<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Disdik Kepri | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/disdik-kepri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 01:37:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Disdik Kepri | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disdik Kepri Usulkan 7 Ribu Guru di Rapid Test</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-usulkan-7-ribu-guru-di-rapid-test/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-usulkan-7-ribu-guru-di-rapid-test/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2020 06:59:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[7 Ribu Guru di Rapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri Usul Guru Dirapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Guru di Kepri Dirapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Rencana Pembelajaran Tatap Muka SMA di Kepri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=40735</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Dinas Pendidikan Kepulauan Riau mengusulkan 7.000 guru tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-usulkan-7-ribu-guru-di-rapid-test/" title="Disdik Kepri Usulkan 7 Ribu Guru di Rapid Test" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-usulkan-7-ribu-guru-di-rapid-test/">Disdik Kepri Usulkan 7 Ribu Guru di Rapid Test</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Dinas Pendidikan Kepulauan Riau mengusulkan 7.000 guru tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah setempat dilakukan pemeriksaan rapid test.</p>
<p>Hal itu dilakukan menyusul rencana akan dibukanya belajar tatap muka pelajar SMA se-Kepri pada Senin (4/1) mendatang.</p>
<p>&#8220;Disdik telah mengusulkan kepada Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Kepri agar dapat melakukan rapid tes bagi 7.000 guru,&#8221; Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali, Senin (28/12).</p>
<p>Ia menyampaikan, pemeriksaan dilakukan untuk memberikan jaminan rasa aman kepada orang tua, pelajar dan para guru saat pelajaran tatap muka mulai diberlakukan.</p>
<p>“Satgas kemarin menyetujui usulan itu. Sekarang kita tinggal menunggu waktu dari Satgas kapan akan melakukan tes tersebut,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Bisri menyatakan siap mendukung rencana itu dan akan segera memfasilitasi pelaksanaan rapid test massal terhadap para guru.</p>
<p>“Untuk pelaksanaan nya akan dilakukan oleh Puskesmas sesuai lokasi sekolah, ini kami masih menunggu daftar para guru perwilayah untuk di pendistribusian rapid tes dari Dinas Kesehatan,” ucap Bisri.</p>
<p>SAHRUL</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-usulkan-7-ribu-guru-di-rapid-test/">Disdik Kepri Usulkan 7 Ribu Guru di Rapid Test</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-usulkan-7-ribu-guru-di-rapid-test/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disdik Kepri Larang Pelajar Rayakan Valentine Day</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-larang-pelajar-rayakan-valentine-day/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-larang-pelajar-rayakan-valentine-day/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2020 05:16:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tanjungpinang Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Larang Pelajar Rayakan Valentine Day]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Valentine Day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=32583</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau melarang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk merayakan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-larang-pelajar-rayakan-valentine-day/" title="Disdik Kepri Larang Pelajar Rayakan Valentine Day" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-larang-pelajar-rayakan-valentine-day/">Disdik Kepri Larang Pelajar Rayakan Valentine Day</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau melarang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk merayakan Hari Valentine pada 14 Februari 2020.</p>
<p dir="ltr">Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran dengan nomor B/421/105/DISDIK/2020 tertanggal 13 Februari 2020 ditujukan untuk seluruh Kepala Sekolah SMA sederajat di Kepri, yang ditandatangani langsung oleh Kepala Disdik Kepri Muhammad Dali.</p>
