<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gubernur baru bisa keluarkan kebijakan | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/gubernur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 00:49:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>gubernur baru bisa keluarkan kebijakan | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tunggu Keputusan Dewan,Gubenur Baru Bisa Keluarkan Kebijakan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/tunggu-keptusan-dewangubenur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/tunggu-keptusan-dewangubenur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2015 13:46:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur baru bisa keluarkan kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Tunggu keputusan dewan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=2659</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tanjungpinang,(BR)-Pejabat Gubernur Kepri Agung Mulyana menegaskan tidak bisa membuat kebijakan terkait tuntutan para buruh dalam <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/tunggu-keptusan-dewangubenur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/" title="Tunggu Keputusan Dewan,Gubenur Baru Bisa Keluarkan Kebijakan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/tunggu-keptusan-dewangubenur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/">Tunggu Keputusan Dewan,Gubenur Baru Bisa Keluarkan Kebijakan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tanjungpinang,(BR)-Pejabat Gubernur Kepri Agung Mulyana menegaskan tidak bisa membuat kebijakan terkait tuntutan para buruh dalam penetapan Upah Minimum Kota ( UMK) Batam yang diusulkan oleh para buruh.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Agung usai menggelar rapat tertutup  dengan perwakilan buruh  Kota Batam di gedung DPRD Kepri,Senin (30/11).</p>
<p>&#8220;Saya tidak bisa mengeluarkan kebijakan itu, dan menunggu surat  keputusan dari lintas komisi atas usulan para buruh tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Keputusan dari dewan seperti apa,kata Agung,akan dijadikan landasan  Gubernur membuat kebijakan.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi saya tidak bisa mengeluarkan kebijakan selain pada PP  78,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sejauh ini,tambah Agung,pihaknya masih menunggu hasil keputusan tim kerja lintas komisi satu,dua dan empat dalam membahas usulan buruh.</p>
<p>&#8220;Kita lihat juga apa keputusan dewan,seminggu buruh beri waktu untuk memperoleh jawaban,nanti baru bisa dibuat surat keputusan (SK) atau surat edaran (SE) ,&#8221; ungkapnya. (RAMDAN)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/tunggu-keptusan-dewangubenur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/">Tunggu Keputusan Dewan,Gubenur Baru Bisa Keluarkan Kebijakan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/tunggu-keptusan-dewangubenur-baru-bisa-keluarkan-kebijakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
