<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dokter 'Angkat Tangan' | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/dokter-angkat-tangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Dokter 'Angkat Tangan' | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dokter &#8216;Angkat Tangan&#8217; Melihat Mata Bang Jali</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/dokter-angkat-tangan-melihat-mata-bang-jali/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/dokter-angkat-tangan-melihat-mata-bang-jali/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2018 00:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter 'Angkat Tangan']]></category>
		<category><![CDATA[Melihat Mata Bang Jali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=15553</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dokter spesialis mata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang heran melihat kondisi mata Zazali. Pria <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/dokter-angkat-tangan-melihat-mata-bang-jali/" title="Dokter &#8216;Angkat Tangan&#8217; Melihat Mata Bang Jali" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/dokter-angkat-tangan-melihat-mata-bang-jali/">Dokter ‘Angkat Tangan’ Melihat Mata Bang Jali</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Dokter spesialis mata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang heran melihat kondisi mata Zazali. Pria yang sudah menginjak usia kepala tiga itu mengalami kebutuan total‎.</p>
<p>‎Anehnya, dari pemeriksaan, dokter tidak menemukan adanya kejanggalan dari mata Bang Jali begitulah sapaan akrabnya.</p>
<p>Jali sudah mengalami kebutaan total lebih kurang satu tahun lalu. Namun, kebutaan itu terjadi begitu cepat, Jali harus menangung derita dengan kondisi matanya itu.</p>
<p>Jali hanya tinggal di gubuk tidak jauh dari Pelabuhan Jagung, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur ini, hanya berukuran lebih kurang 2&#215;3 meter dengan dinding kombinasi dari papan, seng dan spanduk bekas.</p>
<p>Lantai hanya ditampal dengan papan alakadar dan  berlapiskan tilam tipis, di tempat itulah ia berlindung dari hujan dan panas.</p>
<p>Selian itu, musibah kebutaan total itu juga merenggut kebahagian mahligai rumah tangga Bang‎ Jali, lengkap sudah.</p>
<p>Sudah jatuh, tertimpa tangga pulak. itulah pribahasa yang tepat diutarakan untuk kehidupan Bang Jali.</p>
<p>Sudah musibah kebutaan melanda istripun ikut &#8216;mengembara&#8217;. Perempuan yang sudah dinikahi dua tahun lamanya pilih pergi menjadi &#8216;Bu Toyib&#8217;.</p>
<p>Desir angin sore menyambut kedatangan kami di gubuk Bang Jali, tampa kami sadari sudah berada di depan Bang Jali. &#8220;Ini Bang Jali,&#8221; ucap sang Adiknya Zainah mengawali pembicaraan.</p>
<p>‎Sekilas melihat, mata Bang Jali tidak ada bedanya dengan mata manusia normal, Bang Jali tidak terlihat sedang mengalami kebutaan.</p>
<p>Duduk diatas rakitan kayu, mengunakan kaos oblong berwarna merah dengan celana pendek Bang Jali mulai bercerita kepada kami.</p>
<p>Pria kelahiran 1987 itu, mengaku sudah berusaha untuk mengobati kebutaan yang menimpa dirinya, mulai dari pengobatan tradisional hingga moderen namun hasilnya selalu gagal.</p>
<p>Bahkan, saat pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kerusakan pada retina mata Bang Jali.‎</p>
<p>&#8220;Dokter aja angkat tangan melihat mata saya. Saya pun heran,&#8221; ucap Bang Jali yang juga anak pertama dari empat saudara ini.</p>
<p>Dengan kondisinya itu, tidak tampak adanya raut kesediahan, sesekali ia sempat mengeluar kata candaan kepada kami bahkan tertawa.</p>
<p>&#8220;Saya sudah tua juga ya, kirain masih muda&#8221; begitulah kira-kira ucapan yang dikeluar kan Bang Jali. &#8220;Memang sudah tua dah,&#8221; jawab sang adik Zainah. Lalu disambut tawa Bang Jali, candaa itu memecehkan desiran angin sore itu.</p>
<p>Pria yang sebelumnya bekerja sebagai kuli bangunan ini, mengaku tinggal di gubuk sederhana karena tidak ingin menyusahkan saudara. Bang Jali menolak ajakan adik perempuan nya untuk tinggal bersama.</p>
<p>&#8220;Saya sudah ajak tinggal bersama saya, di Batu‎ 6 ngekos, tapi dia tidak mau dia (bang Jali),&#8221; ucap sang adik.</p>
<p>&#8220;Saya tidak mau nyusahkan, susah juga tinggal bersama adik, saya tidak biasa dengan kawan-kawannya,&#8221; timpal Bang Jali.</p>
<p>‎Merasa khawatir, bapak Bang Jali yang bekerja sebagai satpam di Laut Jaya, ikut tinggal tidak jauh dari gubuk Bang Jali kira berjarak lima meter.‎ &#8220;Bapak tinggal disini, karena khawatir pada dia,&#8221; kata Zainah.</p>
<p>Ia menceritakan, abang kandungnya itu mengalami kebutaan total semenjak pulang dari Kalimantan.</p>
<p>Bang Jali pulang ke kampung halaman istrinya setelah dua bulan menikah di Tanjungpinang. Kondisi Bang Jali di Kalimantan dari pengakuan ‎Zainah baik-baik.</p>
<p>&#8220;Di Kalimantan dia sempat berjualan, kami juga sempat video call, dia cakap tidak lama lagi nak balik ke Tanjungpinang,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah sampai di Tanjungpinang, kedua mata mulai rabun dan sampai mengalami kebutaan total hingga sekarang ini.</p>
<p>&#8220;Memang sudah ke dokter, tapi tidak sembuh juga. Dokter bilang tidak ada sakit apa-apa,&#8221; tukasnya.***</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/dokter-angkat-tangan-melihat-mata-bang-jali/">Dokter ‘Angkat Tangan’ Melihat Mata Bang Jali</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/dokter-angkat-tangan-melihat-mata-bang-jali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