<p dir="ltr">Dikutip Barometerrakyat dalam surat tersebut, perayaan Valentine Day bertentangan dengan norma sosial dan norma budaya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mengimbau kepada siswa SMA/SMK dan SLB yang ada di Provinsi Kepri untuk tidak merayakan Valentine Day di dalam sekolah maupun diluar sekolah,&#8221; bunyi petikan edaran tersebut.</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">Para guru dan orang tua juga diminta untuk dapat memantau dan mengawasi anak-anaknya terkait momen Valentine Day tersebut.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">“Mengingat pentingnya hal tersebut di atas, diminta kepada saudara dapat menindaklanjuti surat edaran ini dengan mengimbau kepada guru dan orang tua untuk melakukan pemantauan/pengawasan kegiatan putra-putrinya terkait Valentine Day,” lanjutan bunyi petikan surat edaran itu.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>
<p dir="ltr"><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200214-WA0012.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-32585" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200214-WA0012.jpg" alt="" width="821" height="1280" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200214-WA0012.jpg 821w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200214-WA0012-768x1197.jpg 768w" sizes="(max-width: 821px) 100vw, 821px" /></a></p>
</div>The post <a href="https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-larang-pelajar-rayakan-valentine-day/">Disdik Kepri Larang Pelajar Rayakan Valentine Day</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/disdik-kepri-larang-pelajar-rayakan-valentine-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Selidiki Tewasnya Pejabat Disdik Kepri</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/polisi-selidiki-tewasnya-pejabat-disdik-kepri/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/polisi-selidiki-tewasnya-pejabat-disdik-kepri/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Dec 2017 06:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Mardiana]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=14473</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang usut tewasnya Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus, Dinas Pendidikan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/polisi-selidiki-tewasnya-pejabat-disdik-kepri/" title="Polisi Selidiki Tewasnya Pejabat Disdik Kepri" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/polisi-selidiki-tewasnya-pejabat-disdik-kepri/">Polisi Selidiki Tewasnya Pejabat Disdik Kepri</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang usut tewasnya Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mardiana saat melihat demo mahasiswa terkait polemik Beasiswa Kepri tahun 2017.</p>
<p>Dua saksi mata sudah diperiksa polisi, selain itu, polisi juga melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p>&#8220;Saat ini kami sedang memeriksa dua saksi, pada saat demo berada dilokasi kantor Dinas pendidikan Provinsi Kepulauan Riau,&#8221; ungkap Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) AKP  Dwihatmoko Wiraseno saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Senin (18/12).</p>
<p>Ia mengatakan, dugaan sementara meninggal Mardiana akibat terjatuh saat melihat melihat aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung ricuh.</p>
<p>&#8220;Saat ini dugaan beliau meninggal karena terjatuh akibat melihat aksi demonstrasi di depan kantor Dinas pendidikan Provinsi Kepulauan Riau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut dan tidak menutup kemungkinan akan adanya penyebab lain meninggalnya korban.</p>
<p>&#8220;Saat ini sedang dalam penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan ada penyebab lain meninggalnya Bu Mardiana,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Muhammad Danu</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/polisi-selidiki-tewasnya-pejabat-disdik-kepri/">Polisi Selidiki Tewasnya Pejabat Disdik Kepri</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/polisi-selidiki-tewasnya-pejabat-disdik-kepri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demo Mahasiswa, Satu Pejabat Disdik Tewas</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/demo-mahasiswa-satu-pejabat-disdik-tewas/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/demo-mahasiswa-satu-pejabat-disdik-tewas/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Dec 2017 06:20:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=14470</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Beasiswa terkait polemik penetapan Beasiswa tahun <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/demo-mahasiswa-satu-pejabat-disdik-tewas/" title="Demo Mahasiswa, Satu Pejabat Disdik Tewas" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/demo-mahasiswa-satu-pejabat-disdik-tewas/">Demo Mahasiswa, Satu Pejabat Disdik Tewas</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Beasiswa terkait polemik penetapan Beasiswa tahun 2017 memakan korban, satu pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mardiana meninggal dunia.</p>
