<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dipertanyakan | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/dipertanyakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>dipertanyakan | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengurangan DBH Kepri Dipertanyakan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pengurangan-dbh-kepri-dipertanyakan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pengurangan-dbh-kepri-dipertanyakan/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2016 03:44:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[dipertanyakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurangan DBHkepri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=3259</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tanjungpinang, (BR) &#8211; Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri akan meminta penjelasan dan Klarisifikasi <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pengurangan-dbh-kepri-dipertanyakan/" title="Pengurangan DBH Kepri Dipertanyakan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pengurangan-dbh-kepri-dipertanyakan/">Pengurangan DBH Kepri Dipertanyakan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tanjungpinang, (BR) &#8211; Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri akan meminta penjelasan dan Klarisifikasi  kepada  pemerintah Pusat, terkait penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH)  Provinsi Kepri yang dikurangi.</p>
<p>&#8220;Dalam waktu dekat kita mungkin akan bertemu dengan Pejabat  pemerintah pusat Kementrian keuangan yang menangani  tentang dana bagi hasil minyak dan gas, Meminta penjealasan dan kelarisifikasi terutama tentang pembagian dana bagi hasil yang harus diterima Pemerintah Provinsi Kepri,&#8221; ujar Kepala Bappeda Provinsi Kepri Naharuddin</p>
<p>Ia mengungkapkan, dari Peraturan Presiden (Perpres) yang terbaru diterima bulan Desember terjadi penurunan peneriman di sektor minyak  dan gas yang luar biasa, sebelumnya diperhitungkan lebih kurang Rp 400 Milyar  lebih sesuai dengan Perpres,Kepri hanya menerima Rp 17 Milyar.</p>
<p>&#8220;Hal ini  sangat berdampak besar terhadap daerah terutama Kepri, bagaimana kita bisa melaksanakan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat sementara dukungan dana  yang diharapkan  turun sangat luar biasa,&#8221; ungkapnya</p>
<p>Dalam ketentuan  diatur dalam daerah menerima untuk minyak sebesar 15 persen dari produksi.<br />
 6 persen untuk  kabupaten penghasil misalnya  Anambas dan Natuna, 6 persen  pemeratan untuk 7 kabupaten kota di Kepri, dan 3 persen untuk Provinsi.(RAMDAN)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pengurangan-dbh-kepri-dipertanyakan/">Pengurangan DBH Kepri Dipertanyakan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pengurangan-dbh-kepri-dipertanyakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
