<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekspor Benih Lobster | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/ekspor-benih-lobster/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Ekspor Benih Lobster | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Susi Pudjiastuti Geram: Tangkap Lobster ya Emaknya, Jangan Bibitnya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/susi-pudjiastuti-geram-tangkap-lobster-ya-emaknya-jangan-bibitnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/susi-pudjiastuti-geram-tangkap-lobster-ya-emaknya-jangan-bibitnya/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 12:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Benih Lobster]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik Keras Susi Pudjiastuti]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkap Lobster ya Emaknya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=37054</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram dengan dibukanya kembali izin ekspor benih <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/susi-pudjiastuti-geram-tangkap-lobster-ya-emaknya-jangan-bibitnya/" title="Susi Pudjiastuti Geram: Tangkap Lobster ya Emaknya, Jangan Bibitnya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/susi-pudjiastuti-geram-tangkap-lobster-ya-emaknya-jangan-bibitnya/">Susi Pudjiastuti Geram: Tangkap Lobster ya Emaknya, Jangan Bibitnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram dengan dibukanya kembali izin ekspor benih lobster yang sebelumnya sempat dilarang.</p>
<p>Salah satu alasan pemerintah kembali membuka izin ekspor tersebut ialah karena sejak adanya larangan ekspor, pendapatan nelayan jadi anjlok.</p>
<p>Dalam diskusi virtual Bahtsul Masail bertajuk &#8216;Telaah Kebijakan Ekspor Benih Lobster dilansir Detikcom, Kamis (23/7), Susi mengatakan, pelarangan ekspor benur lobster sama sekali tidak menyurutkan pemasukan para nelayan.</p>
<p>Sebab, nelayan masih memiliki kesempatan mengambil lobster dewasa dan jenis ikan lainnya di laut yang bisa diperdagangkan secara masif di pasar.</p>
<p>Bahkan, kata Susi, harganya bisa lebih tinggi dari sekadar menjual benur lobster.</p>
<p>&#8220;Tangkap lobster itu ya emaknya, jangan bibitnya,&#8221; ujar Susi.</p>
<p>Sejak awal disahkannya kembali izin penangkapan, budidaya, hingga ekspor benih lobster oleh Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini, Edhy Prabowo, Susi secara lantang langsung menentang kebijakan tersebut. </p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/susi-pudjiastuti-geram-tangkap-lobster-ya-emaknya-jangan-bibitnya/">Susi Pudjiastuti Geram: Tangkap Lobster ya Emaknya, Jangan Bibitnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/susi-pudjiastuti-geram-tangkap-lobster-ya-emaknya-jangan-bibitnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