<p>Mardiana selaku Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus Disdik Kepri sempat pingsan dan tidak sadarkan diri saat melihat bentrok antar polisi dengan pendemo.</p>
<p>Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ahmad Thabib Kilometer 8 Atas.</p>
<p>Ia sempat menjalani perwatan intensif diruang UGD, namun nyawa korban tidak tertolong.</p>
<p>&#8220;Dokter menyatakan beliau meninggal pada pukul 11.45,&#8221; ungkapnya Iwan Pangabean yang juga Kasi Sarana dan Prasarana SMA dan SMK Disdik Kepri.</p>
<p>Sebelumnya, mahasiswa menuntut Kepala Disdik Kepri untuk mundur dari jabatannya karena dianggap tidak &#8216;becus&#8217; dalam pengelolaan beasiswa.</p>
<p>Pasalnya, banyak masalah yang ditemukan saat pengumuman penerima beasiswa oleh Disdik Kepri, adanya ditemukan penerima beasiswa ganda.</p>
<p>Muhammad Danu</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/demo-mahasiswa-satu-pejabat-disdik-tewas/">Demo Mahasiswa, Satu Pejabat Disdik Tewas</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/demo-mahasiswa-satu-pejabat-disdik-tewas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apatar Minta Nama Penerima Beasiswa Digugurkan, Disdik : Itu Tidak Mungkin</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/apatar-minta-nama-penerima-beasiswa-digugur-distik-itu-tidak-mungkin/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/apatar-minta-nama-penerima-beasiswa-digugur-distik-itu-tidak-mungkin/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Dec 2017 09:42:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Apatar]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=14431</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Aliansi Pemuda Terpelajar (Apatar) menuntut Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/apatar-minta-nama-penerima-beasiswa-digugur-distik-itu-tidak-mungkin/" title="Apatar Minta Nama Penerima Beasiswa Digugurkan, Disdik : Itu Tidak Mungkin" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/apatar-minta-nama-penerima-beasiswa-digugur-distik-itu-tidak-mungkin/">Apatar Minta Nama Penerima Beasiswa Digugurkan, Disdik : Itu Tidak Mungkin</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171215-WA0002.png"><img class="alignnone size-full wp-image-14432" src="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171215-WA0002.png" alt="" width="640" height="360" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171215-WA0002.png 640w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171215-WA0002-200x112.png 200w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171215-WA0002-300x170.png 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Aliansi Pemuda Terpelajar (Apatar) menuntut Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk menggugurkan semua nama yang menerima biaya siswa tahun anggaran 2017.</p>
<p>Tuntutan ini menyusul dugaan tidak jelasnya dalam memverifikasi data penerima biaya siswa tahun 2017. Karena ada nama mahasiswa yang ganda hingga tidak memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM).</p>
<p>&#8220;Pada hari ini kami meminta kepada Dinas pendidikan untuk menggugurkan semua nama yang telah di verifikasi untuk mendapatkan biaya siswa pada tahun 2017 ini,&#8221; ungkap salah satu Koordinator aksi ujuk rasa, Dedi Wahyudi di Kantor Disdik Kepri, Jumat (15/12).</p>
<p>Ditempat yang sama, Kapala Seksi Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Atas (SMA) Irwan Panggabean bersama Sekertariat Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Damsiri menemui langsung pendemo.</p>
<p>Damsiri mengatakan tuntutan tersebut sangat tidak mungkin, karena telah akhir tahun dan akan menyebabkan pembagian biaya siswa tersebut gagal.</p>
<p>&#8220;Sangat tidak mungkin, di karenakan dapat menyebabkan pembagian biaya siswa tersebut tidak dapat terealisasi lagi,&#8221; ungkapnya saat menemui pendemo.</p>
<p>Namun, pihaknya berjanji akan merevisi nama-nama mahasiswa yang ganda atau seharusnya tidak pantas mendapatkan biaya siswa tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memberikan solusi kepada adik-adik mahasiswa, untuk memberikan nama-nama penerima biaya siswa yang menurut adik-adik mahasiswa tidak pantas, untuk kami revisi nama-nama tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun peserta aksi, menolak solusi tersebut dan berjanji akan kembali mendatangi Dinas Pendidikan provinsi Kepri pada Senin ini.</p>
<p>&#8220;Kami akan kembali datang pada hari Senin untuk menyuarakan kembali tuntutan kami yang belum terealisasi dan kami belum merasa puas dengan solusi tersebut di karenakan menurut kami ini sangatlah fatal,&#8221; ucap koordinator pendemo lagi.</p>
