<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor Jadi | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 08:23:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor Jadi | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 08:20:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor Jadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69900</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, Sutana saat membuka diskusi publik di Pulau Penyengat Tanjungpinang, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/" title="Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/">Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, Sutana saat membuka</strong></em><br />
<em><strong>diskusi publik di Pulau Penyengat Tanjungpinang, Sabtu (8/5)</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT COM,TANJUNGPINANG-Aliansi Jurnalis Independen (Aji) Tanjungpinang menggelar diskusi publik di Pulau Penyengat Tanjungpinang, Sabtu (8/5)</p>
<p>Diskusi yang dihadiri mahasiswa-mahasiswi itu dalam balutan peringatan World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Perss Dunia yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada s03 Mei 1993.</p>
<p>Diskusi bertajuk “Sensor dan Intimidasi; Relevan Ancaman Pers dari Pulau Raja-raja itu menghadirkan empat pembicara.</p>
<p>Mulai dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diwakili Bidang Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Monitoring Opini Publik, Vetrosia Indria Putra.</p>
<p>Kapolresta Tanjungpinang yang diwakili Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota, Ipda Budhi Rahmat Indra, Dosen Jurnalistik FKIP UMRAH Nikolas Panama, serta Sekretaris Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Provinsi Kepri sekaligus Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepri, Jailani.</p>
<p>Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang, Sutana mengatakan, peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi momentum penting untuk mengingatkan semua pihak terkait pentingnya menjaga kemerdekaan pers.</p>
<p>“Pers yang bebas adalah fondasi demokrasi. Ketika jurnalis mengalami intimidasi, sensor, atau tekanan dalam menjalankan tugasnya, maka yang terancam bukan hanya media, tetapi juga hak masyarakat untuk mendapatkan informasi,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, ancaman terhadap jurnalis saat ini tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga intimidasi, tekanan digital, hingga upaya pembungkaman informasi di ruang publik.</p>
<p>“Di era digital saat ini, bentuk ancaman terhadap pers semakin beragam. Mulai dari intimidasi di lapangan, serangan di media sosial, hingga upaya membatasi akses informasi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi jurnalis di wilayah kepulauan yang kerap mengalami keterbatasan akses informasi serta tekanan dalam menjalankan tugas jurnalistik.</p>
<p>“Jurnalis di daerah kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Selain keterbatasan akses, mereka juga sering berada dalam situasi yang rentan ketika memberitakan isu-isu publik,” tambahnya.</p>
<p>Dalam sesi diskusi, para narasumber turut membahas pentingnya literasi digital, perlindungan terhadap jurnalis, hingga peran masyarakat dalam mendukung kebebasan berekspresi dan kebebasan pers di Indonesia.</p>
<p>Sekretaris KKJ Kepri sekaligus Ketua AMSI Kepri, Jailani, mengatakan perlindungan terhadap jurnalis perlu menjadi perhatian semua pihak agar kebebasan pers tetap terjaga.</p>
<p>“Kebebasan pers bukan berarti tanpa batas, tetapi pers harus dilindungi ketika bekerja sesuai kode etik dan aturan hukum yang berlaku,” ucap Jailan</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/">Diskusi Aji Tanjungpinang Bahas Intimidasi Dan Sensor</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/diskusi-aji-tanjungpinang-bahas-intimidasi-dan-sensor-jadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
