang-pembunuhan-janda-ricuh-keluarga-korban-mengamuk/" title="Sidang Pembunuhan Janda Ricuh, Keluarga Korban Mengamuk" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/sidang-pembunuhan-janda-ricuh-keluarga-korban-mengamuk/">Sidang Pembunuhan Janda Ricuh, Keluarga Korban Mengamuk</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETEREAKYAT.COM &#8211;</strong> Suasana Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/11) siang mendadak riuh dan ricuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Pasalnya, sejumlah keluarga korban pembunuhan janda cantik Supartini alias Tini (32 tahun) mengamuk kepada terdakwa Nasrun DJ.</p>
<p style="text-align: justify;">Teriakan dan cacian dilontarkan para keluarga korban kepada terdakwa usai sidang mendengarkan keterangan saksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kericuan terjadi karena keluarga tidak terima atas perbuatan terdakwa Nasrun yang telah menghabisi nyawa korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihak keluarga meminta terdakwa dihukum seberat-beratnya. &#8220;Kita minta dihukum mati atau hukuman penjara seumur hidup,&#8221; ucap salah abang korban Cipto kepada awak media.</p>
<p style="text-align: justify;">Beruntung, terdakwa dapat pengawalan ketat dari aparat Polres Tanjungpinang.</p>
<p style="text-align: justify;">Terdakwa langsung dimasukan dalam mobil tahanan dan langsung dibawa ke Rutan Tanjungpinang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kasat Sabhara Polres Tanjungpinang AKP Darmin mengatakan, pihaknya akan mengaman ketat selama sidang kasus pembunuhan Supartini berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengawalan tersebut merupakan perintah langsung dari Kapolres Tanjungpinang agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. &#8220;Ini yang dikususkan, potensinya lebih rawan (kericuhan,red),&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menambahkan dalam pengawalan tersebut pihaknya menurunkan 15 orang personil. (sah)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/sidang-pembunuhan-janda-ricuh-keluarga-korban-mengamuk/">Sidang Pembunuhan Janda Ricuh, Keluarga Korban Mengamuk</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/sidang-pembunuhan-janda-ricuh-keluarga-korban-mengamuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