<p>Muhammad Danu</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/apatar-minta-nama-penerima-beasiswa-digugur-distik-itu-tidak-mungkin/">Apatar Minta Nama Penerima Beasiswa Digugurkan, Disdik : Itu Tidak Mungkin</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/apatar-minta-nama-penerima-beasiswa-digugur-distik-itu-tidak-mungkin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dikabarkan Jadi Plt Wali Kota Tanjungpinang, Ini Kata Arifin Nasir</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/dikabarkan-jadi-plt-wali-kota-tanjungpinang-ini-kata-arifin-nasir/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/dikabarkan-jadi-plt-wali-kota-tanjungpinang-ini-kata-arifin-nasir/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2017 06:05:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Arifin Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Wali Kota Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=14200</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) Arifin Nasir dikabarkan akan menjadi Pelaksana <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/dikabarkan-jadi-plt-wali-kota-tanjungpinang-ini-kata-arifin-nasir/" title="Dikabarkan Jadi Plt Wali Kota Tanjungpinang, Ini Kata Arifin Nasir" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/dikabarkan-jadi-plt-wali-kota-tanjungpinang-ini-kata-arifin-nasir/">Dikabarkan Jadi Plt Wali Kota Tanjungpinang, Ini Kata Arifin Nasir</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) Arifin Nasir dikabarkan akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tanjungpinang menggantikan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang berakhir pada 15 Januari 2018 mendatang.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, usai penutupan Workshop Jurnalis Terhadap Dunia Pendidikan disalah satu hotel di Tanjungpinang, Rabu (7/12), Arifin sapaan akrab Arifin Nasir, membantah kabar tersebut. &#8220;Kabar Itu tidak benar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia mengatakan, saat ini belum ada jalan menuju singasana Plt Wali Kota Tanjungpinang.</p>
<p>Dirinya juga belum menerima usulan untuk jabatan Plt Wali Kota Tanjungpinang.</p>
<p>Menurutnya, saat ini masih sibuk mengurusi program kerja Disdik Kepri untuk meningkatkan mutu pendidikan Kepri 2018 mendatang.</p>
<p>&#8220;Sekarang saya masih fokus untuk pemantapan program kerja saya, untuk menuntaskan permasalahan yang ada di dunia pendidikan Kepri,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Muhammad Danu</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/dikabarkan-jadi-plt-wali-kota-tanjungpinang-ini-kata-arifin-nasir/">Dikabarkan Jadi Plt Wali Kota Tanjungpinang, Ini Kata Arifin Nasir</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/dikabarkan-jadi-plt-wali-kota-tanjungpinang-ini-kata-arifin-nasir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kadisdik Cakap SMA dan SMK Boleh Pungut SPP</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/kadisdik-cakap-sma-dan-smk-boleh-pungut-spp/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/kadisdik-cakap-sma-dan-smk-boleh-pungut-spp/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2017 06:59:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Iuran SPP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=12933</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Arifin Nasir memastikan, Sekolah Menengah <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/kadisdik-cakap-sma-dan-smk-boleh-pungut-spp/" title="Kadisdik Cakap SMA dan SMK Boleh Pungut SPP" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/kadisdik-cakap-sma-dan-smk-boleh-pungut-spp/">Kadisdik Cakap SMA dan SMK Boleh Pungut SPP</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Arifin Nasir memastikan, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) diperbolehkan untuk melakukan pungutan iuran bulanan atau biasa disebut SPP kepada siswa dan siswi.</p>
<p>Hal ini, kata Nasir berdasarkan surat edaran dari Gubernur Kepri Nomor : 842/1177/SET Tentang Sumbangan Pendanaan Pendidikan SMA, SMK dan SLB Negeri.</p>
<p>“SMA boleh pungut iuran SPP, ada undang-undang yang mengatur, ada PP (Peraturan Pemerintah) yang mengatur,” ucap Arifin Nasir saat dikonfirmasi, Rabu (27/9).</p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="color: #000000;">Baca</span><span style="color: #0000ff;"> : <a href="http://barometerrakyat.com/sekolah-pungut-spp-siswa-cakap-untuk-pembangunan/">Sekolah Pungut SPP, Siswa Cakap Untuk Pembangunan</a></span></strong></span></p>
<p>Menurutnya, sebelum surat edaran itu dikeluarkan, Dinas Pendidikan sudah melakukan kajian dan telah melakukan konsultasi kementrian, telah melakukan pembicaraan dengan Tim Saber Pungli dan telah berbicara dengan Inspektorat Kemendikbud.</p>
<p>“Semua membenarkan pungutan Sumbangan Pendanaan Pendidikan,” sambung Arifin.</p>
<p>Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Kepri ini menambahkan, besaran SPP itu berdasarkan kondisi kabupaten kota di Kepri. Kota Tanjungpinang berdasar edaran Gubernur Kepri, besaran iuran SPP untuk SMA Rp. 120 Ribu/siswa/bulan, SMK Rp. 160 Ribu /siswa/bulan dan SLBN Rp. 250 Ribu/siswa/bulan.</p>
<p>Dia membantah, peruntukan SPP tidak jelas. Menurutnya, semua uang SPP yang dibayarkan siswa digunakan atas dasar perencanaan yang dibuat Kepala Sekolah.</p>
<p>“Kita tidak membenarkan uang itu digunakan tanpa ada perencanaan sesuai dengan kebutuhan. Jadi kalau mereka (Sekolah) ingin mengunakan pada tahun 2018, mereka harus susun dari sekarang untuk apa uang digunakan,” ujarnya.</p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="color: #000000;">Baca :</span> <span style="color: #0000ff;"><a href="http://barometerrakyat.com/disperdagin-wacanakan-asn-dilarang-gunakan-elpiji-3-kilo/">Disperdagin Wacanakan ASN Dilarang Gunakan Elpiji 3 Kilo</a></span></strong></span></p>
<p>Dia menyarankan, bagi masyarakat yang kurang mampu gratis. Bagi yang mampu ikut berpartisipasi untuk pembayaran iuran SPP.</p>
<p>“Sekolahkan sudah memiliki data siswa kurang mampu, orang yang tidak mampu kita kasi gratis. Yang mampu bantulah pendidikan,” ujarnya lagi.</p>
<p><strong>SAHRUL</strong></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/kadisdik-cakap-sma-dan-smk-boleh-pungut-spp/">Kadisdik Cakap SMA dan SMK Boleh Pungut SPP</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/kadisdik-cakap-sma-dan-smk-boleh-pungut-spp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dituntut 7 Tahun 5 Bulan, Mantan Honorer Disdik Kepri Histeris</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/dituntut-7-tahun-5-bulan-mantan-honorer-disdik-kepri-histeris/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/dituntut-7-tahun-5-bulan-mantan-honorer-disdik-kepri-histeris/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2017 10:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Dituntut 7 Tahun 5 Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Histeris]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Honorer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8413</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Mantan honorer Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) histeris ketika dituntut tujuh tahun <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/dituntut-7-tahun-5-bulan-mantan-honorer-disdik-kepri-histeris/" title="Dituntut 7 Tahun 5 Bulan, Mantan Honorer Disdik Kepri Histeris" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/dituntut-7-tahun-5-bulan-mantan-honorer-disdik-kepri-histeris/">Dituntut 7 Tahun 5 Bulan, Mantan Honorer Disdik Kepri Histeris</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Mantan honorer Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) histeris ketika dituntut tujuh tahun lima bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kadek, SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Senin (30/1)</p>
<p style="text-align: justify;">Yuwanti Otaviani (24) histeris ketika akan dibawa ke sel tahanan oleh salah satu sipir Kejari Tanjungpinang, usai menjalani sidang.</p>
<p style="text-align: justify;">Terdakwa menolak untuk dimasukan ke sel tahanan kembali. &#8220;Aku tidak sangup,&#8221; sembari menganis histeris</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya, terdakwa ditutut atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 5 gram.</p>
<p style="text-align: justify;">Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan narkotika golongan 1 bukan tanaman. Sebagaimana melangar Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Meminta majlis hakim, menghukum terdakwa dengan hukuman 7 tahun 5 bulan,&#8221; katanya Jaksa saat dipersidangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain hukuman badan, terdakwa juga didenda Rp 1 Miliar. Dengan ketentuan, jika tidak mampu untuk membayar maka diganti dengan hukuman tiga bulan kurungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas tuntutan ini, terdakwa yang didampingi penasehat hukum mengatakan akan mengajukan nota pembelaan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya akan mengajukan pembelaan,&#8221; katanya sembari mengusat air mata yang tidak bisa dibendung.</p>
<p style="text-align: justify;">(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/dituntut-7-tahun-5-bulan-mantan-honorer-disdik-kepri-histeris/">Dituntut 7 Tahun 5 Bulan, Mantan Honorer Disdik Kepri Histeris</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/dituntut-7-tahun-5-bulan-mantan-honorer-disdik-kepri-histeris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
